
bi Inah dan juga prins langsung mendekati dokter itu , mereka langsung menanyakan tentang Alena ....
* nyonya Alena saat ini sedang kritis , kami sudah berusaha semaksimal mungkin , tapi kami tidak tau kedepannya bagaimana dengan bayi yang di dalam kandungannya ....
jelas dokter membuat prins dan juga bi Inah merasa syok dan juga sangat khawatir ...
* apa anda adalah suami nya ibu Alena ? jika anda adalah suami nya , mari ikut saya kedalam ruangan saya , ada sesuatu yang ingin saya bicarakan ....
pinta dokter , namun prins langsung menjawab iya , dan mengikuti dokter tersebut ......
__________________________________________
* kenapa tiba tiba saja ayah jadi teringat Alena menantu kita , apakah terjadi sesuatu pada gadis itu Bu ,, ayah sama sekali tidak tenang ....
ucap Erwin ayah Arkan ....
marzela hanya diam membisu , sebenar nya wanita itu juga sangat cemas sedari tadi , ia terus memikirkan tentang Alena menantu malang nya itu , ....
* ayah tenang saja , Alena pasti baik baik di saja , Arkan pasti menjaga Alena dengan baik ...
sambung farqan anak angkat nya itu ....
__ADS_1
* tapi ayah benar benar khawatir sekali nak , sejak dari tadi perasaan ayah tidak tenang ....
* sudahlah ayah ,, ayah hanya butuh istirahat saja , bukankah ayah ingin segera sembuh ....
ucap farqan membujuk ayah nya lembut , kemudian Erwin pun menurut , Priya separuh baya itu pun merebahkan tubuhnya segera ...
sedari tadi marzela bingung pada hati nya , kenapa pikirannya sama dengan suami nya , ia juga sangat cemas saat ini , ia terus saja memikirkan keadaan Alena , ini tidak bisa di biarkan , marzela harus menyuruh orang suruhannya untuk mencari tau bagaimana keadaan Alena saat ini ,, batin marzela khawatir ....
* ibu ... aku ingin keluar sebentar , tolong jaga ayah sebentar ...
ucap farqan anak nya , marzela terkejut , kemudian dengan tergesa iya mengangguk kepalanya pelan ....
batin farqan tidak mengerti .....
_________________________________________
entah mengapa Arkan merasa tidak tenang ,
di satu sisi ia juga merasa menyesal dengan perbuatan nya , tapi di sisi lain ia juga senang , saat ini hati nya benar benar tidak karuan , ia terus di hantui oleh suara bayi di telingan nya , seakan akan itu adalah anak nya ....
* tidak .... tidak .... dia bukanlah anak ku ,, aku sama sekali tidak akan pernah menyesal , dia bukanlah anak ku .....
__ADS_1
ucap Arkan meremas kepala nya kasar ...
tapi di satu sisi ia terus berpikiran tentang perbuatannya itu , ia benar sangat frustasi saat ini .....
kemudian lisya pun menghampiri Arkan di sana ....
* ternyata rencana kita berhasil juga .., kau tau sayang , saat ini Alena sedang kritis di rumah sakit , aku menelfon bi Inah dan bi Inah memberitahuku tentang keadaan Alena dan bayi nya ,, seperti nya bayi alena akan segera lenyap , karna saat ini kandungan nya juga dalam keadaaan darurat ....
jelas lisya senang , saat mendengar itu Arkan sama sekali tidak merasa senang , bahkan ia terus memikirkan perbuatan keji nya itu ,,di sisi lain ia juga tidak tau dengan dirinya itu ,,
* aku sudah tidak Sabar lagi menyaksikan Alena kehilangan bayinya ,, setelah itu , pasti Alena akan segera pergi dari sini ....
ucap lisya manja ....
Arkan hanya diam saja dari tadi membuat lisya agak heran , kemudian lisya pun bertanya pada Priya itu ...
* kau kenapa sayang , bukannya senang , tapi malah melamun ....
tanya lisya singkat , Arkan pun tersadar ...
* aku tidak apa apa ,, aku terlalu banyak minum saja , bahkan terasa sangat pusing.....
__ADS_1