
setelah bertemu dengan Zia Alena berpamitan kepada sahabat nya itu , Zia sudah menjanjikan kepada Alena , bahwa ia tidak akan menceritakannya kepada siapa pun , Zia hanya berpesan padanya , jika terjadi sesuatu kepada Alena , Alena harus mengatakannya pada Zia tidak perlu menutupi nya ,,, itu pesan Zia membuat Alena mengangguk pelan ....
Alena membuka pintu rumah mewah itu , hatinya sangat takut saat menyaksikan kemarahan Arkan nanti ,, Arkan hanya memberi waktunya satu jam ,, dan sekarang jam dinding sudah menunjukkan jam tiga sore ,, hati Alena merasa takut , Arkan akan menghukum nya kembali ...
benar saja , Priya singa itu sekarang ini sedang berdiri di depan nya , Alena terkesiap.
hatinya sangat takut saat melihat Arkan berdiri dengan wajah seram nya ...
wajah Alena menjadi pucat , bibir nya sedari tadi bergetir tidak berhenti , ia ingin sekali lari dari tatapan tajam itu , namun Alena bisa apa , ia hanyalah gadis lemah dan tidak bisa berbuat apa apa ...
Alena menunduk dengan belanjaan di tangannya itu ....
* darimana saja kau ?
tanya Arkan tegas ,, Alena masih menunduk dan tidak berani menjawab apa apa , ia sadar , saat ini iya salah , iya sudah membuat Arkan Priya singa itu menjadi kesal padanya karena sudah melalaikan waktunya , Alena masih menunduk ...
__ADS_1
Arkan mencengkeram dagu Alena kuat , dan ini sudah kebiasaan arkan menyiksa Alena dengan cara seperti ini ...
Alena merasa sakit di bagian rahang nyan ,, bahkan saat ini Arkan benar benar kuat sekali mencengkeram nya , membuat Alena merasa amat kesakitan ....
* kenapa ? apa kau kesakitan ?
tanya Arkan sambil meluapkan emosinya ....
Arkan terus menjerit rambut wanita itu , ia benar benar muak melihat wanita itu sudah berani melawan nya dan menyepelekan kata kata nya , Arkan sangat marah jika memberi waktu yg di tentukan nya tapi tidak di gunakan dengan baik , malah melewatinya dengan gampang , Arkan sangat marah , apa lagi kepada Alena perempuan yang sangat ia bencihi ...
ayo menangis lah !!!! bukankah senjata mu hanya dengan menangis ? ...
tawa Arkan terus menjerit rambut Alena kuat ..
* tuan ... aku minta maaf jika aku bersalah ...
__ADS_1
tapi tuan ... tolong lepaskan rambut ku ... ini benar benar sakit sekali ... hiks ... hiks .. hiks..
tangis Alena pecah ..Arkan semakin senang saat melihat wanita itu menangis , Arkan membawa Alena ke kamar mandi , disana Arkan menyiksa Alena sampai sampai Alena tidak bisa bernafas karena Arkan terus menyelamkan wajah Alena ke dalam bak mandi tersebut ....
* aku sangat membenci mu !!!... kenapa kau hadir di kehidupan ku !!!! kenapa kau menghancurkan semua mimpiku ...kau yg telah membuatku seperti ini .. aku sangat membencimu wanita jalang !!!!!!
teriak Arkan terus melakukan aksi nya ..
Alena terus menangis , ia tidak bisa melawan Priya itu , iya wanita yg lemah , ia tidak bisa menghentikan Arkan .. saat ini iya benar benar tidak kuat lagi ,, namun iya harus apa ,, ini semua sudah menjadi takdir di dalam kehidupan nya ...
* kau harus menerima semua perlakuan ku ini ,, aku sangat senang menyiksa mu ,, dengan itu kemarahan ku kepada mu akan berkurang sedikit , aku akan membuat mu menyesal dengan pernikahan ini , aku tidak akan membiarkan mu bahagia walaupun sedikit ,, kau harus membayar semua penderitaan ku ,, kau telah menghancurkan kebahagian ku !!!!!
teriak Arkan dan melepaskan tangannya dari rambut Alena ,,,
kemudian Priya itu pergi dari sana dan meninggalkan Alena dengan keadaan yg sangat memprihatinkan .....
__ADS_1