
Mita udah seminggu tidak masuk sekolah karena sakit. Mita sakit ketika di sekolah sampai sekarang dia dirumah dan orangtuanya meminta Mita homeschooling. Disekolah Putri, Tya dan Diva serta David sedang di kantin membahas Mita yang sedang sakit dan tidak mau David menemuinya. Putri merasa heran dengan Mita yang tidak mau menerima David ketika dia datang walaupun orangtua Mita sudah tau David pacarnya tapi tetap saja Mita tidak mau menerimanya.
“Vid, emang kemarin lu gak ketemu sama Mita?” Tanya Putri David hanya menggeleng kepalanya dengan lesu.
“Udah gue ke rumah mamanya katanya Mita gak mau ketemu sama gue, “Jelas David
“Udah bentar pulang sekolah kita besuk aja karena gue dengar Mita gak akan masuk sekolah dia homescoll” Ucap Tya dan dianggukin oleh Diva dan Putri.
“Mita sakit apa kok sampai seperti ini?” Tanya Putri penasaran karena Mita tak mau menjawab ketika ditanya sakitnya.
“Udah kita bentar kesana aja, Vid lu mau ikut?” Tanya Diva dan David memandang mereka bertiga dan langsung mengangguk kepala.
Tya dan Putri Pulang bersama dengan sopir dari Putri, Diva pulang bersama Ardi karena hari ini Ardi libur kuliah dan kesempatan itu Ardi lakukan dengan kerja, sedangkan David naik motor seperti biasanya. Tya dan Putri sampai di depan rumah Mita, begitu juga dengan Diva dan Ardi dan melihat David berhenti sedikit jauh dari rumah Mita membuat Tya, Putri, dan Diva heran. Ardi kembali ke perusahaan dan akan menjemput bila mereka akan pulang.
“Mengapa lu berhenti di situ vid,?” tanya putri
“Gue takut Mita gak mau ketemu gue dan imbasnya nanti kalian gak ketemu Mita” ucapnya
Putri dan Tya menggeleng kepala mendengar alasan David yang tak masuk akal Mana mungkin Mita menolak mereka bertiga. Diva yang melihat pintu tertutup dan satpam ada di depan rumah. Pak satpam yang melihat ada orang didepan langsung menemui mereka
“Maaf mau ketemu siapa ya?” Ucapnya sopan
“Kita temannya Mita, Mita ada kan pak” ucap Putri dan pak satpam mengangguk kepala
“Ada non, “ ucapnya lalu membuka pintu
Putri, Tya, Diva dan David masuk ke dalam rumah yang di antar oleh pak satpam.
“Tunggu di sini non biar saya kasih tau nyonya “ ucapnya ketika sampai di teras. Mereka hanya mengangguk kepala. Pak satpam lalu masuk memberitahukan jika ada tamu di luar yang ingin ketemu Mita. Mamanya Mita keluar menemui teman-teman Mita
“Assalamualaikum Ma“ Ucap mereka serempak
“Wallaukumssalam“ ucap Mama Rita Putri, Tya, Diva dan David menyalami tangan Mama Rita
__ADS_1
“Ayo Masuk ..” Ucapnya
Mereka semua lalu masuk mengikuti Mama Rita dan Mama Rita mempersilahkan mereka duduk dan memanggil salah satu art untuk membuat mereka minuman dan sambil menunggu minuman serta cemilan mama Rita memandang mereka
“ Mau jenguk Mita?“ Tanya Mama Rita dan mereka mengangguk kepala
“Iya Ma, Boleh ?” Tanya Putri
“Boleh, ia dikamarnya “ ucapnya
Mama Rita lalu berdiri hendak mengantarkan mereka untuk ke kamar Mita walaupun Putri, Tya dan Diva sudah sering datang kesini tapi selalu hormati orang rumah. David ragu untuk berdiri karena dia sadar dia lelaki dan tak pantas untuk masuk ke kamar cewek dan juga pasti Mita tak mau menemuinya. Putri yang melihat David yang tak beranjak memandangnya dan Mama Rita yang sempat memandang ke belakang dan melihat David tak berdiri
“Gak ikut ?” Tanya Mama Rita
“Gak UsahMa, biar saya tunggu di sini saja saya laki-laki tak pantas saya masuk ke kamar cewek dan lagian Mita belum mau menemui saya” Ucap David
Mama Rita tak mau memaksa karena memang benar Mita tak mau menemuinya tapi Mama Rita berbalik dan menyarankan
“Kalau mau ikut, ikut saja liat Mitanya didepan pintu saja jika Mita tak ingin menemui kamu” Ucap mama Rita
“Mita ini Mama sayang, ada teman – teman Mita “ Ucapnya dan tak lama terdengar kunci pintu dibuka dan pintu di buka dari dalam dan Mita melihat Putri di samping mamanya sedangkan Tya dan Diva dibelakang mereka sedangkan David bersembunyi di balik tembok agar Mita tak melihatnya.
