
mencari tau tentang rumah tangga Frans , dan informasi yg ia ketahui adalah bahwa Frans sama sekali tidak menerima kehadiran istri desa nya itu ,,,
namun yg membuat prins heran kenapa frans sebenci itu pada wanita itu , bahkan sampai sampai Arkan setiap hari menyiksa Alena dengan kejam ,,
mendengar itu, prins merasa kasihan terhadap wanita yg tidak bersalah itu , ia juga merasa bersalah , karna ini menyangkut dengan nya , semua ini rencana jahat prins ,,
saat ini prins benar benar frustasi , ia menjadi bimbang , ia memikirkan Alena umpan nya itu ..prins benar benar frustasi ....
* aku akan merencanakan sesuatu ...
batin prins mantap ...
_________________________________________
Arkan terus memeluk lisya erat , Priya itu bahkan menghabiskan waktunya dengan gadis yang paling di cintai nya itu , Arkan terus mencium bibir lisya , mengecupnya pertanda bahwa dia sangat mencintai wanita itu .....
* Arkan... kau terus saja menggangguku , aku sedang membaca majalah ini , hentikan dulu ciuman mu itu sayang ,,
rengek lisya manja , Arkan semakin suka saat mendengar suara kekasih nya itu , apa lagi suara itu terdengar lembut di kedua telinga nya ...
__ADS_1
* aku sangat merindukan mu ,, jika aku tidak menjemputmu ke rumah kah pasti tidak ingin ke ke rumah ku ...
ucap Arkan merasa kesal
* aku tidak suka ada gadis itu di rumah mu ,
setelah kejadian itu kaki ku merasa nyeri , dan sakitnya belum juga hilang sampai sekarang ..aku ingin kau mengusir gadis itu dari rumah mu sayang .. aku benar benar muak melihat nya , gara gara dia pernikahan kita jadi batal ..
jelas lisya lesu ,, mendengar itu membuat emosi Arkan kembali lagi dan membuat Arkan semakin membenci Alena ...
* aku juga sudah memikirkan itu sebelum kau mengatakannya ,, aku ingin sekali mengusirnya, tapi aku takut , ayah akan memarahiku saat tau aku mengusir nya ,, dan jika itu terjadi, aku benar benar tidak tau apa yang akan terjadi kepada ayah ku ...
jelas Arkan meyakinkan lisya ..
* kau harus berjanji padaku ...
rengek lisya manja ...
* yah ... aku berjanji sayang ...
__ADS_1
ucap Arkan dan mencium lisya di kening nya ....
_______________________________________
Alena mengistirahatkan tubuhnya sejenak .. saat ini pekerjaan nya sudah siap , ia benar benar lelah sekali , apa lagi harus membesihkan seisi rumah besar itu Tampa ada yg membantu...
Alena mengelus perut nya senang karena pekerjaaan nya sudah ia siapkan ....
* sayang ... apa kau juga istirahat di dalam ,, maafkan ibu nak ,, karna kegiatan ibu membuat mu menjadi lelah ....
ucap alena lembut dan masih mengelus perut nya ...
belakangan ini Alena benar benar lelah sekali , tubuhnya merasa lemah , .. Arkan sama sekali tidak membiarkan Alena untuk beristirahat , jika Arkan melihat Alena duduk sebentar pun membuat Arkan marah besar dan menyuruh Alena untuk segera kembali bekerja dan membereskan rumah ...
Arkan benar benar tidak mempunyai hati nurani , ia sampai hati menyuruh Alena bekerja sedangkan ia tau dan bisa melihat, jika saat itu Alena sedang lemah tak berdaya ...
* sayang ... terima kasih telah hadir di dalam hidup ibu .. ibu sangat menyayangimu , dengan kehadiranmu membuat ibu jadi semangat dan bisa menerima segala perbuatan ayah mu itu ,, maafkan ibu ,, ibu tidak bisa merawatmu seperti ibu hamil lain nya , ayah mu sama sekali tidak peduli dengan ibu .. maafkan ibu nak ...
bicara Alena terus mengelus perut nya ....
__ADS_1