AJARI AKU HIJRAH

AJARI AKU HIJRAH
season 2#episode 9


__ADS_3

" ohhh jadi inii pacarnya Nathan " segerombolan wanita berambut pirang datang menghampiri alyara ,alyara benar benar asing dengan mereka ,siapa ? bertemu saja baru kali ini .


dan dia rasa anak anak ini bukan dari sekolah nya


" misi gue mau lewat "


" enak aja " cegah salah satu dari mereka mendorong pundak alyara " lu pikir lu bisa pulang dengan baik baik aja gitu ,setelah lu rebut Nathan dari Vanya "


"mau lu pada apaan ,Nathan ?? dia uda pulang,liat sendiri kan gerbang uda sepi "


" lagian ya ,gue sama Nathan tuh enggak pacaran ,cebong kayak Vanya kok lu percaya "


sreeettt .. jilbab alyara yang panjang di tarik dengan kuat ,alyara mencengkal tangan gadis itu , melintir nya kebelakang dengan kasar " sakit Bangs*t "


" Yehhh lu yang nyari gara gara dulu sama gue ,pergi deh sebelum gue tendang satu satu " mereka menyeringai , menggulung lengan dengan wajah sok ,seperti menggertak alyara ,dalam hati alyara tertawa geli ,anak umi FELYSIA kok di lawan ,gue lempar nyaho' lu .


" yakin mau lawan gue ? "


" maju lu "


alyara berdecih " sebelum kalian bonyok gue ngalah aja , assalamualaikum "


BUGGGHH ..


alyara berhasil menangkap tangan yang hampir menonjok wajahnya ,tidak sampai di situ ,dia melakukan hal yang sama ,memutar ke belakang sampai sang empu menjerit


" awwwhhhh ... "


" gue bilang juga apa ? sakit kan "


" biadaaappp ... "


lagi lagi dia gagal " mau gue pelintir " kali ini bukan alyara yang menahan tangan itu ,tapi " Asraf "


gadis itu menarik tangannya kesal " cabut gais " intruksi nya pada yang lain ,mereka melirik alyara sebelum pergi " awas aja lu "


" hiiiiiii takutt " ledek alyara masih di balik pundak Asraf ,setelah mereka benar benar hilang dari pandangan matanya ,alyara malah terbahak bahak " bisa bisanya krucil kayak mereka mau ngelawan gue ,ada ada aja "


Asraf ikut tertawa kecil mendengar ungkapan alyara " btw ,lu keren tadi "


" anaknya umiii "


" makasih juga ya " sambung alyara di jawab senyuman tipis oleh Asraf " Akhtar uda keluar tuh ,oh ya ,Nathan kemana ?,tumben gak sama lu ,biasanya dia nemenin lu nungguin Akhtar Kan "


" ada urusan ,gue juga enggak tau urusan apa yang jelas pasti penting "

__ADS_1


" assalamualaikum " pamit alyara meninggalkan Asraf dan mulai memasuki gerbang .


" wa'alaikum salam "


***


dari kejauhan mata Akhtar menyipit , memperhatikan sosok wanita bertubuh kecil di baluti hijab ,dia yakin betul pasti itu alyara ,mendekat sampai di samping alyara ,tangan Akhtar meraih pundaknya " capek ya lu nungguin gue "


alyara bernafas lega setelah mengetahui jika pelakunya Akhtar ,untung jurus yang dia kuasai belum dia keluarkan tadi.


" ampe jamuran gue nungguin lu "


" Nathan mana? "


" dari pagi gue belum lihat si "


" lha kok tumben " heran Akhtar ,biasanya pagi pagi mereka sudah pergi ke kantin bersama ,alyara mengangkat kedua bahunya ,seperti ada yang kurang jika seperti ini ,ternyata benar ya , kebiasaan itu bisa merubah semuanya .


" gak masuk kali dia "


" mungkin "


di dalam rumah ...


" ini garam sayang .. " FELYSIA menggelengkan kepalanya berulang " kenapa si " tanyanya dengan tangan yang sudah terulur ,dari tadi dia perhatikan alyara diam saja ,bertatap kosong ,entah apa yang dia pikirkan .


" enggak kok mi "


" cerita aja sama umi ,kalau umi tebak si ini ada hubungannya sama Nathan "


kok tau sihhh ,kesal alyara ,apa ekspresi nya bisa di baca oleh semua orang " seharian ini alyara gak ketemu Nathan ,gak ada yang alyara jailin "


"jailin atau jailin "


" mulai deehhh " keluh alyara mengerucutkan bibirnya , sejujurnya memang bukan hanya itu ,entahlah alyara juga bingung dengan dirinya sendiri . ...


