
selesai dengan pesanannya ,Asraf kembali ke meja di mana alyara masih duduk di sana dan di temani oleh Feni
"makan dulu ! "titahnya lembut ,Feni yang melihat sampai ngiler sendiri ,ada mie ayam dengan sawi hijau segar yang benar benar menggoda ,bakso di atasnya di tuangkan sedikit sambal dan juga siomay dengan saus kacang banyak . Satu lagi batagor yang biasanya di belikan nathan
" gue gak mod "
"eh liat deh Al ,lu kan suka banget kan sama batagornya bude kantin"
"nanti lu sakit ! "kata Asraf ,menutup laptopnya ia berganti memperhatikan Alya "Nathan pasti sedih liat lu gini Al "
"Iya ogeb ,makan Gihh ,"Feni ikut membujuk,tapi alyara masih setia dengan pendiriannya ,entah lah! keinginan untuk makan benar benar tidak ada , perutnya pun selalu kenyang "apa lu mau makan yang lain "
"Gak kok " ralat alyara " gue - "
" emang dengan lu nyiksa diri lu sendiri gini Nathan ketemu Al ,enggak kan ! ,sampai kapan lu gini alyara ,come on ! "Feni mengusap ujung kepala alyara "gue mau lu ceria kek dulu Al ,gue sedih liat lu gini terus "
"Gue ke kelas dulu "
" Al .. "
" Alyara butuh waktu " cegah Asraf melihat Feni tadinya beranjak dari duduk
Feni pun terduduk kembali ,wajahnya menggambarkan jika ia frustasi dengan keadaan alyara " gue bingung kak "
" gue yakin kok ,cepat atau lambat alyara bakalan balik lagi kayak dulu "
"lu suka kan sama dia ? "Asraf lagi lagi mengulas senyumnya " dahlah kak gue tau kok "
"harusnya ini kesempatan lu kak ,kenapa lu malah gigih nyari Nathan ,emang lu gak cemburu"
" Karna yang dia cintai bukan gue ,tapi Nathan,bicara soal cemburu jelas gue cemburu,tapi gue bisa apa ,sedang hati dia Uda berlabuh jauh ke Nathan "
" Yang sabar ya kak "
Asraf berdehem pelan ,
" kalau gitu gue ke kelas dulu "
" Terus makanan lu "
" Makan aja " ia pun benar benar berlalu
"Gue kagum sama kak Asraf ,apa lu gak pengen egois kak ,sebentar aja ! "
\*\*\*
selesai dengan makanannya Nathan ikut ke belakang untuk mencuci piring ,ia tidak enak jika piring saja harus di cucikan
"Kenapa ikut " tanya gadis di sampingnya ,yang tak lain adalah naswa ,melihat naswa sudah selesai dalam mencuci piring ia segera mengambil alih tempat di depan wastefel
"gak enak lah kalau bekas gue,lu juga yang nyuci "
"Gapapa lagi "
" umi Uda tau " tanya Nathan pada akhirnya ,setelah sebelum sebelumnya ia ragu ,kalau pun sudah kenapa umi tidak mengusir nya
"Sejak awal malah "
__ADS_1
" terus "
"katanya gak papa ,kalau kamu Uda dapet tempat tinggal baru kamu pindah "
"dan masalah sekolah ,umi juga uda daftarin kamu ke sekolah negri kok "sambung naswa lagi
Nathan tidak habis pikir dengan 2 orang yang menolongnya,kenapa sebaik itu
bahkan mereka sudah tau siapa Nathan sebenarnya
sampai kapan si gue pura pura lupa dengan semua ini ,sampai kapan gue di sini ,dan nyiksa hati gue sendiri
"kamu seneng ? "tanya naswa membuat remaja di depannya tersentak ,"gue ,gue seneng kok "
"Syukur lah "
\*\*\*
hembusan angin menyapu jilbab alyara
dalam diamnya banyak hal yang sedang dia pikirkan
dalam diamnya ia terus merutuki diri sendiri
merutuki rasa kecewa yang saat ini ia tafsirkan menjadi egois
alyara ingin mengembalikan semuanya seperti dulu
Alyara merindukan Nathan dengan hubungan tidak jelas mereka
"Maafin gue Al "
Asraf yang baru saja duduk menatapnya sendu "maaf Karna gue belum nemuin Nathan "
"I'm fine "
"Jangan bohong di depan gue Alyara"
"lu jangan minta maaf ,kita cari Nathan bareng bareng "jelas alyara kemudian tersenyum ,setelah sekian lama senyum itu ia sembunyikan
kadang juga hanya ia tampilkan tipis guna menutupi lukannya ,luka yang sering ia jelaskan namun gagal mereka pahami
"gue temenin nunggu akhtar ya "
biasanya Nathan
"boleh kan Al ? "
"Boleh kok "jawab alyara lirih
***
Beberapa bulan kemudian
"Akhtaaarr balikin buku gueeee "
Akhtar yang posisinya di atas menertawai alyara puas "ambil donk "
__ADS_1
"Awas ya lu "
"Gak takut "
Gadis itu mencebik kesal
melihat alyara kesal menjadi kebahagiaan tersendiri bagi seorang Akhtar
setelah cukup lama ia menjadi saksi bagaimana terluka alyara kini Akhtar lega ,Akhtar lega melihat alyara yang ceria lagi ,
"Asraf tuh "
"Bodo akh ,gue samperin Asraf dulu " kata gadis itu akhirnya ,ia jengah dengan Akhtar ,sedari tadi kerjaan kakaknya hanya menganggu ,kadang konser tidak jelas hingga membuat telinganya berasa jebol
"assalamualaikum "
"Wa'alaikum salam ,duduk sraf"ajak alyara yang sudah duduk lebih dulu ,Asraf pun ikut duduk di depannya
"Om Angga sama tante fely kemana ? "
"Keluar ,lagi kencan paling "
"Mulut lu "damprat Akhtar menonyor kepala alyara dengan bantal ,hingga gadis itu meringis " lu pikir gak sakit hah! "
" Bodo amat "
" Sini gak lu "
" Ekhem "
"gue ke atas dulu " pungkas akhtar ,alyara kembali duduk "biasa si Akhtar lagi kumat jadi jangan heran"
Asraf tertawa kecil ,ia kemudian merogoh saku Menginggat sesuatu " gue bawa ini "
"Yaahh kok cuma satu "protes alyara
"Makan dulu "ujar Asraf memberikan coklatnya ,ia sudah menduga jika alyara akan protes "demi Kebaikkan gigi lu ,makanya gue cuma beli satu"
"Bukan Karna uang jajan mau abis "
"Ya itu juga sih "
"Dihhh jamilll "
"Asraf Anendra " peringat Asraf
alyara mengulum bibirnya sambil mengangguk angguk
"abis ini bantuin gue ya "
"ngapain "
"bunuh Akhtar "
-
- Jangan lupa like ,komen dan vote
__ADS_1
makasih