Aku Mencintai Kakakku

Aku Mencintai Kakakku
Episode 11


__ADS_3

1 Tahun Lalu


SMA True Love, Gudang Olahraga


Airi tengah membersihkan dan merapikan Gudang Olahraga yang terbengkalai setelah pulang sekolah


Gudang itu penuh dengan berbagai macam Alat olahraga, Mulai dari Bola besar hingga bola kecil, Matras, Raket Tenis, Raket Bulutangkis, Tongkat Baseball, Tongkat Kasti, Dan berbagai alat alat olahraga lainnya


Gudang itu telah lama terbengkalai, Dan Airi berniat untuk melakukan sedikit pembersihan pada Gudang tersebut karena dirinya adalah Ketua Klub olahraga yang baru


Meskipun Airi adalah Ketua Klub Olahraga yang baru, Dirinya masih mendapatkan Rasa tidak suka dari beberapa anggota Klub Olahraga


Maka dari itulah, Airi membersihkan Gudang Olahraga sendirian dan tanpa bantuan siapapun untuk bisa mendapatkan sedikit apresiasi dari para Anggota Klub Olahraga


Airi memindahkan satu per satu alat olahraga yang ada di sana, Membersihkan debu dan membuang barang barang yang sudah tidak di pakai


Airi mengambil sebuah sapu untuk segera mulai menyapu lantai Gudang, "Baiklah, Dari mana aku akan memulainya?" Ucap Airi


Kemudian Airi mulai menyapu lantai Gudang yang kotor dengan sapu yang ada di tangannya, butuh waktu yang cukup lama bagi Airi untuk menyapu keseluruhan lantai Gudang agar terlihat bersih


30 Menit kemudian


Airi menyeka keringat yang ada di wajahnya lalu menyandarkan sapunya di tembok Gudang dan melihat ke sekeliling, Terlihat lantai Gudang yang sebelumnya kotor kini telah bersih walaupun masih ada beberapa bagian yang kotor


Airi menghela nafasnya, "Ternyata ini lebih melelahkan daripada yang aku kira, Tapi ini adalah tugas untuk seorang Ketua Klub Olahraga, Aku tidak bisa menyerah terlalu cepat" Ucap Airi


Kemudian Airi menghampiri sebuah lemari Besi besar yang ada di dekat pojok Gudang


Lemari itu terlihat sangat berat, walaupun isi di dalamnya kosong, tak mungkin bagi Airi untuk memindahkannya seorang diri, Setidaknya itu memerlukan 2-4 orang dewasa untuk memindahkannya


Airi mencoba mendorong Lemari itu ke belakang, alhasil lemari itu bergoyang cukup kuat karena bagian fondasi bawahnya yang sudah tidak rata dan hal itu membuat Airi terkejut karena Lemari itu bergoyang goyang ke arahnya


Untungnya lemari itu tidak terjatuh akibat goyangan sebelumnya dan berhenti ke posisi semula, Airi menghela nafas lega, "Ini membuatku takut, aku kira lemari ini akan jatuh menimpaku" Ucap Airi


Kemudian Airi melihat ke sekeliling Gudang olahraga dan tampaknya hanya ada 1 lemari besi yang ada di sana


Karena penasaran, Airi mencoba membuka lemari besi itu, lalu saat Airi mencoba membuka lemari besi itu, pintu lemari besi itu terkunci rapat dan tidak dapat di buka


Airi menghela nafasnya, "Apa yang membuat lemari ini terlihat sangat berat" Ucap Airi


Airi kembali menghela nafasnya, Kemudian saat Airi melihat ke arah Pintu Gudang, Airi baru menyadari bahwa Pintu Gudang tertutup dengan sendirinya


"Kenapa pintunya bisa tertutup? Apakah karena angin?" Ucap Airi


Airi mengira bahwa anginlah yang menutup Pintu Gudang, karena tidak mungkin ada siswa lain yang berada di gudang terbengkalai selain dirinya apalagi sesudah pulang sekolah


Gudang Olahraga itu berada di belakang sekolah yang mana tempat itu jarang di kunjungi oleh siapapun


Kemudian Airi berjalan menghampiri Pintu Gudang, Setelah itu, Airi mencoba membuka Pintunya, Namun, Setelah beberapa kali Airi mencoba membuka Pintunya, Pintu itu tak bisa di buka sama sekali


Airi mulai merasa sedikit cemas akan hal itu, Kemudian Airi mencoba menggedor gedor Pintu itu, "Halo? Apa ada orang di luar sana?" Ucap Airi


"Kumohon, Seseorang, Tolong bukakan Pintunya" Ucap Airi


Namun tak ada satupun jawaban yang terdengar dari luar Gudang


Airi baru menyadari bahwa Kunci Pintu Gudang berada di bagian luar dan itu bisa saja menjadi masalah utama yang mana seseorang bisa saja mengunci nya dari luar