Putri yang melihat Mita yang pucat memandang Diva dan Tya dan mereka melakukan hal yang sama
“Kok pada Diam – diam sich” Ucap Mita
“Mama Tinggal dulu biar kamu sama teman-teman kamu” Ucap Mama Rita lalu berlalu meninggalkan mereka. Mita yang melihat mereka berdiri saja menjadi heran
“Apa kalian tak mau masuk ke kamar gue, dan mau berdiri di sini saja“ Ucap Mita dan Putri yang melirik David lalu memandang Mita
“Ada David lagi “ Ucap Putri yang membuat Mita kaget
“Ya udah kita duduk di teras balkon aja, “ Ucap Mita dan di anggukin oleh mereka dan Mita keluar dari kamarnya dan matanya tak sengaja memandang David. David hanya bisa tersenyum
__ADS_1
“Hai “ Ucapnya Mita tak membalas ucapannya dan hanya tersenyum
Mita lalu menutup pintu kamar, mereka berjalan menuju teras balkon. Putri menggandeng tangan Mita. Ketika sampai diteras balkon Tya dan Diva langsung memeluk Mita dengan Putri bersamaan.
“Kita kangen lu, Mit” Ucap Tya dan Mita yang mendengar itu hanya menitikkan air matanya tanpa membalas pelukan mereka.
“Udah ketemu gue kan, “ Ucap Mita dengan suara seraknya
Putri yang mendengar suara serak Mita langsung melepaskan pelukan dari Tya dan Diva
“Lu sakit apa Mit? “ Tanya Putri lalu menghapus air mata di pipi Mita
“Permisi non , “ Ucap Art yang membawakan minuman dan satunya lagi membawakan cimilan
“Taruh di meja saja bi” Ucap Mita dan Diva membantu art untuk menaruh minuman dan cemilan mereka.
“Makasih bi” ucap Mita dan Putri serta Tya juga David art lalu pergi meninggalkan mereka.
“Minum dulu“ Ucap Mita mengalihkan pembicaraan Putri dan mereka semua duduk kecuali David yang dari tadi duduk memandang mereka yang berpelukan. Putri duduk sendiri dan Mita duduk di tengah Tya dan Diva
“Lu gak peluk Mita Vid? Lu gak kangen sama Mita?” Ucap Putri pada David Mita yang mendengar perkataan putri langsung melotot matanya dan melempar bantal ke arah Putri dan Putri kaget ketika bantal jatuh di badannya dan memandang Mita yang sudah memandangnya dengan jengah.
“Biasa aja Mit” Ucap Putri menahan tawanya dan David berdiri lalu memeluk mita dari belakang membuat Mita kaget dengan pelukan David
“kangen “ Ucap David Pelan Mita hanya memegang tangan David dan memandang wajah pacarnya dan mengangguk kepala
“Udah yach gak enak “ Ucap Mita malu
David lalu melepaskan pelukan dan berjalan ke luar memandang keluar rumah melepaskan keresahan di dadanya.
“Mit, lu pucat banget, kata dokter lu sakit apa?” Tanya Diva sedangkan Putri dan Tya hanya memandang Mita dengan serius meminta jawaban yang serius dan David masuk ketika mendengar Diva bertanya Mita sakit. Mita yang melihat mereka tak tega ingin berkata jujur
“Biarlah penyakit ini ku simpan sendiri” Ucapnya dalam Hati
__ADS_1
“Gue gak apa-apa, Cuma sakit biasa aja” Ucap Mita lalu memandang kearah luar takut teman – temannya melihat kebohongan di matanya.
Putri lalu mendekati Mita lalu memegang tangan Mita dan memegang wajah mita dan putri menatap Mita begitu juga Mita