
"ini buat apa tar"
"diem " kata Akhtar singkat ,sudah tau buku ,untuk apa lagi kalau bukan untuk di baca ,alyara semakin menjadi ,ia sangat sangat tidak suka jika di kacangi seperti ini "tebel cuyyy ,segini kerasnya ya berjuang biar bisa masuk ke universitas impian "
"setahun lagi lu bakalan ngrasain "
"Lu gak sedih bakalan jauh dari gue "
Akhtar menatap adikknya tajam ,jika di tanya soal sedih ,malah bukan menuju ke perpisahan sementaranya dengan alyara ,melainkan pada buku yang kini alyara bolak balik tanpa gadis itu baca
"Rusak buku gue ntar " Akhtar mengambil alih bukunya
"mm tar "setelah seperkian detik terdiam ,alyara mulai bertanya "hadiah perpisahan yang paling estetik buat cowok tuh apa ya ,yang sekiranya kalau liat barang itu bisa buat dia Inget ke kita "
"Gausa repot repot deh lu ,orang setahun juga lu nyusul gue kan ke Jogja "
"gak usa GR deh !" cibir alyara ,gak nyusul ke sana pun beberapa bulan sekali Akhtar pasti pulang kan !
"lagian siapa juga yang mau ngasih lu Kenangan kenangan "
"nanya gitu buat apaan ?"
"buat Asraf "
"Kasih aja sajadah sama peci ,gue jamin sangat bermanfaat "
"Yakin "
Akhtar mengangkat kedua bahunya "so,kenapa enggak "
\*\*\*
Malam ini ,setelah alyara merangkum dan mempelajari kisi kisi UAS ,alyara mengajak abinya ke toko yang menjual perlengkapan sholat ,saat di tanya apa mukenanya rusak ,atau ingin menambah mukenah lagi alyara malah menggeleng ,saat di tanya pasal sajadah ,alyara juga menggeleng ,akhirnya Angga pasrah ,sampai di sana juga pertanyaannya akan terjawab
"kalau uang Al kurang ,abi tambahin ya "kata gadis itu memohon ,sembari mengusap kepala alyara Angga mengangguk mengiyakan
"turun gih "
"Ayo Abi juga ikut masuk "
"Iya ini juga tinggal buka pintu kok Al "
mereka pun akhirnya masuk ,dengan cepat alyara memeluk lengan abinya manja ,dan mengarah ke perlengkapan sholat pria
__ADS_1
"kamu mau beliin siapa ,Abi,Akhtar,om Daffa ,atau om Dirga "
"Bukan "jawab alyara cengegesan "Asraf kan mau kuliah ke Maroko ,tinggal beberapa bulan lagi bi ,dan tadi alyara tanya ke Akhtar ,enaknnya kasih kenang kenangan apa ,jawabnya perlengkapan sholat ,Yaudah ,Al beliin aja dia baju Kokoh ,peci sama sajadah "
"Asraf ,kakaknya Nathan itu "Angga memastikan ,anak itu juga sering main ke rumah ,kalau tidak mengerjakan tugas bersama Akhtar ,pasti membantu alyara
"Abi bantu pilihin ya " alyara menatap abinya binar
"Seriusan bi "
"Iya ,kamu tenang aja ,selera Abi juga gak tua tua amat kok"
"malahan alyara seneng kali bi,"
"dan untuk masalah uang ,biar Abi yang bayar "
"Gak usa bi"ucap alyara "Alya cuma mau Abi nambahin kalau uang Alya kurang ,ini kan yang mau kasih kenang kenangan Alya bukan Abi ,ya meskipun uang Alya juga sumbernya dari keringat dan kerja keras Abi si "
Angga terkekeh "biar ada kesannya tersendiri Maksutnya "
"Ya bisa di bilang gitu "
\*\*\*
"ciee yang uda mau lulus " Ujar alyara sembari menyeret kursi kantin ,dan duduk di depan Asraf ,tawa gadis itu seakan mengalir pada bibir Asraf
"Cie yang mau jauh dari gue " balas Asraf ,jika kemarin ia bisa menangkap kesedihan di wajah alyara ,kali ini sama sekali tidak ,kecewa mungkin sedikit, tapi dia lega ,setidaknya dia tidak akan membuat luka baru untuk gadis yang dia sayang
"Bahagia ya ? "tanya alyara mampu mengerutkan dahinya ,bahkan ia tidak menampilkan ekspresi apapun saat ini ,"berasa bebas kan pasti ,Karna abis ini gak ada lagi yang minta di jajanin ,gak ada lagi yang ngrecokin hidup lu ,gak ada lagi yang minta bantuan lu buat ngerjain tugas "
" lu Inget ucapan lu kemarin ?"
