
Perjalan untuk
kembali cukup jauh namun karena perintah nona aku tidak bisa membuang waktu aku
tancapkan gas mobil dengan kecepatan penuh namun masih bisa aku atasi. Henset
sudah terpasang di telinga sedangkan tangan, pandanganku masih fokus menyetir “
hallo, bagaimana keadaan disana ? “ aku menelepon anggota yang menemani nona “
sejauh ini nona disudutkan saat ini
rapat sedang berlalu “ “ oke pantau terus dan kabarkan perkembangan
sekecil apapun “ “ baik bos “.
Ratih
“ sial,,,, kurang ajar bandit-bandit itu aku gak akan kalah “ kesal dengan hasil rapat yang tidak sesuai
dengan diharapkan mala semua rata-rata orang membela si hitam perdana menteri itu aku harus mengambil sisa dokumen di kota B juga aku tak bisa menyuruh pengawal itu
karena aku tak tau cara kerjanya bagaimana aku takut itu akan menimbulkan
masalah, aku harus turun tangan. Bergegas pergi dengan tas,hp dan
juga mobil “ nona mau kemana ? saya akan antar “ “ gak usah, saya akan pergi sendiri kamu
disini saja dan terus pantau dan kabarkan pada saya kalau ada sesuatu yang penting “ “ baik nona “ aku pergi mengandarai
mobil dengan kecepatan diatas standar kecepatan untuk menyingkat waktu yang
keluar namun masalah yang sangat serius timbul mobil yang aku kendari
remnya blong rasa panik perlahan memenuhi otakku namun aku mencoba
__ADS_1
mengatasinya dengan mencoba tenang “aku harus tenang, aku blom bisa mati, tua
bangka itu gak bisa hidup dengan tenang ayah,,,,,, bunda,,,,, kirimkan
malaikatmu untuk membantuku aku blom bisa mati ayah dendam, perusahaan semuanya
dia belum membayarnya ayah “ berharap aku bisa selamat tapi aklu sudah tak bisa
banting stirlagi saat aku menabrak jembatan jalan hingga mobil yang aku gunakan
jatuh ke sungai saat didalam air aku mencoba melepaskan dari dari sabuk pengaman
dan keluar namaun sebelum sempat keluar dari mobil ini akusudah lemah kehabisan
oksigen dan tinggal tunggu waktunya aku sebentar lagi mati mataku memejam dan
kesadaranku menurun.
Vatar
gawat nona pergi ke kota B sendiri “ “
kenapa tidak kau antar “ “ nona tidak mau bos, jadi bagi mana “ “ aku sudah tidak jauh dari kota B, aku
langsung kesana “ “ GPS yang ada di mobil nona kau bisa ikuti itu bos “ “ oke baiklah “ dia ternyata perempuan berani tanpa
pengawalan dia pergi ke tempat jauh itu aku memeriksakan GPS ku dan melajukan mobil dengan cepat dan mengikuti arah GPS itu
saat aku sedikit lagi sampai arah GPS
itu hilang aku semakin mempercepat ke arah terakhir Gps berhenti. Aku temukan
jembatan dengan kerusakan parah seakan dipaksa diterobos aku langsung masuk kesuangai dan berenang ke
dasar dan benar saja mobil nona ada di situ aku berenang menujuh mobil itu ku
__ADS_1
melihat nona masih ada didalam namun pintu mobil itu terkunci beruntungnya aku
bawah pisau kecil dan aku sudah biasa membuka mobil yang terkunci dengan pisau
kecil ini. Aku peluk nona itu dan berenang ke daratan “ nona,,, bangun ,,, “ aku mengguyangkan
wajahnya namun tak ada reaksi aku memeriksa nadinya sangat lemah sampai hampir tak terasa aku melakukan CPR dengan cermat dan hati-hati “ huk,,, hukkk “ nona itu bangun dan
memuntahkan air “ nona , anda tidak papa
“ “ emnnhhh “ nona ini mala menangis
“kenapa nona menangis “ “ karena aku masih hidup, makasih karena kau menolongku
“ “ iya nona “ “ahhhh,,,,” nona teriak sambil memegang betisnya “ kenapa nona ? “ “ sakit “ nona ini sedang kram aku memicitnya lalu aku berdiri dan menggendong dia “ kenapa
kau menggendongku ?” “ nona sedang kram jadi nona tidak bisa jalan kalau
menunggu kramnya hilang itu akan memakan waktu yang cukup lama “ dia hanya diam
.
Di mobil
“ nona sepertinya ada yang ingin membunuhmu dari kasus ini “ “ iya kau benar ini bukan main-maian
jelas-jelas ini pembunuhan, periksa cctv kantor nanti sekarang kita ke kota B
dulu “ “ baik nona, tapi apa tidak lebih baik ganti baju nona yang basah “ “ kau benar jangan sampai menunjukan
kelemahan pada lawanmu nanti berhenti di tokoh pakaian aku beli saja
tak akan keburu kalau aku pulang “ “ iya nona “ sangat beruntung mempunyai
pengawal yang berbakat dan pintar tapi sayang hanya seminggu kau bekerja
__ADS_1
disini.