***


" gak masuk lagi ,apa Nathan sakit ? monolog gadis itu setelah berjinjit mengintip kelas Nathan ,bangku yang kemarin dia lihat kosong ,kini juga kosong .


" I am fine " detik itu juga rasanya semua terhenti ,suara Nathan seolah membawanya pada dimensi lain ,di mana di dalam nya hanya ada mereka berdua " are you okay " Nathan bertanya sambil menaikkan kedua alisnya ke atas .


" gu gue enggak papa kok "


" segitu khawatirnya sama gue " katanya melipat tangan ke dada , menikmati wajah alyara yang sudah merah padam dengan senyuman tipis " Sampe bela belain ke lantai 3 lagi buat mastiin gue "

__ADS_1


" GR lu " Dengus alyara memberanikan diri menatap Nathan .


iya juga ,kenapa sampai segitunya ,sampai dia harus bolak balik ke lantai tiga " lu .. "


" gue kemarin bolos ,tadinya hari ini mau bolos lagi tapi gak jadi ,Karna gue kangen sama lu "


" jangan batuk ,ataupun keselek !! "


skakmattt ,rasanya tenggorokan alyara benar benar gatal kali ini .sudah payah alyara menelan ludahnya " dan gue juga kasian sama lu ,lu juga kangen gue kan pasti " .


" sotoy lu "


" kalian berdua " keduanya menoleh bersamaan " bukannya masuk malah ngobrol "


" masuk gih yang ,di marahin pak beni tuh " mata Alyara melebar mendengar ungkapan Nathan " lu apa apaan si " desisnya pelan ,Nathan tertawa kecil " masuk yang ,jangan bandel ,semangat belajarnya "


pak beni yang menyaksikan Nathan ,berkacak pinggang " untung kamu pinter " mendengar itu Nathan semakin besar kepala , sementara alyara sudah malu bercampur kesal ,rasanya sekujur tubuhnya kaku tanpa di alirih darah.


" alyara ,kamu juga masuk " alyara mengangguk cepat ,membiarkan Nathan lolos ,awas saja istirahat nanti


" permisi pak "


***


" aduhhh apaan si Al " alyara terus memukuli Nathan dengan tumpukan bukunya ,membuat pria itu meringis ,mengadu tentang rasa sakit namun dengan kejamnya alyara mencoba tidak mendengar ,mungkin pura pura tuli di saat saat seperti ini lebih baik ,begitu pikir alyara " berhenti gak "


" gue kesel sama lu ontaaaa " berontak alyara sambil berjalan menyusuri koridor " kenapa lu buat gue malu di di depan pak beni ,lu tau betapa sesaknya nafas gue tadi " tangan alyara yang pegal akhirnya berhenti ,nafasnya ngos ngosan akibat tenanganya terkuras ,Nathan menertawai alyara " soal panggilan sayang tadi ,emang kenapa coba "


" Kenapa lu bilang ... " Dengus alyara masih menatap tajam ke arah Nathan " gue mau , panggilan kayak gitu berlaku setiap hari Al " mata Alyara melebar ,benar benar melebar kali ini , !!! " eh lu tuh ya ,lu kan tau kita ini bukan .. "


" Makrom " potong Nathan yang mana berhasil membuat Alyara diam ,kata itu sering dia dengar dari alyara ,sebelum dia paham sampai dia benar benar paham " gue tau kok ,lagian kalau ada orang ngomong dengerin dulu ,maksut gue setelah kita nikah nanti".


" setelah gue yakinin orang tua lu ,buat bahagiain anaknya "


Deggg ..


rasanya ribuan kupu kupu tengah mengajaknya terbang detik ini juga ,alyara tidak bisa membaca apa itu hanya candaan ,atau memang ungkapan barusan menyiratkan keseriusan .


" tapi lu harus jadi istri yang baik ,nurut sama suami ,sekarang kita latihan "


" eehhh apaan si lu "


" belajar nurut sama gue ,gue kan calon lu "


jurang mana jurang ,benar benar ,kenapa alyara bisa percaya dengan makhluk seperti Nathan , bagaimana pun juga ,lelucon tadi hanya akan terus menjadi lelucon ,rencana yang bukan untuk di wujudkan , ingat Al ,bukan untuk di wujudkan ,cuma buat lelucon ,ingat itu kalau perlu catat .

__ADS_1


__ADS_2