"Soal ? "
"Pada intinya ,sama siapa pun ,yang namanya perpisahan itu sakit Al ,dan gue pasti kangen sama lu "
Alyara mendesah pelan,Kenapa dia baru menangkap aura serius itu ,"4 tahun "gumam alyara "lama banget donk gue gak ketemu sama lu"
"pulang pulang lu uda nikah "gurau Asraf ,ia melihat jelas perubahan ekspresi Alyara ,Asraf tidak mau menjadi alasan kenapa alyara menangis ,saat saat seperti justru ia ingin mendengar tawa renyah alyara ,suara gadis itu yang tengah berceloteh menceritakan berbagai hal bahkan yang Asraf rasa tidak perlu di ceritakan ,dan ,keceriaan saat alyara bersamanya
"lu kali sraf ,tau tau lu kecantol sama Ukhty Maroko"
Asraf menanggapinya dengan senyuman tipis ,kapan juga alyara sadar jika Asraf punya harapan lebih padanya ,miris bukan memperjuangkan seseorang yang sudah kita ketahui isi hatinya ,dan sakitnya lagi dalam hati itu bukan nama kita yang di ukir ,melainkan nama orang lain
__ADS_1
"tahun ini tahun terberat buat gue sraf "
"why ,apa Karna Nathan yang tiba tiba hadir dalam hidup dan tanpa lu mau dia hilang gitu aja"
"salah satunya mungkin itu "jawab alyara ,tatapanya kembali bertemu dengan Asraf
"dan yang kedua ,gue harus jauh dari lu ,buat gue lu tuh lebih dari teman sraf ,lu Uda gue anggep layaknnya kakak gue sendiri "
Kakak ??
Asraf mencoba terlihat tegar ,jika ia ingin hubungannya lebih dari teman dengan alyara, mungkin yang di maksud adalah hubungan halal ,seperti suami istri ,berbanding dengan alyara yang malah menganggap nya sebagai kakak
"gue sayang banget sama lu ,dan ketiga ,gue juga harus jauh dari kakak kandung gue ,Akhtar ,lulus dia bakalan kuliah di Jogja ,tahun berikutnya gue baru nyusul "
"Jangan sedih gitu akh,gak suka gue ,gue pengen liat senyum lu Al,,gue pengen semua ini berkesan indah "
"gue takut lu ataupun Akhtar ujung ujungnya ngilang kayak Nathan ,bahkan sampai detik ini dia belum ketemu sraf ,dan gue gak mau kehilangan seseorang lagi ! "
"Akhtar itu kakak lu ,dia gak mungkin ninggalin lu Al "
"dan gue .. "
"Nathan dulu pernah janji ke gue "potong alyara cepat "tapi akhirnya juga gini kan ,sekarang bukan itu yang gue butuh sraf ,gue cuma mau lu buktiin ke gue kalau lu bakalan balik ke sini ,dan lu gak akan lupain gue , meskipun lu Uda punya orang spesial nantinya "
" orang spesial itu lu Al ,Gausah jauh jauh ke Maroko gue uda nemuin wanita itu ,dan saat ini dengan mudahnya bisa gue tatap"
Asraf meruntuki dirinya sendiri ,kapan ia berani mengatakan yang sejujurnya pada alyara ,tentang rasa yang diam diam Asraf pendam ,mimpi yang dia rasa harus di kubur padahal pada satu sisi lain Asraf ingin berusaha ,Asraf ingin memperjuangkan alyara ,kalau perlu mengambil hati wanita itu dari Nathan ,adikknya sendiri
apa harus serumit ini
"doain gue ya,semoga nilai gue memuaskan "
"aamiin "
doain gue juga ,kalau pun bukan elu ,Semoga gue bisa ikhlas Al,dan semoga gue bisa ngrasain kebahagiaan ,kalau pada akhirnya nanti ,lu emang buat Nathan
\*\*\*
Nathan ,alyara
atau
Asraf alyara
__ADS_1
???