Aku dicintai oleh guruku 2

Aku dicintai oleh guruku 2
dimulai (orang ke 3)


__ADS_3

Keesokan harinya aku kuliah seperti biasa. Dan hubunganku dengan pak Lutfipun juga baik.


Sementara hubunganku dengan pak Chandra pun berjalan lancar. Beberapa kali dalam satu minggu, pak Chandra menjadi dosen ditempatku kuliah.


Dan saat ini aku sedang janjian dengan Nara di taman seperti biasa. Namun Nara datang agak terlambat karena ada hal yang harus diurus terlebih dahulu.


Lalu tiba-tiba pak Lutfi datang.


“Ai, kamu sendirian aja disini?” tanya pak Rudi


“Eh bapak. Iya nih pak. Tapi mungkin sebentar lagi Nara juga datang.” Ucapku sambil tersenyum


“Oh begitu.” Ucap pak Lutfi


“Lha Bapak sendiri ngapain di sini?” tanyaku


“Aku tadi sedang lewat sini dan ga sengaja lihat kamu sendirian duduk di sini. Jadi ya aku samperin deh.” Jelasnya


“Oh.. O ya pak, bapak deket ya sama Tika?” tanyaku kepo


“Kenapa? Kamu cemburu ya?” ledek pak Lutfi


“Ye siapa juga yang cemburu. Justru aku senang klo bapak bisa jadi sama Cantika.” Ucapku


“Oh begitu ya.” Ucap pak Lutfi agak sedih


“Bapak kenapa kok kelihatan sedih?” tanyaku


“Aku sedih karena kamu ga ada rasa sedikitpun cemburu sama aku.” Ucapnya lirih


“Ya ampun bapak. Berarti bapak belum bisa buka hati bapak donk.” Ucapku dan pak lufipun mengangguk


“Pak, jangan begitu. Bapak harus bisa kasih kesempatan buat hati bapak mencoba menerima keberadaan perempuan lain.” Ucapku


“Emang benar apa kata kamu. Aku akan berusaha buat nerima orang lain.” Sahut pak Lutfi sambil tersenyum

__ADS_1


Disaat kami sedang asik ngobrol, ternyata di tempat lain ada sepasang mata yang selalu memperhatikan kami.


“Eh Ai, aku harus pergi sekarang.” Ucap pak Lutfi


“Udah mau pulang pak?” tanyaku


“Belum sih. Aku mau mampir dulu. Ada janji sama Cantika.” Ucap pak Lutfi


“Cie.. Cie..” ledek ku


“Apaan sih kamu Ai?” tanya pak lutfi malu


“Udah ga usah malu. Yang semangat ya pak. Semoga berhasil.” Ucapku


“Aku pergi dulu ya Ai. Kamu ga apa-apakan sendirian?” tanya pak Lutfi agak khawatir ninggalin aku sendirian


“Ga apa-apa. Ya udah sana. Kasian klo Tika sampe nunggin kaya waktu itu.” Suruhku


“Ya udah. Aku pergi ya.” Ucap pak Lutfi dan aku pun mengangguk


Setelah beberapa saat, pak Chandra datang.


“Iya tadi pak lutfi ada di sini.” Jawabku


“Sekarang orangnya dimana?” tanya pak Chandra


“Oh tadi pak Lutfi bilang sih mau ada janji ketemu sama Cantika.” Ucapku


“Oh begitu.” Sahutnya


“Trus Nara mana?” tanya pak Chandra


“Tau tuh belum datang.” Jawabku


“Ya udah, kita tunggu aja klo begitu.” Ucap pak Chandra

__ADS_1


Tak selang berapa lama, telponku berbunyi


“Hallo..” ucapku


“Hallo Ai..” ucap Nara


“Lo dimana Nar? Gue udah nungguin lo dari tadi nih.” Ucapku


“Sori Ai, gue ga bisa kesana deh kaya’nya sekarang. Urusan gue belum kelar soalnya.” Ucap Nara menyesal


“Ya Nar, tau gitu gue pulang tadi.” Ucapku


“Iya.. Iya.. Sori Ai. Ya.. Sori..!!” ucap Nara


“Ya udah deh klo gitu. Gue balik aja klo gitu.” Ucapku


“Ya udah. Sekali lagi sori ya Ai.” Ucap Nara


“Iya. Ya udah ga apa-apa.” Ucapku lalu mematikan telpon


“Siapa Ai?” tanya pak Chandra


“Nara kak. Katanya dia ga bisa datang. Ya udah yuk kita pulang aja.” Ajak ku dan pak Chandrapun mengangguk


Sementara di tempat lain, ada sepasang mata yang dari tadi menahan emosi melihatku begitu dengan pak Chandra dan pak Lutfi


.


.


.


.


.

__ADS_1


Bersambung...


Jangan lupa like dan comennya ya...🙏


__ADS_2