Aku Dan Titik

Aku Dan Titik
Mulai Mencintai


__ADS_3

"Kamu udah siap?" tanya March setelah sampai dikamar dan melihat Celine berada didepan meja riasnya.


"Gw hampir selesai. tunggu sebentar…" jawab celine terburu - buru merapihkan rambutnya.


"Lo mau ganti baju dulu?" tanya nya setelah berdiri dihadapan March.


"Ngga usah, aku belum gerah" jawab March merasa heran dengan perubahan sikaf celine terhadapnya.


Celine pun tersenyum dan berjalan keluar kamar dengan menggandeng tangan March."Yaudah yu…"


"Kamu gak papa?" tanya March ditengah - tengah langkahnya.


Celine menatap March dengan mengerutkan dahinya."Kenapa?".


"Ohhh… ngga ada" March memegang tangan Celine saat mertuanya melihat dirinya dan istrinya.


"Mom aku pergi dulu sama March ya……"


"Iya sayang… kalian hati - hati ya" ucap Glaretha mencium pipi anaknya.


"Kalian langsung kesini lagi kan?" tanya nya.


"Kami langsung pulang aja kerumah. nanti kapan - kapan kita tidur disini lagi" jawab Celine dengan tersenyum.


"Yaudah… kabarin kalo kalian udah selesai dengan pendaftarannya".


"Iya mom…"


Setelah March bersalaman dan meminta izin. mereka langsung keluar dari rumah Glaretha dan menaiki mobilnya menuju kampus yang akan Celine daftari.


"Kamu tumben banget…" March memulai obrolan ditengah - tengah perjalanan yang hening tanpa suara yang keluar dari mulut Celine.


"Tumben?" tanya Celine mengerutkan dahinya dan melihat kearah March yang sedang mengemudi.


”Okk… gw gak akan menggandeng tangan Lo lagi" lanjut Celine saat mengingat dirinya yang tiba- tiba menggandeng tangan March.


"Ehh… bukan gitu maksudnya." March menggaruk kepalanya yang tidak gatal karena salah berbicara.


"Maksudnya tuh tiap hari aja gitu kaya tadi" lanjutnya dengan cengengesan.


Celine tersenyum tipis mendengar suara March yang terdengar gugup.


"Kamu gak papa kuliah ngga bareng sama sahabat - sahabat kamu?" March mengalihkan topik pembicaraan agar tidak merasa tegang dan gugup.


"Yaudah gak papa. udah daftar juga kan. tanggung kalo harus pindah - pindah" jawab Celine fokus dengan ponsel ditanganya.


"Lagian juga masih bisa ketemu kan diluar kuliah" lanjutnya kembali.


March hanya menganggukkan kepalanya sebagai ucapan yang diberikan Celine kepadanya.


"Yaudah, syukurlah" ucapnya.


Setelah beberapa jam yang lalu dan Celine telah menyelesaikan pendaftarannya. mereka akhirnya makan malam disalah satu restoran sebelum mereka pulang kerumahnya.


Sampai ditempat tujuanya, March membuka kan seatbelt Celine dan tersenyum. "Kita makan disini aja, tempat pertama kali kita dinner…"

__ADS_1


Celine melihat tempat sekerilingnya yang belum ada perubahan setelah sekian lama dirinya tidak ketempat itu lagi.


"Masih sama, tidak ada perubahan sama sekali" gumam Celine dengan pandangan yang masih keluar mobil.


"Seperti perasaan ini…" lanjut March membuka pintu mobilnya dan keluar. Celine tersenyum tipis saat mendengar kelanjutan ucapannya.


"Kita duduk dipojok sana" tunjuk March setelah masuk keruangan restoran tersebut, Celine hanya mengikuti perintah March tanpa membantahnya.


Setelah mereka memesan makananya, Celine membuka ponselnya karena dari tadi dia mendengar banyak notifikasi yang masuk kedalam ponselnya.


Message.


Lyana : Kita pergi yu💃


Evellyn : kemana??


Lyana : Kemana aja, gw bosen banget ada dirumah.


: Celine kemana si, ngga ada nongol - nongol tuh bocah.


Evellyn : Lagi sama suaminya kali. heheheh


Lyana : Malam mingguan kali ya....


Evellyn : Yoi😂


Celine : Gw baru beres daftar ulang kampus. kemaren ada masalah dalam surat - surahnya.


