AJARI AKU HIJRAH

AJARI AKU HIJRAH
season 2#episode 6


__ADS_3

di sini...


di ruang dengan bentuk segi empat


tempat Nathan melampiaskan kesendirian nya


mengadu tentang rindu yang sudah bertahun dia bendung


bahkan tidak dia ceritakan kepada siapapun selain semesta


"KALAU GITU KENAPA PAPA SAMA MAMA PISAH, KENAPA PA ,KENAPAA ?? di usia yang masih amat kecil ,dia benar benar tidak terima dengan keputusan papanya yang menalak sang mama " kenapa pa kenapa ,apa ada wanita lain hah ?? " .


" Kalau memang ada mungkin saat ini papa sudah menikahi wanita itu tan ,tapi kamu lihat sendiri kan ,kami masih sama sama sendiri " terang papanya lembut ,anak sekecil Nathan tidak akan paham meskipun panjang lebar papanya menjelaskan .


" Nathan sayang mama ... " Nathan menutup wajahnya dengan kedua tangan yang Tuhan berikan tanpa dia minta ,menahan sakit yang dia pikir papanya tidak merasakan sakit itu .


" kenapa harus berpisah pa ,kenapa ,apa itu satu satunya cara ...apa enggak ada cara lain ?"


" suatu saat kamu akan tau ,yang jelas papa juga menyayangi mama kamu ,hanya saja takdir menyatukan kami sampai di sini " Nathan mencoba mencerna ,dia masih belum paham akan arti semua ini ,bisakah dia memilih takdir ,bisakah dia mengembalikan semua ini , termasuk hubungan antara papa dan mamanya .


" sekarang gue tau " ujar nathan setelah cukup jauh memorinya berputar ke masa lalu " Memiliki bukanlah puncak tertinggi dari mencintai ,ada yang lebih tinggi dari sekedar memiliki ,dan itu mengikhlaskan ,kalau emang takdir mama sama papa uda berakhir ,gue harap sangat berharap mereka bisa dapat ganti yang lebih baik ... "


***


alyara mengamati sekitarnya ,satu per satu orang yang baru muncul ia teliti betul betul ,namun wajah Akhtar belum juga terlihat " oii kak Reno " yang di panggil menoleh ,menghambiri Alyara sampai lambaikan tangan itu berhenti " Akhtar mana ?".


" akhtar ?? " kata Reno berbalik tanya " gak tau gue ,di kelas juga gak ada "


"hah !! pekik Alya sedikit meninggikan suaranya ,kalau di kelas tidak ada lantas kemana saudaranya itu .


" Akhtar uda pulang tadi ,dia nyuruh gue buat anterin lu " kata seseorang yang tiba tiba hadir di tengah tengah alyara dan Reno ,mata Alya sampai membulat tau jika yang disampingnya ialah Asraf ,apa dia tidak salah dengar .dan Karna apa Akhtar meninggalkan nya ?.


alyara termenung sesaat " gue bisa pulang sendiri kok " .


" tapi gue gak akan biarin lu pulang sendiri ,Akhtar uda percayain lu ke gue "


" tapi gue bisa sendiri "


" ini amanah " pungkas Asraf mulai mengetik kan sesuatu pada hp yang dia pegang " gue balik dulu ya " Reno pamit ,mereka sama sama mengangguk " tunggu bentar ,supir gue otw ke sini "


" lu kenapa mau anterin gue ,lu kan gak kenal sama gue "


" tapi gue kenal sama kakak lu " Asraf memberikan senyumnya meskipun tipis ,mungkin alyara baru mengenal Asraf ,tapi Asraf ??


bahkan bisa di bilang dia ini pengagum rahasia alyara ,pertama kali dia bertemu Alya ,rasanya ada yang berbeda..

__ADS_1


namun ia lebih memilih diam ,diam tanpa memikirkan apa perasaan aneh itu hilang atau semakin lama semakin berkembang .


" Al .. "


" fenni " terkejut Alya melihat kondisi sahabatnya yang ngosan ngosan mengatur nafas " lu belum pulang "


" belum lahh ..btw nihh dari kak Nathan " dahi Alya mengeryit tapi Alya tetap mengambil coklat dari tangan fenni ,coklat ini Coklat yang Alya tolak kemarin " tanda permintaan maaf katanya "


" cupu banget si ,nihh " Alya mengembalikan coklatnya dengan ketus " kasiin lagi ke si pengecut kayak Nathan "


" dia uda balikkk " kata fenni sedikit berteriak " lu mahhh gak ngehargain banget si ,tadi juga dia uda minta maaf kan sama lu ,kasian ihhh lu tuhh "


" kalau enggak lu makan aja coklatnya "


