
dua hari kemudian ...
Alena berbelanja di pasar sebagai kebutuhan nya , dan syukurnya ia masih mempunyai uang simpanannya , Arkan sama sekali tidak memberika uang kepada Alena , membuat Alena sangat memprihatinkan ..
Arkan bukan saja menyiksanya , Priya itu malah tidak memperdulikan Alena sama sekali dan lebih mementingkan kekasih nya lisya di bandingkan dirinya yang sedang mengandung anak nya itu ,,
mengingatnya membuat Alena tersenyum kecut , sejak kapan Arkan menganggap anak itu , batin nya sedikit merasa sedih ...
Alena terus memilih sayuran sayuran segar itu, dan sesekali menanyakan harga nya kepada sang pemilik ....
tiba tiba seorang wanita mendekati nya dan langsung memangil namanya
* Alena !? ...kau ...kau kenapa ada disini ?
tanya perempuan itu tak lain adalah Zia sahabat nya ,, Zia memeluk Alena erat ..
* kemana saja kau ,, kenapa tidak bekerja lagi di perusahaan itu ,, apa kau tidak merindukan ku ,, kau tau , aku sangat merindukan mu Alena , aku sempat ke kontrakan mu, tapi kontrakan mu terkunci , apa kau tidak tinggal lagi disana ?
tanya Zia bertubi tubi , Alena Hanya tersenyum saat melihat temannya itu , bukan Zia saja yg merindukannya, Alena juga sangat merindukannya ...
* aku tidak bekerja lagi di sana zi ... ayo kita cari tempat untuk duduk dulu ,, aku juga ingin berbincang dengan mu , dan juga sangat merindukan mu ...
ucap Alena lembut dan tersenyum ...
saat ini Alena dan juga Zia sedang duduk di taman dan sedang berbincang bincang panjang lebar ...
__ADS_1
* ngomong ngomong kenapa kau berhenti kerja dan juga pindah rumah ?
tanya Zia heran ...
Alena tersenyum ke arah nya dan sangat terlihat jika saat ini kelopak mata wanita itu berkaca kaca ....
* Alena ... kenapa kau menangis ?
tanya Zia kembali
Alena langsung menghapus air matanya pelan , ia tidak boleh lemah di depan Zia sahabat nya , pikir Alena mantap
* sebenarnya apa yg terjadi , katakan padaku , aku akan menhajar orang itu yg telah melukai hatimu ...
tegas Zia merasa kesal ..
* sebenarnya aku sudah menikah zi .....
kata Alena menatap Zia lembut ..
Zia menutup mulutnya terkejut , iya benar benar tidak menyangka bisa mendengarkan itu dari Alena ...
* aku menikah dengan tuan Arkan , bos di kantor kita ....
beritahu Alena lagi , Zia semakin terkejut , ia benar benar tidak percaya ...
__ADS_1
Alena terus menceritakan kejadian pertama di pesta kemarin dan juga terus menceritakan perbuatan Arkan kepadanya yg sama sekali tidak menerima kehadiran nya itu ..
Zia turut bersedih , ia juga merasa bersalah saat kejadian di pesta itu , tapi ia tidak mengerti , saat itu Zia juga di culik dan di lepaskan di pagi hari ,, ini benar benar kejadian aneh , batin nya ...
* maafkan aku Alena ... saat itu aku juga sekarat , ada seseorang yg menculik ku ...
jelas Zia menunduk ...
* Zia.. kau diculik saat itu ?
tanya Alena terkejut ,, Zia mengangguk kecil dan menceritakan juga kejadian itu pada Alena ....
* sepertinya ada yg menjebak kita Alena ?
aku yakin sekali itu ...
ucap Zia heran ...
Alena hanya bisa menatap Zia iya tidak bisa berkata apa apa2
* tapi aku benar benar tidak percaya dengan tuan Arkan , ia benar benar lelaki yg tidak mempunyai hati , aku sama sekali tidak percaya di balik sikap dermawan nya itu dan menyimpan kekejaman yg begitu tega...
ucap Zia sedikit kecewa dengan bos nya itu ...
* Alena ... apa kandungan mu sehat ?
__ADS_1
tanya Zia ingin tau ...
Alena hanya mengangguk dan mengelua perut nya lembut ....