
Tak selang berapa lama, hasil lab pun keluar dan isinya menyatakan bahwa ada zat-zat yang sangat berbahaya di kandungan obat itu.
Zat tersebut jika masuk ke dalam tubuh, maka mengakibatkan kesadaran menjadi menurun drastis. Dan ini tidak baik untuk tubuhku
“Ini.. Ini sudah ada bukti bahwa kamu memang bersalah.” Ucap pak Rudi
“Sekarang ada dua pilihan untukmu. Pertama kamu mau membantu rencana kami, atau kamu akan kami laporkan ke pihak kepolisian atas dasar percobaan pembunuhan. Gimana? Kamu pilih yang mana?” tanya pak Rudi
“Baik.. Baik.. Aku mengaku. Dan aku akan membantu rencana kalian.” Ucapnya
“Bagus. Sekarang telpon bos kamu. Dan bilang padanya klo misi kamu kaIi ini sudah berhasil. Dan kamu minta bayaran cash. Buat janji padanya untuk menyerahkan uang itu.” Ucap Tika yang tiba-tiba datang
“Tapi...” ucapnya ragu
“Tapi apa? Kamu mau, kamu kami laporkan ke polisi?” gertak Tika
“Jangan.. Jangan... Baik akan aku ikuti omongan kalian. Tapi jangan laporkan saya ke kantor polisi.” Ucapnya menyetujui
“Bagus. Sekarang telpon orang itu.” Perintah Tika
“Baik.” Sahut suster itu
Beberapa saat kemudian, telp sudah tersambung.
“Hallo..” ucap orang di sebrang telpon
“Hallo bos...” ucap suster itu
“Gimana misi kali ini? Berhasil atau gagal?” tanya orang itu
__ADS_1
“Berhasil bos.” Sahut suster itu
“Bagus. Nanti sisa pembayarannya akan aku transfer ke rekeningmu. Kamu tinggal kasih tahu aja nomor rekening kamu.” Ucap orang itu
“Maaf bos, bisa ga klo pembayarannya cash aja? Masalahnya saya ga punya nomor rekening.” Ucap sustet itu
“Baiklah klo begitu, kita ketemuan di cafe depan rumah sakit sekarang.” Ucap orang itu
“Baiklah bos, saya tunggu disana sekarang.” Ucap suster itu
Setelah janjian seperti itu, telpon pun ditutup
“Bagaimana?” tanya pak Rudi
“Iya kami janjian di cafe depan rumah sakit.” Ucap suster itu memberitahukan tempat janjian mereka
“Baiklah klo begitu. Ketika dia datang nanti, aku harap kamu mau merekam semua pembicaraan kalian. Usahakan dia mengakui semua perbuatannya.” Ucap Tika
“Kamu tenang saja, kami pastikan kamu akan tetap aman.” Ucap Tika
Setelah mendengar ucapan Tika, akhirnya suster itupun menyetujuinya.
Seperti yang sudah di janjikan, mereka akhirnya bertemu di cafe depan rumah sakit.
“Bagaimana? Tidak ada yang curiga kan?” ucap orang itu
“Tidak bos.” Sahut suster itu
“Bos, maaf sebelumny saya mau tanya. Kenapa bos sampe tega melakukan ini pada orang itu?” tanya suster itu
__ADS_1
“Ini dikarenakan harga diri dan cinta. Dia, orang seperti itu bisa mendapatkan cinta dari laki-laki yang aku cintai. Aku ga terima klo dia bisa bahagia sementara aku menderita. Maka dari itu, aku harus membuatnya lenyap untuk selama-lamanya.” Ucapnya
“Oh, jadi ini masalah cinta ya?” ucap suster itu
“Bukan hanya itu, aku juga di permalukan di depan orang benyak. Harga diriku hancur.” Ucap orang itu emosi
“Sudah.. Sudah.. Bukannya semua sudah terbalaskan?!” ucap suster itu
“Iya kamu benar.” Sahut orang itu.
Setelah ngobrol beberapa saat, akhirnya orang itu memberikan sisa uabg pembayarannya
“Ini sisa uang honormu. Terimakasih sudah mau membantu.” Ucap orang itu
“Iya sama-sama.” Ucap suster itu
Beberapa saat kemudian, orang itupun pergi dan tinggallah suster itu sendiri
.
.
.
.
.
Bersambung...
__ADS_1
Jangan lupa like dan coment ya...🙏