
tiba di rumah , Arkan dan juga Alena langsung turun dari mobil , Alena mencoba membawa barang ke dalam rumah , namun tiba tiba saja , Arkan mengambil barang di tangan Alena begitu saja , iya tidak ingin Alena membawa barang sebanyak itu , apalagi dengan perut buncit yang semakin hari semakin membesar ....
* aku yang akan membawa nya ke dalam , kau pertimbangkan saja jalan mu dengan baik , jangan sampai jatuh , dan itu akan melukai bayi yang ada di dalam kandungan mu ....
ucap Arkan dalam diam , namun Alena bisa mendengar nya , hari ini Alena tiba tiba berbunga bunga , saat mendengar ucapan itu dari Arkan , ya , walaupun kata2 Priya itu agak cuek , namun itu membuat Alena senang.....
* bi.... bi Inah .....
panggil Arkan sedikit membesarkan suaranya ..
bi Inah pun segera muncul , dan mendekati Arkan dan juga Alena ...
* iya tuan , ada yg bisa saya bantu ....
tanya bi Inah sedikit menunduk ....
* tolong bawa barang ini ke dapur bii , dan perlekapan susu , tolong bibi masukan dalam kulkas , dan juga , mulai hari ini bibi saya tugaskan untuk memulai masak setiap hari, Karna mulai hari ini saya akan makan dirumah .
__ADS_1
saya tekankan jangan terlambat menyajikannya...
* baik tuan , bibi akan melakukannya ....
ucap bi Inah lembut , kemudian langsung membawa barang belanja nya ke dapur ...
setelah itu , Alena langsung pergi dari sana , ia merasa sangat penat , ia ingin sekali membersihkan tubuhnya dari keringat , dan Alena pun langsung naik tangga menuju kamar Arkan untuk mandi .....
Alena menaiki anak tangga satu persatu , Arkan bisa melihat , jika Alena sangat kesusahan menaiki anak tangga , bahkan Arkan sedikit takut dan perhatian dengan kandungan Alena yg semakin membesar malah menaiki tangga seperti itu ....
_______________________________________________
* aku harus menemui Alena segera , aku ingin melihat nya , apa dia baik baik saja , atau bagaimana , aku benar benar sangat merindukannya ....
ucap prins terus memijit kepala nya frustasi ....
______________________________________________
__ADS_1
di kamar , Arkan menerima telepon dari marzela mama nya , dan kata marzela , mereka disuruh kerumah utama , disana Marvin ayah nya ingin makan malam bersama Alena dan juga dirinya ...
yah , Arkan juga tau , jika Marvin merindukan Alena , menantu kesayangan nya .....
Alena keluar dari kamar mandi dengan pakaian yg sudah rapi di badan nya , pas Alena keluar , mata Arkan langsung tertuju padanya , arka terhipnotis , ternyata Alena sangat cantik , manis dan juga sangat natural , Arkan bahkan baru menyadari nya , bahwa Alena sangat enak di pandang , Arkan baru menyadarinya .......
Arkan jadi salah tingkah saat Alena menatap heran kepada nya , Arkan di buat serba salah , entah mengapa , Arkan merasa malu sekali , saat terciduk seperti ini , ....
saat Alena melihat Arkan seperti itu , Alena lansung menunduk , ia tidak mengerti , apa yg terjadi pada Arkan sebenar nya , Alena benar benar heran .....
namun Alena tidak berpikir lebih , Alena pun membuang penasaran nya itu , lalu Alena ingin beranjak dari sana ......
saat kaki Alena melangkah , tiba tiba saja Arkan meraih tangan Alena , Alena menatap ke arah Arkan , begitu juga dengan Arkan ...
* papa dan juga mama ingin kita ke rumah utama nanti malam , di sana ada jamuan makan malam ....
ucap Arkan sambil memandang Alena lekad dan penuh pengharapan ........
__ADS_1
selamat membaca ya🤗