
Pintu di ketuk dan Ardy berdiri membuka pintunya dan semua mata memandang ke arah pintu.
“Maaf ini kamar rawat Aldo ?” tanya seorang perempuan yang berdiri di depan pintu
“Iya .. masuk” ucap Ardy mempersilahkan Perempuan itu masuk
“Al.. ada yang cari “ ucap Ardy
Aldo memandang perempuan yang dimaksud Ardy dan langsung tersenyum
“Assalamualaikum” ucapnya
“Waailakumsalam” Ucap Aldo dan lainnya
Rava yang melihat siapa yang menjenguk Aldo langsung kaget. Begitupun Aldo yang memandang Rava yang kaget hanya menggeleng kepala. Putri yang melihat Aldo tersenyum pada perempuan menjadi kesal karena bisa-bisanya Aldo tersenyum padanya yang membuat Putri kaget lagi Rava yang tiba-tiba melepaskan pelukan pada Putri ketika perempuan itu memandang Rava.
“Melati aku kira kamu udah berangkat?” tanya Aldo
Perempuan itu bernama Melati teman kampus Aldo, Rangga dan Rava. Melati kaget atas pertanyaan Aldo padanya karena matanya masih memandang Rava yang tadi memeluk Putri
“Besok siang baru berangkat” ucap Melati lalu mendekati Aldo
“Berarti bersama Rava “ ucap Aldo lalu memandang Rava dan Rava hanya mengangguk kepala sedangkan Melati hanya tersenyum.
“Kenalkan disana itu orang tua aku …. “ ucap Aldo lagi
Melati lalu mendekati lalu menyalami satu persatu Para orang tua begitu juga Rio dan Tari berkenalan dan menyebutkan papa dan mama Aldo. Melati lalu berjalan ke arah Ardy dan lainnya
“Yang buka pintu tadi teman SMA aku dan Rangga namanya Ardy dan disampingnya ceweknya“ ucap Aldo dan mereka menyebut nama mereka masing-masing
“ini Tya istri aku yang aku ceritakan sama kamu“ ucap Rangga pada Melati dengan Tya yang masih memakai baju SMA karena Rangga sudah cerita tentang istrinya.
“Tya..”
“Melati… Gga istri kamu cantik “ ucap Melati
__ADS_1
“Makasih kakak juga cantik “ ucap Tya
Melati lalu mendekati Aldo kembali
“Yang dekat Rava adik aku Putri” ucap Aldo
Melati lalu memandang Putri dan tersenyum. Putri hanya tersenyum dengan memaksa karena hatinya semakin kesal karena Aldo tidak memperkenalkan sebagai kekasihnya tetapi sebagai adik.
“Dia yang kamu ceritakan padaku kan?“ ucap Melati pelan yang hanya mendengar Aldo
Sedangkan Aldo hanya mengangguk kepala. Rava yang masih berdiri di dekat Putri hanya diam dan terus memandang Melati begitu juga dengan Putri memandang Aldo. Para orang tua hanya memandang Melat dan Aldo hanya dalam diam tapi tidak dengan Tyara yang tinggal bersama Rava memandnag Rava yang memandang Rava dan tersenyum.
Putri yang melihat Aldo masih memandang Melati terus menerus menjadi sakit hati dan memandang Rava yang juga memandang ke arah Aldo dan Melati. Putri menjadi bingung dengan pandangan abangnya dan memandang kembali Aldo dan Melati.
“Udah Liat-liatnya .. “ Ucap Tyara membuat Aldo, Melati, Rava dan Putri serentak memandang Tyara
Aldo yang ingin ke kamar mandi langsung dengan pelan dan menahan sakit tapi entah gimana Aldo langsung merasakan sakit di lukanya
“iiiSssshhh..”Aldo meringis
“Kamu mau apa? Tidur aja Al” Ucap melati menahan bahu Aldo pelan
“Biar gue yang bantu lu ke kamar mandi “ Ucap Rangga
Rangga berdiri berjalan mendekati Aldo dan Rangga membantu Aldo bangun sedangkan Melati yang melihat memegang infus Aldo ke kamar mandi. Aldo memandang Putri yang masih memegang tangan Rava dan masih duduk dekat Putri
“Masih betah seperti itu” Ucap Aldo dingin
Putri memandang Aldo bingung dengan ucapan Aldo dan memandang Rava lalu memandang Aldo yang sudah berjalan ke kamar mandi di bantu oleh Rangga dan Melati dan masuk kekamar mandi dengan Aldo mengambil Infus dari Melati.
“Biar gue aja .. gue bisa sendiri “ Ucap Aldo pada Melati dan Rangga dan masuk kekamar mandi dan menutup pintu.
Aldo menutup pintu kamar mandi, Rangga dna Melati kembali ke tempat duduk semula. Putri yang melihat Aldo menutup pintu kamar mandi memandang Rava dan bingung
“Kak Aldo kenapa ?” Ucap Putri pelan pada Rava sedangkan Rava mengangkat bahunya.
__ADS_1
“Mungkin cemburu kali liat abang dekat ade” Ucap Rava
Putri lalu memukul pelan paha Rava
“Ade serius “ Ucap Putri kesal yang hanya di dengar oleh Rava sedangkan Rava hanya tertawa melihat kekesalan Putri
Melati yang melihat Rava dekat dengan Putri menjadi mukanya langsung berubah sedih dan langsung membuang mukanya ke arah lain yang tak mau melihat kemesraan Rava dan Putri. Sedangkan David menangkap raut wajah Melati dan sikapnya lalu David pun tersenyum ketika tau Melati cemburu melihat Rava dan Putri. David lalu mengambil handponenya dan mengirim pesan ke Putri dengan mengatakan ada yang cemburu
‘Put ada yang cemburu thu liat kemesraan kalian’ bunyi pesan David
Putri yang mendengar handponenya berbunyi langsung mengambilnya dan melihat pengirim pesan dan kaget melihat siapa pengirim pesan dan langsung memandang david sedangkan David mengangguk kepala. Putri lalu membuka pesan David dan kaget membaca pesan tersebut dan heran siapa yang cemburu
“siapa yang cemburu sama gue dan bang Rava .. Kak Aldo ?” Ucap Putri dalam hati
“kenapa de?” Ucap Rava pelan tapi Putri langusng memberikan handpoenya pada Rava dan Rava membaca pesan David dan mereka berdua saling memandang dan memandang David bersamaan
‘emang siapa yang cemburu liat kemesraan gue sama bang Rava?’ pesan Putri pada David dan David membacanya
‘teman abang dan pacar lu’ balas pesan David.
Putri yang membaca langsung kaget dan memandang David lalu mereka berdua tersenyum
‘jangan bercanda lu’ balas Putri
‘gue gak bercanda .. Bang Rava juga suka sama temannya ‘ balas David
Putri semakin penasaran dengan ucapan David lalu memandang Rava dengan serius yang juga sedang memandang Putri. Tanpa Putri tau Aldo sudah keluar dari kamar mandi dan di bantu oleh Rangga kembali dan memandang Putri yang memandang Rava sambil dia berjalan ke arah tempat tidur sedangkan melati membantunya Dan Putri memandang David yang sudah tersenyum pada Putri. Lalu memandang Aldo yang sudah di bantu oleh Rangga dan Melati. Rangga kembali duduk setelah membantu Aldo tidur kembali dengan nyaman, