AJARI AKU HIJRAH

AJARI AKU HIJRAH
episode 54


__ADS_3

Beberapa tahun kemudian ...


" sekali lagi woeeee ,jauh jauh gue ke Belanda masa foto cuma sekali doank sama lu " Dea kembali menyerahkan DSLR nya kepada Daffa ,menjadikan Daffa sebagai fotografi dadakan di acara wisuda kakak nya sendiri .


" satu kali lagi " matanya memohon ,lagi lagi Daffa menghembuskan nafas kasar ,berapa kali ia membidik dalam waktu 15 menit ini dan dengan tidak tau dirinya Dea terus berucap satu kali lagi ,begitu saja terus dia ulang ulang .


Cekrekk...


" bilang sekali lagi gue banting nih camera lu " Daffa meluapkan kekesalannya .


" Iyah elahh ... " mata Dea berputar malas .


ia mengambil cameranya dari tangan Daffa dengan wajah yang sengaja di tekuk ,jujur dirinya belum puas


" lu mah gak niat dahh ,masa gue monyong gini lu jepret "


" lha itu kan gaya lu samsek "


" sayang ... " Angga yang baru saja sampai langsung mendekati istrinya


"gak mau foto sama aku " FE mengedipkan matanya genit ,mengalihkan fokus Daffa juga Dea hingga mengarah ke arahnya " dihh .." mereka bergidik


" bayar berapa ,uang saya tinggal ini " Angga menunjukkan beberapa lembar uang yang ia punya


FE langsung menyeret lengannya " ini aja " ujarnya menunjuk pipinya kanan ,berganti kiri " sialan lu "


" pulang kuy " Dirga mengintrogasi yang lain " ngesot "


" selamat untuk pencapaian kamu !! ternyata benar kata Rifa'i Rifan dalam salah satu bukunya yang saya baca , PERFECK MUSLIMAH itu memang ada ,dan di mata saya ,kamulah PERFECK muslimah yang selama ini saya cari "


" manusia gak ada yang sempurna " Fe mengulas senyumnya ,menimpali tangan Angga yang kini juga menggenggam tangannya erat " Karna manusia enggak pernah merasa puas ,mereka ingin lebih dan lebih "


" kesempurnaan memang hanya milik Allah ... "


" tidak ada satupun manusia yang sempurna di dunia ini ,memang seperti itulah kenyataannya ,akan tetapi ,pada waktu yang sama Allah juga memerintahkan kita agar berusaha menjadi pribadi yang sempurna ,jika tidak bisa cukup berusaha mendekati kata sempurna "


" pulang dari sini ,yakin gue mau nikah ,gak mau tau pokonya "


" gak usa nempel nempel juga kali " peringat Dirga merasa risih saat Dea dengan santai menempeli lengannya " Astagfirullah ,lu kenapa mau aja si gue pegang pegang , modus ya lu ,ambil kesempatan dalam kesempitan "


" kayaknya kita salah orang bang ,harusnya orang laen aja yang di ajak kemari " Daffa menyahut " Yehhh temen gue Tuhh "


" lu bisa lihat kita kita ternyata ,gue pikir cuma ustad Angga doank tadi yang di tangkap sama penglihatan lu "

__ADS_1


" di belain juga "


" jadi foto !!! " Angga bertanya polos ,Dea melirik cameranya ,melirik Fe dan akhirnya menyerahkan itu kepada Daffa " fotoin mereka "


" gue maunya lu yang ngefoto " FE memohon ,ia lebih percaya hasil jepretan Dea ketimbang Daffa " demen banget si lu ,nyiksa batin gue "


***


2 hari setelah kepulangan dari Belanda ,FE mengadakan tasyakuran , meskipun tidak terlalu besar namun tamu yang di undang juga lumayan banyak .terlebih dari rombongan anak yatim .


satu persatu dari mereka mulai hadir , menciptakan suasana ramai yang jarang Fe lihat ,melihat mereka lahap menyantap hidangan yang ia sajikan tentu mengalirkan rasa bahagia tersendiri untuknya


" selamat ya sayang "


" makasih umi " Fe langsung memeluk umi ,baginya umi itu bukan hanya ibu mertua ,umi lebih dari itu ,dia benar benar bersyukur bisa hadir di tengah tengah keluarga Akhtar Wijaya " 10 menit lagi asma insya Allah datang "


" kak asma bukannya ada di Yordania mi" ulang Fe di angguki umi " umi yang nyuruh dia pulang Fe ,sudah bertahun tahun juga kan dia nimba ilmu di sana "


" ngomong ngomong kamu pernah ketemu sama asma kan " FE mencoba mengingat ingat " pernah si mi" jawabnya kemudian " tapi gak pernah tegur sapa "


" kak asma uda di depan mi " Angga menghampiri keduanya ,mereka keluar bersama ,mendapati asma di ruang depan dengan kyai Hanan " Umi ... "


" kamu betah banget ya di Yordania ,sampai gak mau pulang " gadis itu tersedu di balik bahu umi ,ia masih tidak mau melepaskan pelukannya " maafin asma mi"


" sudah " lerai kyai Hanan pada anak dan istrinya .


