Aku Mencintai Kakakku

Aku Mencintai Kakakku
Episode 23


__ADS_3

Rumah Tanaka


Secepat Kilat Reina berlari ke arah pintu depan dan langsung membuka nya lalu masuk ke dalam Rumah


"KAKAK... AKU PULANG" Teriak Reina


Dari arah dapur, Tanaka muncul dan melihat ke arah pintu depan


"Ohh Reina" Ucap Tanaka


Kemudian Reina langsung menerjang ke arah Tanaka lalu memeluknya dengan erat


"Aku sangat merindukanmu" Ucap Reina


Tanaka tersenyum, Kemudian Tanaka membalas pelukan Reina, "Bagaimana diskusi nya?" Ucap Tanaka bertanya kepada Reina


"Semuanya berjalan dengan baik dan kami juga menyelesaikan beberapa permasalahan yang mungkin akan jadi kendala bagi semuanya" Ucap Reina


"Syukurlah kalau begitu" Ucap Tanaka


Kemudian Reina melepaskan pelukannya lalu melihat ke sekeliling


"Kakak, apa gadis itu sudah pergi?" Ucap Reina bertanya kepada Tanaka


Tanaka mengangguk, "Ya, dia sudah pergi" Ucap Tanaka


Reina kembali melihat ke sekelilingnya lalu menatap kembali ke arah Tanaka


"Jadi, apakah dia memperkenalkan dirinya juga?" Ucap Reina bertanya kepada Tanaka


"Namanya Elise, Dia bilang bahwa dia adalah seorang Maid Pribadi dari seseorang" Ucap Tanaka


"Ternyata begitu, apakah dia benar benar sudah pulih? dia terlihat sangat pucat saat kakak membawanya ke rumah" Ucap Reina


Kemudian Tanaka membelai pipi Reina dengan lembut, "Dia sudah baik baik saja, namun dia belum pulih sepenuhnya, tapi itu tidak menjadi masalah jika dia tidak memaksakan dirinya" Ucap Tanaka


Reina mengangguk, Kemudian Reina kembali memeluk Tanaka dengan Erat


Selang sesaat setelahnya, Tanaka mengangkat lalu menggendong Reina, Kemudian Tanaka membawa Reina ke lantai atas


Kamar Tanaka


Tanaka berjalan masuk ke dalam Kamarnya


Berjalan menghampiri Tempat Tidur, Tanaka menidurkan Reina di tempat tidur


Reina tersenyum manis, namun ekspresi imut Reina itu seketika berubah, "Kakak, apa hari ini kakak juga akan pergi ke tempat itu?" Ucap Reina

__ADS_1


Tanaka menghela nafasnya, "Benar... aku harus pergi ke sana" Ucap Tanaka


Kemudian Reina langsung mencium bibir Tanaka


Ciuman itu bertahan selama beberapa waktu sebelum akhirnya Reina melepaskan ciumannya lalu tersenyum kepada Tanaka


"Aku tau kakak adalah orang yang selalu memegang janji, dan aku tidak akan pernah mempermasalahkan apapun mengenai Teman Masa Kecil kakak" Ucap Reina


Tanaka tersenyum, "Terima Kasih Reina" Ucap Tanaka


Reina membalas senyuman Tanaka, "Kakak tidak perlu berterima kasih" Ucap Reina


Keduanya larut dalam kehangatan momen tersebut, bibir mereka menyatu menjadi satu dan menyatukan cinta mereka sepenuhnya


...----------------...


Pusat Kota Cherry


Sebuah Mobil Limosin melaju di jalanan yang padat akan kendaraan yang berlalu lalang


Lampu merah menyala tanda untuk berhenti bagi lajur yang di ambil Mobil Limosin itu


Mobil Limosin itu berhenti tepat di lampu merah lalu menunggu agar lampu kembali menjadi Hijau


Di dalam mobil Limosin, terdapat Aiko dan Irina yang duduk bersebelahan


Meskipun mereka saling tidak menyukai satu sama lain, tapi sekarang mereka mencoba membuang Rasa Tidak suka itu karena sekarang mereka sama sama telah menjadi Kekasih Tanaka


Aiko melirik ke arah Irina, "Apakah Tanaka juga termasuk dalam orang yang kamu benci?" Ucap Aiko


Irina mengarahkan pandangannya ke arah Aiko, "Mana Mungkin aku membenci Darling, Tanpa dirinya, Aku tidak akan pernah bisa hidup di dunia ini, aku lebih baik mati daripada harus hidup tanpa dirinya" Ucap Irina


Aiko menghela nafasnya, "Lalu, apa maksud mu dengan dirimu yang membenci Pria" Ucap Aiko