Tak lama setelahnya, Terdengar suara tertawa dari beberapa orang yang ada di luar Gudang


Mendengar hal itu, Airi kembali mencoba untuk menggedor gedor pintunya, "Halo? Apa Ada orang di sana? Seseorang, Tolong bukakan Pintu Gudang Olahraga" Ucap Airi meminta pertolongan


Sesaat setelahnya, Terdengar suara seorang gadis yang tertawa di luar Gudang, "Ketua Klub, Bagaimana rasanya terjebak di dalam Gudang?" Ucap Gadis itu


Airi terkejut saat mendengar ucapan Gadis itu, "Apa maksudmu? Siapa kamu? Apa kamu adalah Anggota Klub Olahraga?" Ucap Airi

__ADS_1


Gadis itu kembali tertawa, "Kau tidak perlu tau tentang hal itu, yang pasti, kau akan terkurung di dalam sana dalam waktu yang sangat lama" Ucap Gadis itu


Airi semakin terkejut setelah mendengar ucapan Gadis itu, "Apa? Apa maksudmu? Apa kamu yang mengunci pintunya?" Ucap Airi


"Benar, akulah yang mengunci pintunya" Ucap Gadis itu


Airi kembali terkejut saat mendengar ucapan Gadis itu, "Kenapa? Kenapa kamu melakukan itu? Apa salahku hingga membuatmu melakukan ini?" Ucap Airi yang matanya mulai berkaca kaca


"KESALAHAN MU KARENA DIRMU MASUK DAN MENJADI KETUA KLUB OLAHRAGA" Ucap Gadis itu dengan nada yang penuh amarah


"Ehh...?" Airi Terkejut


"JIKA BUKAN KARENA DIRIMU, MAKA AKULAH YANG AKAN MENJADI KETUA KLUB OLAHRAGA, APA KAU TAU SEBANYAK APA PERJUANGANKU UNTUK SAMPAI DI TITIK INI? SEMUA KERJA KERASKU, DI HANCURKAN OLEHMU, KAU ITU HANYALAH L*CUR YANG MENGANDALKAN KECANTIKAN YANG KAU MILIKI, KARENA DIRIMU, IMPIANKU UNTUK MENJADI KETUA KLUB OLAHRAGA HANCUR BERKEPING KEPING, DAN ITU SEMUA ADALAH SALAHMU" Ucap Gadis itu dengan penuh amarah


Airi mulai menitihkan air mata, sesaat setelahnya, Airi kehilangan keseimbangan kakinya dan terjatuh ke lantai Gudang


"M-maaf... Maafkan aku... aku benar benar minta maaf..." Ucap Airi dengan air matanya yang mulai berjatuhan


Airi tidak menyangka bahwa perlakuan buruk dan kesulitan yang dia alami ketika menjadi Ketua Klub Olahraga masih belum membuat mereka yang membully nya terus melanjutkan aksinya dan bahkan mereka sampai melakukan hal yang lebih buruk lagi


Airi menangis di dalam gudang sementara semua orang yang ada di luar Gudang tengah tertawa lepas setelah mendengar tangisan Airi


"Hey L*cur..."


Tiba tiba terdengar suara seorang laki laki dari luar Gudang


"Kau akan menerima akibatnya karena kau telah berani menolak cinta yang ku berikan kepadamu, L*cur sepertimu benar benar membuatku muak" Ucap Laki Laki itu


Dalam diri Airi mulai di banjiri oleh kesedihan dan rasa bersalah yang membuat Airi semakin menyalahkan dirinya sendiri


"A-aku minta maaf... aku... aku benar benar minta maaf..." Ucap Airi dalam tangisannya


"PERMINTAAN MAAFMU TIDAK AKAN MENGUBAH APAPUN DASAR KAU L*CUR RENDAHAN..." Ucap Laki Laki itu dengan penuh amarah


Tangisan Airi tak kunjung berhenti karena Hinaan yang di terimanya sangat melukai hatinya


Semua perlakuan Buruk yang mereka lakukan selalu di terima oleh Airi, Semua Keburukan itu selalu di tahan oleh Airi, Dalam Kesedihan, Airi menahan Rasa Sakit yang mendalam, Rasa Sakit yang mungkin tidak akan bisa di sembuhkan terus menerus di tahan oleh Airi seorang diri, tanpa adanya seorang Teman ataupun sahabat di sisinya


"Seperti nya L*cur itu sudah sadar akan tempatnya, Sebaiknya kita pergi meninggalkannya sebelum kita mendapatkan masalah" Ucap Gadis itu


"Itu benar, HEY TEMAN TEMAN, HARI INI AKU AKAN MENTRAKTIR KALIAN, AYO KITA PERGI KE KARAOKE" Teriak Laki Laki itu


Suara sorakan penuh kegembiraan terdengar dari teman teman Laki Laki itu


Dan sesaat setelahnya, Mereka semua meninggalkan tempat tersebut dan tetap membiarkan Airi terkurung di dalam gudang


...----------------...