" apa kabar kak "


" Alhamdulillah Khair ngga "


" ini FELYSIA ,istri aku " Angga memperkenalkan ,Fe menarik sudut bibirnya tipis ,sedang asma hanya menatapnya tanpa berkomentar apapun .suasana berubah menjadi sedikit aneh .


" jujur awalnya saya menentang pernikahan kalian " siapa yang tidak terkejut dengan ucapan asma ,jantung Fe mulai berdetak di atas kata normal.


" saya lebih setuju jika Hisyam yang menjadi istri adik saya " DEG ....


" tapi saya bukanlah Tuhan yang maha tau ,saya hanya hamba yang bisa berharap juga merencanakan,dan Allah lebih tau jika kamulah yang terbaik untuk adik saya , terimakasih sudah menjadi bagian dari keluarga kami Fe "


Menginggat nama Hisyam membawanya untuk tertunduk ,kenapa rasanya sakit ,padahal dia sadar Hisyam jauh lebih baik di banding dia ,siapa dia di banding hisyam , mengerti pikiran Fe berkelana kemana ,Angga mendekat lalu merengkuh tubuh Fe


" saya hanya Mencintai kamu ,bukan Hisyam ataupun yang lain "


" jaga kepercayaan adik saya Fe ,saya benar benar melihat kebahagiaan dia saat bersama kamu ,maafkan saya ya ,jika kata kata saya barusan membuat kamu sakit " Fe mendongak di dapati wajah asma yang sudah dulu tersenyum tipis ke arahnya " enggak papa kok kak " .

__ADS_1


asma berjalan lebih dekat ,menarik tubuh Fe tanpa persetujuan dengan begitu erat .


***


dulu menaiki tangga seperti ini tentu suatu hal yang mudah bagi Fe ,namun saat ini begitu melelahkan . Menginggat perutnya semakin hari semakin besar


" gak usa nyusul saya sayang ,lebih baik kamu duduk di sana " Angga terlihat buru buru mendekati istrinya ,menuntun FE untuk kembali ke bawa ,gadis itu mengerucutkan bibirnya " kamu lama banget si "


" kan saya mandi " Angga terkekeh ,padahal dia sudah memberi tau Fe tadi " mau makan apa ? " tanyanya pada Fe ,sedang di meja makan hanya ada nasi goreng


" Uda tau adanya cuma nasi goreng "


" basa basi " katanya tercengir " sayang kupasin apelnya donk ,potong kecil kecil "


" mau berapa " Fe mengisyaratkan angka satu dengan tangan kanannya ,Angga mulai mengupas dengan telaten ,memotong juga menyiapkan piring kecil tidak lupa garpu. " ingat ya jangan ke mana mana kalau saya gak ada di rumah ,kalau kamu jenuh kamu bisa ajak Daffa intinya jangan pergi sendiri "


" jangan lakuin aktivitas yang berat berat juga , kondisi kamu akhir akhir ini gak stabil "


" terus jangan makan sembarang .. "


" kalau nanti kamu kangen sama saya ,langsung hubungin saya "


" Iyah sayang Iyah " katanya tertawa kecil ,suaminya ini memang suka berlebihan ,namun anehnya FE suka di perlakukan seperti ini " gak usa masak " Ucapnya lagi ,mungkin ini nasihat akhir .


" nanti saya belikan di rumah makan favorit kamu "


" enggak ,aku maunya kamu aja nanti yang masak "


" saya " ulang Angga menunjuk dirinya sendiri ,dan dengan entengnya FE mengangguk " mungkin ini yang namanya ngidam ... "


-


-


- berasa aneh gak sama novel ini ,gak logis banget😂.


gak ada konflik juga kan , padahal setiap cerita yang dibuat itu harus ada konflik ,mungkin itu faktor utama kenapa aku selalu kehabisan ide di sini.


season dua aku bakalan bangkitin ini novel ,target aku bisa dapet komen yang banyak dari kalian ,jangan bosen bosen ya !!


bantu ramaikan cerita ini dengan Like ,komen ,dan kalau mau vote ,silahkan vote lewat cerita la Tatrik Karna ajari aku hijrah belum kontrak !!!


terimakasih ...

__ADS_1


__ADS_2