
“Gue dan Mita udah punya pacar, Tya udah punya suami. Lu dulu katakan kepada kita ada yang lu suka tapi sulit di jangkau, Jujur siapa yang lu maksud ? .. Gue ingin lu jujur sama kita “ Ucap Diva
Putri yang mendengar perkataan Diva kaget dan hanya diam. Lalu memandang mereka bertiga secara bergantian
“Gak mungkin gue jawab jujur sama mereka” Ucap Putri dalam hati dan menghindari dari mereka untuk ke kamar mandi dengan beranjak dari tempat tidur tapi di cegah oleh Tya
“Gue mau ke kamar mandi “ Ucap Putri
“Kenapa lu gak mau jujur sama kita ? lu gak anggap kita sahabat lu? “ Ucap Tya
“Ya Put, Gue sampai sekarang masih curiga lu suka sama David” Ucap Mita membuat Putri kaget atas perkataan Mita yang masih curiga sama Dia yang mnyukai David.
“Apaan sich lu Mit, lu masih curiga sama gue yang suka sama David. “ Ucap Putri tegas
“Lalu kenapa lu gak jujur sama kita, “ Ucap Mita dan dianggukin oleh Diva dan Tya
“huffftttt… ok gue jujur .. “ Ucap Putri akhirnya, Lalu Tya, Mita dan Diva memandanng Putri
“Kenapa gue katakan ada jurang yang memisahkan kita, gue juga baru tau Dia mencintai gue dan begitu juga Dia tapi Kita berdua berusaha untuk melupakan perasaan itu dan sekarang gue harus melupakan perasaan ini… karena kita tak akan bisa bersatu “ Ucap Putri sendu dengan air mata yang sudah berembun.
Tya, Diva dan Mita memandang serius Putri, Diva menjadi serba salah karena bertanya hal ini pada Putri membuat Putri bersedih. Tya yang duduk disamping Putri memeluk dengan tangan kanan begitu juga dengan Diva sedangkan Mita memegang kedua tangan Putri
“Boleh tau siapa?” Ucap Mita.
Putri yang memandang Mita, Tya dan Diva secara bergantian dan memandang Mita yang memandangnya dengan serius membuat Putri yang tadinya bersedih menjadi tersenyum karena Putri ingin menjaili Mita yang masih curiga dia sama David.
“Dia … David “ Ucap Putri memandang Mita, Tya dan Diva kaget lalu memandang Putri sedangkan Mita pun sama kaget dan Putri melihat Mita sudah emosi lalu melepaskan tangan Putri dengan kasar begitu juga dengan Tya dan Diva melepas pelukan dan memandang Putri
“Lu kenapa bohong jika lu gak suka sama David?” Ucap Mita marah begitu juga dengan Diva dan Tya memandang Putri dengan tatapan serius.
Putri yang mendengar suara tegas dan marah Mita langsung tersenyum karena berhasil mengerjai Mita. Tya dan Diva yang memandang Putri yang tersenyum menjadi heran sedangkan Mita bertambah emosi
“Sinting nich anak, kita lagi serius malah tersenyum” Ucap Diva membuat Putri tertawa
Mita hendak bangun dari duduknya dan ingin pergi membuat Putri yang tertawa menjadi diam dan menarik tangan Mita untuk duduk kembali di hadapannya
__ADS_1
“Makanya jadi orang jangan curiga melulu … Gue gak suka sama David..” Ucap Putri membuat Mita jengah mendengarnya sedangkan Tya dan Diva mencubit Putri yang masih bercanda.
“Sakit Tya .. Diva” Ucap Putri mengusap tangan yang Tya dan Diva mencubit
“Makanya jangan bercanda” ucap Tya
“Gue jujur sama lu bertiga tapi gue minta lu bertiga janji gak boleh kasih tau ke siapapun termasuk orang tua gue, Bisa ?” Pinta Putri membuat mereka bertiga saling memandang dan memandang Putri kembali dan mengangguk kepala
“Emang Siapa hingga lu minta kita gak kasih tau siapapun?” Tanya Mita
“Dia … Kak Aldo .. Kakak Gue sendiri “ Ucap Putri memandang mereka bertiga yang kaget dengan ucapan Putri dan Mita menggeleng kepalanya.