Waktu Berlalu dan Malam Hari telah tiba


Airi masih terkurung di dalam Gudang Olahraga


Airi duduk bersandar di Pintu Gudang, dengan tatapannya yang kosong dan perasaannya yang di penuhi oleh kesedihan


Tempat itu menjadi gelap ketika Malam tiba, Tanpa adanya lampu penerang sama sekali, Hanya ada cahaya bulan yang masuk dari sebuah atap Kaca yang ada di langit langit Gudang


Airi meringkuk kedinginan, Dan Airi hanya bisa berharap bahwa akan ada seseorang yang menolongnya


Namun harapan pun tak akan bekerja pada situasi tersebut, tidak ada seorangpun yang datang ke sekolah saat malam hari


Dalam kedinginan yang melanda, Airi merasa bahwa matanya sudah sangat berat untuk tetap terbuka


Kemudian Airi berbaring di lantai gudang yang dingin, Airi kembali meringkuk kedinginan dan mencoba untuk menghangatkan dirinya


Airi mulai menutup matanya, nafasnya terengah engah dan sekujur tubuhnya menggigil kedinginan

__ADS_1


Tepat sebelum Airi kehilangan kesadarannya, Airi mendengar sebuah suara


Suara itu berasal dari Gagang Pintu


Kemudian Airi membuka matanya dan melihat ke arah Gagang Pintu yang bergerak gerak selayaknya ada orang yang hendak membuka pintu


"Hmm? Di Kunci?"


Terdengar Suara seorang Laki Laki dari luar Gudang


Airi terkejut dengan hal itu karena Airi tidak mengira bahwa akan ada orang yang datang ke Gudang olahraga saat Malam Hari


Tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan itu, Airi mencoba membuka mulutnya dan meminta pertolongan


"T-tolong...." Ucap Airi dengan nada yang lemah


"Apa itu? Kurasa aku mendengar sesuatu" Ucap Laki Laki yang ada di Luar Gudang


Airi mencoba untuk mengeraskan suaranya namun sekujur tubuhnya terasa sangat lemah, bahkan Airi hampir tidak mampu untuk Bergerak


"Tolong... Aku..." Ucap Airi dengan nada yang lemah


Lantas Laki Laki yang ada di luar Gudang itupun mengetuk ngetuk Pintu Gudang


"Apa ada seseorang di dalam?" Ucap Laki Laki itu


Airi mencoba bangkit dari lantai Gudang dengan segenap tenaga yang dia miliki, "T-tolong... Kumohon... Tolong aku..." Ucap Airi dengan nada yang lemah


Sesaat kemudian, Terdengar suara seperti ada sesuatu yang mencoba mengotak Atik lubang Kunci Pintu Gudang


Tak sampai 1 Menit, Pintu Gudang terbuka lebar


Sesaat setelah Pintu Gudang terbuka, Airi melihat sesosok Laki Laki yang tengah berada di depan Pintu Gudang


Kemudian Laki Laki itu segera menghampiri Airi


"Astaga Nona... Apa yang terjadi denganmu?" Ucap Laki Laki itu


Airi mencoba untuk bangkit, "Aku... Di Kunci... Di sini... Oleh seseorang..." Ucap Airi


Laki Laki itu menahan Tubuh Airi dengan lembut dan mencoba menggendong Airi, "Kamu harus berhenti bergerak, Aku akan membawamu keluar dari sini" Ucap Laki Laki itu


Kemudian Laki Laki itu menggendong Airi pergi dari tempat tersebut


Di saat saat sebelum Airi kehilangan kesadarannya, Airi melihat sebuah Name Tag kecil yang ada di Saku Laki Laki itu dan melihat wajah dari Laki Laki itu yang tampak tidak asing di matanya


Dan sesaat setelahnya, Airi kehilangan kesadarannya


...----------------...


Keesokan Harinya


Rumah Sakit


Airi membuka matanya


Kemudian Airi mencoba bangkit dari tempat tidur dan melihat ke sekelilingnya


"Tanaka...?" Ucap Airi


Sesaat kemudian, Airi menemukan selembar kertas yang di lipat di sampingnya


Kemudian Airi mengambil kertas tersebut dan membuka lipatan kertas tersebut


(Sekarang Tidak Akan Ada Lagi Yang Akan Mengganggumu)

__ADS_1


Airi tersenyum, Di sertai dengan mengalirnya Air Mata Airi di kedua belah pipinya


"Terima Kasih..."


__ADS_2