
* / * / * / * / * / * /
jam menunjukkan pukul 0 5 :00am natasya bangun ,dan langsung mandi dan mengambil air wudhu dan melaksanakan salat ,setelah itu natasya menuju dapur untuk membantu ibu nya memasak , setelah semua sudah siap Natasya siap -siap untuk berangkat kerja ,setelah dia siap dia mengajak adik nya menuju dapur untuk sarapan bersama begitu juga dengan ibunya. mereka sarapan dengan nikmat walau dengan sayur dan lauk seadanya.
* / * / * / * / * / * / * / * / * /
 sedangkan di kediaman Nugraha family mereka sedang sarapn tiba tiba mama Lily ,mama bra'yan memulai mengeluarkan suara ,dan memecah keheningan di meja makan
""bra'yan minggu depan kita kan mau ke Semarang dan mengadakan acara pernikahan kamu , jadi kamu nanti malam nginep di rumah ini lagi ya sayang biar kita bisa bicara lebih detail ,biar acara nya sempurna"" unjar mama Lily
"" tapi mah bra'yan cuma sayang ,cinta sama Nadia mah dan bra'iyan gak mau di jodohkan sama orang yang bra'yan gak cintai apa lagu gak kenal sama sekali ma ,,...."" tolak bra'yan
" bra'yan kamu harus nurut sama orang tua kamu yang menggunakan yang terbaik buat kamu.."sahut pak Nugraha dan bra'yan tidak menjawab hanya diam sambil melanjutkan makannya
"kalo Nadia itu perempuan baik baik pasti tidak akan nigalin kamu tanpa kabar dan alasan bra'yan..."" imbuh pak Nugraha dengan tegas
"pah papa itu gak tau tentang Nadia jadi papa gak boleh bicara seperti itu"jawab bra'iyan sambil menghabiskan makanannya.
karna memang belum bisa melupakan Nadia dan menghapus perasaannya ke Nadia karena Nadia wanita yang baik cantik dan Nadia adalah cinta pertama bra'iyan ,maka itu menjadi alsan bra'yan belum bisa melupakan Nadia walau sudah di tinggal Nadia 8bulan lamanya tanpa alasan sedikit pun.
__ADS_1
setelah menghabiskan makanannya bra'iyan langsung pergi meninggalkannya meja makan dan menuju mobil dan melajukan mobilnya ke kantor.
di dalam berjalan dada brayan serasa sesak mengenang Nadia sabil menahan air mata supaya tidak keluar sambil bergumam dalam hati.
"nad kenapa sih kamu ninggalin aku tanpa alasan ,apa salah aq coba kamu ninggalin aku tanpa alasan .....aq sayang sama kamu..... aq cinta sama kamu....apa kamu gak tau kalo kamu ninggalin aku kayak gini yiksa hati aku nad ....hati ku hancur kamu tinggalin ""
""kenapa harus datang kalo kamu harus pergi dengan cara seperti ini..""
"NA....DI....A,.............." teriak bra'iyan dalam mobil sekencang kencangnya sambil meneteskan air mata
*/ */ */ */ */ */
"mbak ini belanjaan saya ....mbak ... mbak" ujar pengunjung sambil melambai tangannya di depan wajah Natasya.
"eh iya.. iya... mbak.." jawab natasya karena terkejut
"Lo kenapa sih sya ,perasaan dari tadi Lo ngelamun terus,kenapa lho ada masalah , kalo ada masalah cerita jangan malah ngelamun dong ,kan jadi ganggu kerjaan kamu sya ...tu liat antrian panjang banget cerocos Maria sahabat Natasya, dan hanya di jawab dengan senyuman oleh natasya..
"eh.... eh....kerja pada yang benar dong ,ini malah pada ngerumpi "sahut Tania dari belakang pemilik mini market tersebut sambil tertawa kecil
__ADS_1
"nanti gue potong gaji lho berdua bulan depan kalo ,karna Lo gak bener kerja nya"" imbuh Tania
seketika mata Natasya dan Maria melotot menatap Tania bos sekaligus sahabat nya itu..
"biasa aja kali ,gue cuma bercanda mana mungkin sih gue potong gaji sahabat gue ,ya udah kita makan siang di cafe depan gue tunggu di depan ,,ini biar di lanjutin sama kariawan yang lain.""
"ayo sya ...Maria... cepetan gue dah laper nih ini udah jam 12:30.."teriak Tania dari depan
"iya .... sebentar " jawab Natasya dan Maria bersamaan..
Tania memang cuek tapi tidak dengan orang yang lebih tua dari nya dan orang orang terdekat nya
mereka duduk di bangku yang kosong dan memesan makanan favorit mereka yaitu bakso dan lemon tea.
mereka makan dengan lahap tapi tidak dengan Natasya , natasya masih suka bengong memikirkan perjodohan itu...
"lho kenapa sya dari tadi gue lihat lho gak seperti biasanya lho sering ngelamun gak jelas "kata Tania
" iya sya Lo kalo ada masalah cerita dong jangan di Pendem sediri" imbuh Maria dan Tania mengagukan kepala tanda setuju apa yang di katakan Maria.
__ADS_1