
Arkan pun mempercayai lisya , namun hatinya terus saja penasaran , ia benar benar bingung dengan yang di katakan prins barusan , dan itu pun membuat Arkan tidak bisa berkata apa apa ...
Alena terus merapikan rumah itu , padahal ia baru saja keluar dari rumah sakit , seharus nya Alena saat ini bisa beristirahat seperti ibu hamil lain nya , tapi itu tidak mungkin , Arkan sangat membencinya , Arkan sama sekali tidak menginginkannya , jadi untuk apa ia peduli padanya , batin Alena ,
sebenarnya Alena sangat ingin di perhatikan oleh suami nya Arkan , Alena ingin di sayangi , di manja , dan juga melindunginya dan juga bayi nya , namun itu tidak mungkin , itu hanyalah hayalan Alena saja , membuat Alena tersenyum getir di dalam hatinya ....
* aku hanyalah wanita yang sama sekali tidak di inginkan oleh suamiku , dia sangat membenciku , memalukan sekali jika aku harus mengatakan aku mencintainya , itu sama sekali tidak mungkin .....
ucap Alena terus membersihkan kamar mandi tersebut ....
* saat ini aku hanya perlu memendamkan nya saja , aku tidak mungkin mengatakan itu , jika dia tau kalau aku mencintainya pasti dia akan menertawakan ku , aku sangat tidak berhak untuknya , sama sekali tidak berhak ..
aku hanyalah gadis kampung , fisik pun aku kalah dengan kekasihnya saat ini , aku benar benar sadar akan hal itu ,,, tapi setidaknya aku tetap berjuang , meskipun suamiku tidak menyukaiku , setidaknya dia merasa nyaman saja dengan ku , itu akan lebih baik ,aku akan berusaha membuat suami ku jatuh cinta pada ku ....
batin Alena dalam ....
tiba tiba Arkan memanggil nya , Alena sedikit terkejut , ia juga takut , namun alena pun menepis ketakutannya , dan lansung menemui Arkan suami nya ....
__ADS_1
* kenapa kau lambat sekali ??!!!
dasar gadis menyusahkan !!!!
bentak Arkan membuat Alena menunduk ....
* kenapa kau masih berdiri saja , cepat kesini !!
kau tau ,, kau itu benar benar gadis pembawa sial , aku sangat membenci mu ...
ucap Arkan bertubi tubi ....
Alena hanya bisa meminta maaf , walaupun ia sendiri tidak tau di mana letak kesalahannya ....
* maaf , maaf , kau selalu saja meminta maaf , aku sangat muak melihat wajah sialan mu itu , aku ingin sekali kau pergi jauh dari kehidupanku , dasar gadis menjijikkan , ....
ketus Arkan kesal , saat ini Alena hanya menunduk , ia tidak bisa berkata apa apa , ia tidak punya kuatan untuk membantah nya , saat ini Alena hanya butuh kesabaran saja , ia tidak boleh lemah di depan suami jahat nya itu ....
__ADS_1
* cepat ,,, masak kan sesuatu untuk ku ,, aku tidak butuh waktu lama , cepat !!!
ucap Arkan tiba tiba , Alena sangat terkejut , sejak kapan Arkan seperti itu , bukankah Arkan sama sekali tidak ingin memakan masakan Alena , tapi , apa Arkan hilaf dengan kata2 nya ....
* kenapa kau diam saja , ayo , aku menyuruh mu untuk memasak di dapur , apa kau ingin melihatku terus kelaparan begitu!!!!!
teriak Arkan membuat Alena terkejut ....
* tuan ..... bukankah kau tidak ingin memakan masakan saya .... saya hanya ingin memastikan , jika tuan benar benar ingin memakan masakan saya , saya dengan senang hati membuat nya untuk tuan , tapi ....
* tapi apa lagi!!!? .... kau disini hanyalah sebagai pelayan , dan apa yang aku katakan kau harus mematuhinya , cepat !!! buatkan aku sarapan ....
suruh Arkan lagi ....
* baiklah tuan , saya akan membuatnya segera ...
kemudian Alena pun melangkah kaki nya kedapur , hati nya sangat senang , ternyata suami nya ingin mencoba masakan buatan nya ....
__ADS_1
* tunggu dulu ... jika kau menaruh racun di dalam makanan ku , kau lihat saja apa yang akan aku lakukan terhadap mu dan juga bayimu itu .....
ucap Arkan terakhir , Alena tiba tiba merasa sedih , sampai hati suaminya mengatakan hal yang buruk itu pada diri nya , namun iya mencoba tegar , dan langsung pergi dari sana ....