Setelah Celine membalas pesanya, makanan yang mereka pesan telah tiba dan Celine langsung mematikan ponselnya kembali.


March sedikit aneh dengan kata - kata yang diucapkan Celine dan langsung menatapnya heran.


"Kamu?" Tanya March memastikan setelah pelayannya kembali bekerja.


"Ahh… sorry gw keceplosan" Celine menutup mulutnya merasa malu.


"Gak papa kali kalo mau aku kamu juga" Ucap March dengan tersenyum senang.


"Gak ada. itu keceplosan" Celine langsung menikmati makanan yang dipesanga tadi.


***


Pagi hari yang cerah dengan berjatuhannya embun - embun pagi yang seger. Celine terbangun dari tidurnya dan melihat wajah sang suami yang memeluk dirinya dengan erat.


"March…" lirih Celine saat wajahnya yang tidak jauh dari wajah March.


Celine mengingat kembali kejadian semalam yang membiarkan March tidur dengan kasur yang sama bersamanya.


Saat Celine akan mengangkat tangan March dari perutnya, March terbangun dan kembali mengeratkan pelukannya.


"Ini hari libur, tidurlah dengan puas." ucap March dengan mata yang masih terpejam.


Celine kembali mengangkat tangan March dan turun dari tempat tidurnya. "Kamu tidur lah, aku akan pergi kekamar mandi sebentar".


March dengan pasrah membiarkan Celine turun dari tempat tidurnya dan kembali tertidur dengan tengkurap.

__ADS_1


"Biar saya yang membuat sarapan hari ini" Celine pergi kedapur berniat membuat sarapan untuknya dan suaminya.


"Tapi nona…"


"Tidak masalah, kalian sarapan terlebih dahulu. March, biar saya yang buatin" Celine mulai membuat sarapan untuk March. sedangkan asisten rumah tangganya pergi mengerjakan pekerjaan lain.


Saat sedang asik menumis bawang putih dan bawang merah, Celine merasa kewalahan dan mencium bau gosong dari telur yang sedang dia goreng disebelahnya.


"Astaga, ini ko gosong gini" Gerutuk Celine saat melihat telurnya yang gosong.


"Kita coba lagi" ucapnya dengan mematikan kedua kompor dan mulai memecahkan telur kedalam mangkok.


"Susah banget si buat telor doang" Celine mulai kesal saat memecahkan telur yang masuk dengan cangkang telur yang kecil - kecil.


Setelah beberapa menit selesai dengan apa yang dia masak dan merasa enak. Celine membawanya kekamarnya untuk diberikan kepada March.


"March…" Celine melihat diatas ranjang tidak ada sosok March disana. dia fikir March berada dikamar mandi.


"Kamu dari mana?" tanya March saat keluar dari kamar mandi dan mengelap wajahnya dengan anduk yang berada ditanganya.


"Aku membuatkan sarapan untuk mu…" ucap bangga Celine dengan menunjukan pasakanya dihadapan March.


"Waw…"March merasa kagum dengan keinginan Celine membuatkannya sarapan. dan dia langsung memasakn sarapan itu dengan lahap.


"Enak…" ucap March dengan mulut yang penuh nasi goreng.


"Kamu pergi kemana sekarang?" tanya Celine yang mulai perhatian dan ingin tau dengan jadwal sehari - hari suaminya.


"Aku akan kekantor dan pergi jalan - jalan denganmu…" jawab March dengan datar.


"Tapi aku sekarang punya janji akan pergi dengan teman - temanku" timpal Celine yang mempunyai janji dengan kedua sahabatnya.


March merasa kecewa dengan jawaban Celine. dia pun memutuskan untuk seharian bekerja. "Yaudah kamu pergi lah. aku akan dikantor seharian"


"Aku akan mandi sekarang…" lanjutnya meninggalkan Celine sendirian.


"Besok kita pergi ya…" bujuk Celine yang merasa March marah kepadanya.


"Besok ada rapat penting. ngga bisa ditinggalin" jawab March menutup pintu kamar mandinya.


Celine mulai bingun. dia akan pergi dengan suaminya atau sahabatnya.


"Astaga…" gumamnya prustasi.


.


.


.


.


.


Happy reading gays...

__ADS_1


Jangan lupa tinggalkan jejak kalian ya. biar aku tambah semangat kembali up tiap harinya🌹❤️


__ADS_2