Irina menghela nafas berat, "Paparazi, Mereka selalu membuntuti ku kemanapun aku pergi, sebagai seorang Idol, aku tidak bisa pergi secara bebas karena akan selalu ada kerumunan orang yang mendatangi ku, Terutama para penggemar ku dan para Paparazi yang selalu memotret di sana dan di sini" Ucap Irina


"Seperti nya menjadi Idol adalah pekerjaan yang melelahkan" Ucap Aiko


Irina mengepalkan tangannya, "Kamu benar, terkadang aku benar benar lelah dengan Karirku sebagai Idol, tapi aku selalu mengingat Darling yang selalu ada untuk mendukungku, maka dari itulah aku membuang Rasa lelah itu dan kembali menjalani Kehidupanku sebagai seorang Idol dengan penuh semangat" Ucap Irina


Aiko menghela nafasnya, "Seberapa penting Tanaka bagimu?" Ucap Aiko bertanya kepada Irina


"Penting... Sangat Penting... Lebih penting dari apapun yang ada di dunia ini... Bahkan Hidupku sendiri" Ucap Irina


Aiko tersenyum, "Sepertinya Tanaka selalu ada di hatimu" Ucap Aiko


"Darling adalah Satu Satu nya orang yang ada di dalam lubuk hatiku yang paling dalam" Ucap Irina sembari meletakkan kedua tangannya di tengah dada nya

__ADS_1


Kemudian Irina melihat ke arah Aiko, "Lalu, bagaimana denganmu?" Ucap Irina


Aiko merenung sejenak sebelum akhirnya dirinya menghela nafas lalu tersenyum ke arah Irina


"Kurang lebih sama seperti mu, Aku tidak bisa hidup tanpa Tanaka, Tanaka adalah segalanya bagiku, Aku mencintai nya lebih dari apapun yang ada di dunia ini" Ucap Aiko


Irina tersenyum mendengar jawaban Aiko, "Kurasa kita benar benar mirip" Ucap Irina


Aiko tersenyum, "Mungkin saja" Ucap Aiko


...----------------...


Malam Hari


Villa Milik Shiro


Kamar Elise


Elise berbaring di atas tempat tidurnya dengan mengenakan sebuah Lingerie Berwarna Putih Transparan yang membuat Pakaian Dalamnya yang Berwarna Putih Polos terlihat dengan jelas dan juga sepasang Kaus Kaki berwarna Putih yang menutupi bagian Paha hingga ujung kaki nya


Elise memandangi Ponselnya dengan penuh senyuman karena dirinya tengah berkomunikasi dengan seseorang yang di cintai nya lewat Aplikasi Chatting


[ Jangan memaksakan dirimu dan jagalah kesehatanmu, bagaimanapun juga, kesehatanmu adalah hal yang paling penting ] Tulis Pesan dari Nomor Telefon Tanaka


Elise tersenyum bahagia, Kemudian Elise membalas pesan Tanaka, [ Baik ] Tulis Pesan Elise


[ Ini sudah larut, sebaiknya kamu segera tidur ] Tulis Pesan Tanaka


Elise kembali tersenyum, Kemudian Elise kembali menulis pesan kepada Tanaka, [ Baik, Selamat Malam Tanaka ] Tulis Pesan Elise dan di akhiri dengan Emoticon Bulan Sabit di akhir Kata


[ Baiklah, Selamat Malam ] Tulis Pesan Tanaka


Sesaat kemudian, Status Tanaka menjadi Offline yang menandakan bahwa Tanaka sudah keluar dari Aplikasi Chatting


Elise tersenyum, Kemudian Elise mematikan Ponselnya lalu memeluk Ponselnya dengan cukup Erat


"Tanaka... Kamu adalah satu satu nya orang yang aku cintai..." Ucap Elise


Kemudian Elise menghela nafasnya, "Andai saja aku bisa bebas dari Jeratan Loyalitas ini... Mungkin sekarang aku tengah tidur di dalam pelukan Tanaka" Ucap Elise


Elise kembali menghela nafasnya, "Setelah sekian lama akhirnya aku merasakan bagaimana rasanya Jatuh Cinta... Dan setelah sekian lama akhirnya aku mendapatkan cinta pertamaku... Tapi..." Ucap Elise


Sesaat setelahnya, Air mata Elise mengalir jatuh dari kedua belah matanya


"Tapi mengapa aku harus merelakan Cinta Pertamaku begitu saja..." Ucap Elise dalam kesedihannya


Luapan Kesedihan Elise terus berlanjut hingga tengah Malam

__ADS_1


Isak Tangis terdengar menggema di seluruh Ruangan, Dalam Kesedihannya yang tak terbendung, Elise meluapkan segalanya


Cinta Pertama yang selama ini Elise dambakan harus di relakannya begitu saja demi sebuah Loyalitas semata


__ADS_2