
Alena terus memakan makanan yang ada di depannya , ia benar benar kelaparan , sudah sangat lama ia tidak memakan banyak seperti ini , selama ini ia hanya memakan nasi dengan seporsi satu hari , dan saat ini Alena benar benar bahagia , prins mentraktirnya makan di tempat lestoran orang kaya ....
Alena terus melahap makanannya Tampa memperdulikan prins di depannya ....
* Alena ... makannya pelan pelan saja , aku tidak akan mengambil makanan mu ....
ucap prins sedikit bercanda , prins merasa senang , Alena memakan makanan pesanan nya dan juga ia merasa kasihan , saat melihat Alena melahap makanannya seperti orang yang benar benar kelaparan .....
* teruskan saja makannya ,, aku akan menunggu mu ....
ucap prins sambil tersenyum ke arah nya ...
saat ini Alena benar benar malu sekali , namun ia tidak memikirkan itu , bukankah prins yang telah mentraktirkannya..
* aku sudah kenyang tuan , makanan disini sangat enak , aku menyukainya ....
ucap Alena tersenyum ke arah prins .....
* jangan panggil aku tuan , panggil saja aku prins ....
pinta prins melihat ke arah Alena
__ADS_1
* tapi itu tidak mungkin tuan ... kau lebih tua daripada ku , dan aku harus memanggilmu tuan ....
jelas Alena membuat prins tersenyum ...
* apa aku terlihat terlalu tua ? apa wajahku seperti kakek kakek ?
tanya prins lagi dan memegang wajahnya pelan , membuat Alena tertawa keras ,
prins melihat tawa Alena , baru pertama kali ini prins melihat Alena tertawa , dan itu semakin terlihat cantik saat Alena tertawa seperti ini ....
prins terus menyaksikan tawa Alena , saat ini hati prins benar benar terpesona dengan wanita itu , membuat prins terus memandang Alena .....
* panggil aku dengan sebutan kakak saja ...
* kak prins ? ....begitu ...
tanya Alena meyakinkan , prins mengangguk kecil kemudian Priya itu tersenyum manis ....
* baiklah ,, aku akan memanggilmu dengan sebutan itu ....
ucap Alena tersenyum manis ......
__ADS_1
____________________________________________
Arkan terus memikirkan kejadian malam itu , ia tidak habis pikir , kenapa Alena rela melakukan itu demi uang , saat ini Arkan benar benar stres , hatinya berkata jika Alena bukan wanita jalang yg seperti ia pikirkan , namun di segi lain Arkan juga tidak mempercayai itu , bagi Arkan , Alena tetaplah jalang di mata nya , karna gara gara kehadiran nya , hidup Arkan semakin kacau, ia menghancurkan keinginannya untuk bahagia bersama lisya ...
* aku tidak akan membiarkan wanita sialan itu mengambil tempat lisya , aku akan menyiksanya , aku akan membuat hidup wanita itu hancur , aku tidak akan membiarkan dia bahagia .....
ucap Arkan dalam hati nya ....
* sayang ... kenapa kau melamun ? apa kau sedang berfikiran dengan pekerjaan mu ?
tanya lisya dan langsung duduk di pangkuan Arkan , Arkan membalas memeluk wanita itu , Priya tersebut mengecup bibir lisya sekejap ....
* aku sedang tidak memikirkan pekerjaan ku , bahkan perkejaan ku sama sekali tidak bermasalah , aku hanya saja memikirkan tentang Alena .....
jelas Arkan menatap lekad lisya ....
* apa sekarang kau sudah kasihan padanya , jangan katakan jika kau memikirkannya saat ini , dan itu pertanda kau mulai ada rasa padanya , apa kau mencintainya , apa kau sudah jatuh cinta padanya , kau jatuh cinta padanya kan ? ....
tanya lisya dengan wajah sedihnya , kemudian Arkan tertawa , ia mampu membuat lisya sedih , membuat Arkan sangat menyesal seperti ini , Arkan pun memeluk lisya erat .....
* aku sama sekali tidak akan jatuh cinta padanya , aku memikirkannya hanya ingin membuat rencana baru untuk menghancurkan kehidupan wanita itu , dia telah membuat hubungan kita serumit ini ,
__ADS_1
aku sama sekali tidak membiarkan wanita siala itu bahagia di atas penderitaan kita ...
ucap Arkan dan terus memeluk lisya erat ....