" mobil gue uda dateng " Asraf menyadarkan keduanya " fen gue balik dulu ya ,serah lu mau apain tuh coklat ,mau buang kek ,lu makan kek ,lu kasih lagi ke orangnya juga serah lu pokoknya "


" wehhh aalll ... alyaaaa ..alyaraaaaa. .. "


***


" umiii ... alyara pulang ... "


" salam dulu Al ,teriak teriak lagi lu " bukan FELYSIA yang menjawab melainkan Daffa ,melihat Daffa alyara senang bukan main " Uda pulang om "


" kalau belum yang di depan lu ini siapa " Alya menggaruk telinganya yang tertutup jilbab " umi mana ? "


" oh Iyah ,Curut mana om "


" Akhtar .. " ujarnya lagi karna Daffa malah membeo tidak mengerti siapa yang di maksud oleh alyara " ada di kamar ,lagian lu tuh ya jangan asal gonta ganti nama kayak suparmi napa si,nama tuh doa "


" suparmi ?? siapa ... "


" umi lu " alyara tertawa keras memukul pundak Daffa berulang .


" lu gak pernah ngaca ya om ,lu juga ganti nama orang barusan ,lu pikir umi gue gak orang hah "


" kebablasan .. "


tawa renyah keduanya berhenti lebih tepatnya terhenti karna seseorang di balik pintu menekan bel secara berulang .


" gue aja yang buka " Alya lebih dulu berdiri membuat omnya terpaksa kembali duduk .


setelah pintu terbuka ...


juga tamu yang datang di persilahkan masuk ...

__ADS_1


" Astagfirullah ini anak , sapa kek itu temen lu ,ngeri kali lu pelototin terus dari tadi " alyara masih melirik Nathan ,Iyah Nathan adalah orang yang menekan bel barusan sekaligus tamu dadakan alyara ,entah dia tau dari mana alamat rumah Alya .


" eh gue ke atas dulu ya ,Nat ,tehnya jangan lupa di minum " pesan Daffa begitu ramah sebelum ia benar benar ke atas ,Nathan mengangguk sekali " makasih mas "


" mas mas ,emang mas lu "


" dihh "


" lu ngapain si ke sini " to the points alyara ,Nathan mengambil teh yang sudah dari tadi di sediakan ,meminumnya agar suasana sedikit hangat dan kembali menatap alyara " GUE EMANG PENGECUT AL ,TAPI KALAU BUAT MINTA MAAF GUE MASIH BERANI KOK "


" HARUS BERAPA KALI SI GUE YAKININ LU KALAU GUE BENER BENER GAK SENGAJA ,GUE REFLEK KEMARIN ,GUE GAK ADA NIAT MODUS ATAUPUN YANG LAIN AL "


"Gue minta maaf .. "


" ini coklat juga gue beli nya pakek tabungan gue ,gak nyolong ,gue mohon ya ,terima ,sekaligus maafin gue "


alyara diam ,kalau di lihat wajah Nathan memang memancarkan aura tulus . " Al .. "


" gue harus ngapain coba biar lu maafin gue "


" Yaudah Iyah .. "pasrah alyara membuang nafasnya kasar ,sedang Nathan sudah mengepalkan tangannya sambil bergumam yes dengan begitu dalam " tapi ingett ,jangan di ulang "


" Iyah Iyah ,thanks .. "


" Sekarang lu boleh pulang " usirnya lembut membuat Nathan yang baru meneguk teh menyembur ke depan secara otomatis


" nathaaaannn".


***


beberapa hari kemudian


" sendirian aja lu " alyara berdehem kecil setelahnya melanjutkan melahap mie ayam ,membiarkan Nathan menyeret kursi yang ada di depannya " eh btw lu nyantai banget ,kerjain tugas gue donk tan ,lu kan baik "


" gini aja lu muji muji gue " meskipun begitu Nathan tetap mengambil kertas berisi soal milik Alya ,dengan serius ia menyumbangkan ilmu yang dia punya untuk menjawab ,mungkin tidak semua tapi bagi Alya itu sangat membantu .


" Al ,lu kenal sama Asraf " Alya mengangguk angguk sambil tetap malahap mienya .


" sedeket apa "


" Asia sama Antartika "


" tuyull " ujar nathan mengetuk kepala alyara dengan sedotan es teh ,sampai santapan terakhir alyara baru meringis " dia baik gue suka ,gak nyebelin kek lu "


" ini mau gue hapus jawabannya " alyara mengambil cepat kertas jawabannya " jangan donk ,ntar ganteng lu luntur "

__ADS_1


"eh tan " teringat alyara dengan sesuatu ,Nathan mulai serius menatapnya " Astagfirullah lupa gue mau ngomong apaan "


__ADS_2