“Ya Mit, Gue dan Kak Aldo saling mencintai tapi yang gue katakan tadi, ada jurang yang memisahkan kita dan kita tak mungkin bersatu “ Ucap Putri
Tya, Diva dan Mita menggeleng kepala mereka dan memandang Putri
“Kalian berdua gila … Kalian Kakak beradik loh … dan kak Aldo tau ? “ Tanya Mita
“Ya Kak Aldo tau… Dia yang duluan jujur .. Awalnya gue gak merespon tapi ketika gue tau kak Aldo akan pergi gue langsung jujur sama perasaan gue.. “ Ucap Putri
Dan Putri mengangguk kepalanya
“Gue sedang berusaha dan mungkin dengan berpisah seperti ini .. kita berdua bisa melupakan perasaan ini “ Ucap Putri
“Itu harus Put, kalian gak mungkin akan bersatu “ Ucap Diva lalu memeluk Putri
“Gue minta lu semua gak boleh kasih tau siapaun bahkan kedua orang tua gue “ Ucap Putri ketika melepaskan pelukan dan mereka mengangguk kepala
“Dan Lu Mit, Jangan cemburu lagi atau curiga gue suka sama pacar lu .. si David” Ucap Putri menggoda Mita dan Mita hanya mengangguk lalu mencubit Putri membuat Putri meringis kesakitan dan Mita hanya tertawa melihat Putri kesakitan.
“Kan masih libur nich .. gimana jika kalian bertiga nginap disini lagi “ Pinta Putri.
“Iya jika diijinkan sama orang rumah “ Ucap Mita dan dianggukin oleh Diva dan Tya.
“Enaknya ngapain yach jika di ijinkan?” Ucap Tya
__ADS_1
Diva yang masih mengantukpun langsung menjawab
“Enaknya kita tidur lagi” Ucap Diva langsung berbaring membuat Tya, Mita dan Putri memandang Diva dan Putri hanya menggeleng kepala lalu mengelitik Diva. Tya dan Mita yang melihat Putri menggelitik Diva pun mengikutinya hingga Diva tertawa karena kegelian
“Stopppp.. “ Ucap Diva langsung bangun dari tempat tidur
“Kalian gila ini masih pagi dan akan membangunkan seisi rumah tau “ Ucap Diva sewot dan membuat mereka bertiga tertawa Diva yang marah pada mereka.
Sorenya mereka pulang kerumah Putri karena mereka semua sudah diberikan ijin oleh orang tua mereka masing-masing bahkan orang tua Rangga pada Tya. Sepulang dari nonton dan jalan – jalan tanpa kekasih Diva dan Mita karena permintaan Mita.
Sesampainya dirumah Putri, mereka semua langsung mandi secara bergantian dan melaksanakan sholat magrib. Handpone Tya berbunyi dan Putri yang melihat nama Rangga dengan nama suamiku langsung memandang Tya. Rangga Video Call.
“Cie… Suamiku … “ Goda Putri membuat Tya malu
“Gue Angkat ya?” Ucap Putri, Tya hanya memandang Putri sedangkan Diva dan Mita yang duduk di sofa hanya menggeleng kepala
“Angkat tapi jangan reseh orang” Ucap Mita jengah dengan Putri yang selalu menjaili teman-temannya
“Gak …” Ucap Putri
Lalu menggeser tombol hijau
“Assalamualaikum” ucap Putri
“Waailakumsalam” Ucap Rangga dan Aldo
Putri yang melihat Aldo menjadi senang
“De, Kenapa ade yang angkat mana Tya?” Tanya Rangga
“Tya lagi keluar bersama lelak handponenya ketinggalan makanya ade angkat “ Ucap Putri
Mita yang mendengar itu pun menggeleng kepala
“Kan barusan di katakan jangan iseng orang” Ucap Mita pelan tapi masih di dengar oleh Putri.
__ADS_1
Tya yang mendengarpun memandang Putri lalu menepuk jidatnya, sedangkan Rangga Putri melihat sudah diam dengan muka merah menahan amarah membuat Putri tersenyum