
pagi ini Alena bangun lebih awal , ia segera menyelesaikan tugasnya , ia tidak ingin Arkan membentaknya pagi pagi seperti ini , Alena tidak ingin itu terjadi , apa lagi Alena ingin mengambil hati Arkan pelan pelan agar ia di izinkan pergi kerumah sakit untuk memeriksa kandungannya ,
yah hari ini adalah hari cake aup ulang , ia tidak ingin terjadi sesuatu pada kandungannya itu , ia akan berusaha menjaganya , walaupun saat ini Alena benar benar tidak berdaya , Alena harus kuat demi anak nya....
Arkan menuruni anak tangga dengan gaya cool nya , Priya itu terlihat sangat tampan , tapi sayang sekali , Arkan benar benar Priya yg cuek dan juga arogant ,
Alena jadi bingung , bukannya hari ini Arkan ke kantor ? tapi kenapa pakaiannya masih pakaian rumah , apa Arkan cuty? batin Alena ,
saat ini Alena benar benar tidak tau harus seperti apa , ia tidak berani meminta izin pada Arkan untuk kerumah sakit , Alena terus memikirkan rencana apa yg harus di lakukannya....
* heh jalang !!! kenapa kau diam saja , cepat bersihkan lantai nya !!! apa kau ingin aku menghukum mu lagi ?
ucap Arkan berdiri di depan nya ,
Alena terkejut , dengan cepat alena mengepel lantai nya kembali .....
hari ini Arkan tidak ingin ke kantor , dan ia sudah memberikan tugas nya kepada sekretaris pribadi nya , ia ingin beristirahat di rumah untuk seharian penuh , apa lagi belakangan ini Arkan benar benar capek, mengurus perusahaan nya yg ada di mana mana ...membuat Arkan lupa untuk istirahat ....
__ADS_1
saat Alena terus mengepel isi rumahnya tiba tiba saja suara ketukan pintu terdengar di kedua telinga nya , begitu juga dengan Arkan , dengan cepat Arkan menyuruh Alena untuk segera membuka pintu rumahnya ...
Alena berdiam di sana membuat lisya marah besar , dari tadi lisya hanya berdiri disana Tampa menyuruhnya masuk ke dalam ...
* apa kau tidak menyuruhku masuk ?
apa aku perlu memanggil kekasih ku di dalam untuk membawa ku ke dalam ?
tegas lisya dengan sedutan mata mengancam , Alena dengan cepat menyuruh lisya masuk , ia tidak ingin jika Arkan memarahinya lagi hanya dengan hal kecil seperti ini ...
* ada apa ini ?
* sayang ... aku sangat merindukanmu ....
tapi gara gara wanita itu aku jadi kesal sekali hari ini ....
ucap lisya memonyongkan bibirnya kesal ..
__ADS_1
* kenapa ? apa yg dia perbuat pada dirimu ? ..
tanya Arkan pada lisya , sedangkan Alena sedari tadi hanya bisa menunduk , dengan hati tak tenang , ..
* dia tidak menyuruhku masuk sayang , dia membiarkan aku berdiri disana hampir satu jam , dan itu membuat kakiku agak pegal ....
ucap lisya , sebenarnya lisya berbohong , ia ingin sekali Alena di marahi oleh Arkan ,
* apa benar yang di katakan kekasihku ?
kau membiarkannya berdiri tanpa menyuruhnya masuk ? begitu !!!!
kau itu hanyalah pembantu di rumah ini , kau hanyalah jalang yg ingin meroroti harta ku , seharusnya kau sadar diri , kau ini bukan siapa siapa dirumah ku , kau tidak berhak memperlakukan kekasihku seperti itu kau paham!!!!!
bentak Arkan membuat Alena menunduk , air mata gadis itu ingin mengalir , namun dengan sesak ia menahannya dan tidak ingin memperlihatkan kesedihannya pada lelaki itu ...
* sekali lagi kau melakukan lisya ku seperti itu , kau lihat saja , kau akan lenyap di tangan ku .....
__ADS_1
ucap Arkan lagi .....
ðŸ˜ðŸ˜ðŸ˜ðŸ˜