Aku Hanya Ingin Di Cintai

Aku Hanya Ingin Di Cintai
episode 11


__ADS_3

paginya Alena bangun lebih awal dengan matanya yg sembab , akibat menangis terus menerus . hari ini iya juga merasakan mual sekali , tapi iya tidak peduli , Alena langsung ke kamar mandi , disana ia melihat wajah nya yg babak belur itu , keningnya benar benar terasa sakit sekali akibat perbuatan Arkan yang sama sekali tidak ada hati nurani nya ...


Alena menatap wajah nya di pantulan kaca itu , ia merasa kasihan sekali melihat dirinya yg begitu rapuh , air matanya jatuh seketika namun dengan cepat ia langsung menghapusnya ,


* aku benar benar tidak kuat seperti ini , tapi kenapa aku terus mencintai nya , ibu ...


aku benar benar tidak kuat ...


ucap Alena menangis ...


kemudian gadis itu kaluar dari kamar mandi dan segera menuju ke dapur untuk mengerjakan pekerjaannya ...


Alena membersihkan rumah seharian , taman dan juga seisi rumah besar itu ...


sekarang sudah menunjukkan jam 5 sore dan Arkan juga belum pulang ,,


Alena sangat lapar , sedari tadi ia tidak makan sama sekali , setelah kejadian kemarin , Alena tidak di perbolehkan makan satu hari , dan itu hukuman baginya karena telah membuat kekasih Arkan terluka ,

__ADS_1


Alena merasa sedih sekali , iya ingin sekali menjelaskan kepada Arkan jika yg terjadi kemarin itu bukanlah salah nya , tetapi salah lisya sendiri yg ingin mencelakainya dan malah iya yg celaka sendiri , Alena ingin menjelaskan , namun percuma saja , Arkan sama sekali tidak percaya padanya , bahkan melihatnya saja sangat muak ...


Alena benar benar lapar sekali , ia ingin sekali makan , ia merasa kasihan kepada anak di dalam kandungan nya itu , iya sangat takut janin nya akan lemah tanpa ada makanan yg di makan nya , Alena juga sangat haus , tapi percuma saja di sudut sudut rumah itu memiliki cctv semua , membuat Alena tidak bisa melakukan apa apa ....


* sayang ... kita harus sabar ya sayang ..


maafkan ibu , ibu tidak bisa memberimu makan hari ini ,, ibu sangat takut kepada ayah mu , ibu takut jika ibu di siksa seperti kemarin


maafkan ibu nak .....


Arkan sama sekali tidak pernah peduli dengan Alena dan juga kandungannya , maka dari itu sampai hati Arkan membiarkan keduanya seperti ini ....


______________________________________


marzela terus memikirkan kejadian kemarin,


ia merasa kasihan terhadap Alena , apa lagi Alena di hukum dan tidak di perbolehkan makan dalam satu hari oleh Arkan anak nya , itu benar benar membuat marzela kasihan

__ADS_1


apa lagi dengan keadaan Alena yg sedang hamil muda dan tentu saja Alena harus menjaga keseimbangan nya , sebagai seorang ibu marzela mengerti itu , ia merasa kasihan , dan itu juga berakibatkan kepada cucunya kelak...


* tidak .. aku tidak boleh terpengaruh oleh wajah polos wanita itu ,, aku yakin sekali itu hanyalah sandiwaranya saja ,, dan aku tidak boleh seperti ini ...


ucap marzela karuan ....


tiba tiba Erwin mendekati istrinya itu , ia jadi penasaran kepada istrinya , ia bisa menilai jika istrinya sedang memikirkan sesuatu ..


* sedari tadi aku melihat mu melamun saja, apa kau memikirkan tentang putra mu ?


tanya Erwin ayah nya Arkan


* dia sudah dewasa , sudah pastinya dia bisa membimbing keluarga nya dengan baik , kau tidak perlu memikirkan nya , ayo istirahat lah ini sudah larut malam ...


ucap Erwin meyakinkan marzela istrinya ...


marzela hanya bisa mengangguk saja , sebenar nya ia bukan memikirkan putra nya tetapi iya memikirkan menantunya yang selalu di hina nya itu ....

__ADS_1


__ADS_2