Aku dicintai oleh guruku 2

Aku dicintai oleh guruku 2
rasa ini


__ADS_3

Keesokan harinya, pak lutfi bertekad berusaha berdamai dengan hatinya sendiri. Dia dengan mengambil nafas panjang, akhirnya pergi mengajar dikelasku.


Tak bisa dipungkiri bahwa aura yang dimiliki olehku mampu membuatnya menjadi bahagia sekaligus sedih


“Ai, bagaimana caranya agar aku bisa berdamai dengan diriku sendiri? Sementara perasaan ini semakin lama semakin dalam.” Gumam pak Lutfi saat melihatku di kelasnya.


Setelah beberapa waktu, kelaspun selesai. Dan tanpa dia sadari, dia berjalan sampai di taman dan duduk termenung disana.


Aku yang memang dari awal sangat menyukai tempat itupun juga datang kesana


“Pak Lutfi?” sapaku


“Eh Ai, kamu disini?” tanya pak Lutfi


“Iya. Bapak ngapain disini?” tanyaku


“Eh... Oh... Anu... Saya sendiri ga tahu kenapa saya bisa sampai di sini?!” ucapnya bingung


“Lha kok bisa begitu pak?” tanyaku heran


“Ga tau Ai, mungkin saya terlalu serius memikirkanmu... Ups..!!” ucap pak Lutfi

__ADS_1


“Serius memikirkan saya? Maksud bapak tadi apa ya?!” tanyaku bingung


“oh anu.... Lupain aja. Anggap kamu ga pernah dengar apa-apa.” Pintanya


“Ya ga bisa gitulah. Apa salahnya bilang jujur. Dari pada bapak seperti ini. Aneh tau ga?” ucapku


“Aneh gimana?” tanya pak Lutfi


“Ya aneh aja. Coba bapak pikir kenapa bapak tiba-tiba di sini?” ucapku


“Bapak kaya’ orang linglung tau ga?” ucapku lagi


“Linglung? Masa’ iya kaya begitu?” ucap pak Lutfi ga percaya dan akupun mengangguk


“Ya udah... Ya udah klo bapak ga mau jujur ga apa-apa. Toh ga ada ngaruhnya juga buat saya. Klo gitu saya pergi dulu.” Ucapku dan hedak melangkah pergi


“Tunggu Ai.. Tunggu.. Aku mohon. Tinggalah beberapa saat disini.” Ucap pak Lutfi sambil memegang tanganku sedih


Melihatnya seperti itu, akupun ga tega. Dan akhirnya menuruti apa maunya.


“Ai, aku.. aku... sebenarnya dari awal kita bertemu, aku sudah suka sama kamu. Tapi dulu aku ga tau klo kamu itu istrinya sahabatku, chandra. Klo aku tau itu dari awal, mungkin aku ga akan berani membiarkan perasaan ini menjadi seperti sekarang. Dan saat ini, sungguh aku ga tau harus gimana?!” jelas pak Lutfi

__ADS_1


“Oh.. Jadi begitu. Saya minta maaf sama bapak karena saya udah buat bapak jadi menderita begini. Tapi pak, saya juga ucapkan terimakasih banyak atas pengakuan bapak itu. Jujur pak, saya bahagia sekali bisa mengenal kalian guru-guruku. Semenjak mengenal kalian, saya jadi tau gimana rasanya disayangi, diperhatiin, dan dipeduliin. Dulu, hidup saya itu jauh dari itu semua. Bahkan setelah nikahpun, orang rumah ga ada yang sekedar say hello pada saya.” Ucapku sambil menunduk sedih jika teringat itu.


“Oh begitu. Bukan aku mau ikut campur urusanmu, tapi, kenapa bukan kamu duluan yang coba nengok mereka.” Ucap pak lutfi dan akupun hanya tersenyum


Melihatku tersenyum begitu, pak lutfi bingung.


“Kok kamu tersenyum Ai.” Tanya pak Lutfi


“Tidak apa-apa pak. Sudahlah... Kita ga usah bahas itu.” Ucapku


Lalu kamipun terdiam sejenak. setelah beberapa saat kemudian, aku pun memutuskan untuk pulang


“ya sudahlah pak. Maaf saya ga bisa bantu apa-apa. Tapi klo saya boleh jujur. Mungkin saya bukanlah yang terbaik untuk bapak. Sehingga kita tidak berjodoh. Dan mungkin juga ada gadis diluar sana yang merupakan terbaik untuk bapak, jadi bukalah hati bapak dan cobalah untuk menerima keberadaan gadis lain.” Ucapku sebelum pergi meninggalkannya sendiri.


.


.


.


.

__ADS_1


Bersambung...


Jangan lupa like dan coment ya...🙏


__ADS_2