
pagi nya Alena sudah siap untuk berangkat ke rumah sakit , syukur nya , Arkan memberi izin untuk nya , membuat Alena merasa senang dengan itu , dengan pakaian apa adanya , Alena pun menuruni tangga itu dengan sedikit pelan ....
namun langkah Alena berhenti , Arkan berdiri di depan nya dengan pakaian yg sangat rapi , Alena sedikit terkejut , kenapa Arkan menghentikan jalan nya , membuat Alena takut , takut Arkan berubah pikiran , dan tidak mengizinkannya untuk ke rumah sakit ...
* tu ...tuan .... apa ada yang bisa saya bantu ....
tanya Alena sedikit kaku ....
namun Arkan sama sekali tidak menjawabnya , kemudian Arkan meraih tangan Alena , dan membawa nya keluar ....
* tu...tuan .... ada apa ,, kenapa tuan membawa saya kesini ....
tanya Alena terbata , soalnya Alena sangat heran ,.mengapa Arkan membawa Alena ke arah perkiran , dan menyuruh Alena menaiki mobil nya , Alena sedikit takut , tidak biasanya Arkan bersikap seperti ini ,
__ADS_1
di dalam mobil , Arkan terus melaju mobil nya , sedang kan di belakang , Alena sibuk memikirkan , kemana Arkan akan membawanya ....
* tu...tuan ....sebenar nya tuan ingin membawa saya kemana , bukankah saya sudah meminta izin tadi malam sama tuan jika hari ini saya harus memeriksa kandungan saya , dan tuan pun mengizinkannya ...
bicara Alena dengan suara getir nya ...
* tapi ...kenapa tuan membawa saya , sebanar nya saya salah apa tuan ,,, jika saya salah , tolong maafkan , saya minta maaf tuan , tapi tolong tuan , berikan saya izin untuk memeriksa kandungan saya...hiks ..hiks ..hiks ....
* saya mohon tuan ... hiks .....
Alena terus menangis , tiba tiba saja , Arkan menghentikan mobil nya , dan Alena mendadak jadi takut ....
* tuan ...tuan tidak mencoba membunuh bayi saya kan ... tu..tuan tidak akan melakukan itu kan ....hiks hiks ...saya mohon tuan ... jangan bunuh bayi saya ......
__ADS_1
tangis Alena pecah , saat ini Alena terasa bukan dirinya lagi , saking takut nya , jika Arkan akan membunuh bayi nya ....
Arkan menatap ke arah Alena , ia semakin menyesal , saat melihat tangisan Alena seperti itu , Alena pasti sangat trauma pada dirinya , yang tega tega nya ingin membunuh darah daging nya sendiri , namun Arkan sangat menyesali itu , ia tidak kuasa menahan kekecewaan terhadap dirinya sendiri .....
kemudian , Arkan kembali menyetir mobil nya , dan Alena masih saja menangis di belakang nya ....
sudah sangat lama perjalanan , dan akhirnya , mereka pun sampai di depan rumah sakit , Arkan segera menyuruh Alena turun , namun tidak ada sahutan dari Alena , kemudian Arkan pun melihat ke arah belakang , dan ternyata , Alena sudah lama tertidur ....
Arkan memandang Alena dalam , saat memandang wajah polos itu , Arkan teringat perbuatan nya dulu , yang tega tega nya menyiksa gadis yang telah mengandung anak nya ....
* dia terlihat sangat kurus , dan juga menyimpan banyak beban , apa yg harus aku lakukan , aku telah menyiksanya dengan sangat berat ,, aku benar benar laki laki yang sama sekali tidak layak untuk di sanjungi....
bicara Arkan dalam , ia sangat menyesali itu , Alena tidak patut memaafkan segala kesalahannya , ia benar benar menyesal ....
__ADS_1
Arkan terus merapikan rambut Alena lembut , seperti nya Alena benar benar tertidur lelap.....
jangan lupa like dan komentar nya 🤗