Aku Hanya Ingin Di Cintai

Aku Hanya Ingin Di Cintai
episode 16


__ADS_3

Alena sudah selesai menyiapkan segelas teh untuk ibu mertua nya , kemudian Alena pun membawanya segera ke ruang tamu itu, tepat di depan sang nyonya duduk ..


* nyonya .. ini teh nya , silahkan di minum ...


ucap Alena lembut dan mencoba beranjak pergi dari sana ...


* kau ingin kemana lagi ?


tanya marzela ibu mertua nya , Alena berbalik dan melihat ke arah mertua nya kembali


* saya ingin ke dapur nyonya ...


ucap Alena hati hati ....


* aku ingin kau memijit kaki ku , aku terasa pegal sekali ...


ucap marzela dengan suara dermawan nya


* baik nyonya ,, tunggu sebentar , saya akan mengambil minyak nya dulu ....


selesai mengambil minyak pijit , Alena langsung menemui ibu mertua nya kembali .


kemudian , gadis itu dengan pelan pelan memijit kaki keriput itu milik mertua nya ...

__ADS_1


saat memijit kaki itu Alena jadi merindukan ibu nya , dulu disaat ibunya pulang dari pekerjaan iya selalu memijit kedua kaki ibunya , saat ini iya benar benar sangat merindukan sesosok penyemangat , yg menyanyinya dan juga bisa mendukung nya .


Alena menghapus air matanya pelan , iya tidak boleh cengeng , ibu nya pasti sedih saat melihat Alena lemah seperti ini ....


* kenapa ? kenapa kau jadi menangis ?


tanya marzela menatap ke arah nya ...


Alena dengan cepat menghapus air mata nya kembali , ia tidak boleh terlihat cengeng di depan mertua nya ....


* sa..saya hanya merindukan i..ibu saya nyonya ...


kata Alena gagap , marzela membuang nafasnya pelan ...


* dasar gadis cengeng ! jika kau merindukan ibumu kenapa kau tidak menemuinya ,, apa kau terlalu senang tinggal di rumah ini yg penuh dengan kemewahan hingga kau melupakan ibu mu ,, begitu ?? kau benar benar gadis yg tidak tau diri !


marzela terus saja berbicara sesuka hatinya , memang benar, marzela sangat tidak suka jika seorang anak tidak memperdulikan seorang ibu yg telah melahirkannya ,, membuat marzela terus melucuri kata2 yg sakit hati saat mendengarnya ...


* ibu dan juga ayah saya sudah lama meninggal nyonya.....


kata Alena menghapus air matanya pelan ,,


saat itu marzela terkejut mendengarnya , ia tidak tau jika gadis ini adalah seorang gadis yatim piatu , iya merasa bersalah setelah mengeluarkan kata kata seperti tadi , marzela menatap ke arah Alena penuh makna , dan dari situ marzela bisa menilai jika gadis ini benar benar terlihat sedih sekali ...

__ADS_1


* maafkan aku .....


ucap marzela melihat ke arah Alena ...


Alena menatap ke arah marzela ibu mertuanya itu , Alena terkejut, sejak kapan marzela seperti ini , bukankan marzela sangat angkuh menurut Alena ,, dan saat ini marzela meminta maaf kepadanya , benar benar lucu sekali bukan ? ...


* aku tidak tau jika kau seorang gadis yatim piatu , ....


kata marzela lagi ....


* tidak perlu meminta maaf nyonya , itu semua memang benar , bukankah nyonya tadi telah mengajari saya untuk berbakti kepada orang tua ? seharusnya saya lah yg berterima kasih kepada nyonya ...


ucap Alena dan terus memijit kaki marzela lembut .


saat mendengarkan itu membuat marzela takjub , marzela bisa menilai, jika gadis ini adalah gadis yg baik ...


* apa kau anak satu satu nya ?


tanya marzela ingin tau , Alena mengangguk


dan mengiyakan pertanyan itu ...


marzela terus saja bertanya tentang keluarga gadis itu, termasuk dengan asal usul nya ,

__ADS_1


Alena dengan senang hati menceritakannya ,,


apa lagi dengan menceritakan itu membuat Alena mengigat masa masa bersama ibu nya dulu ...


__ADS_2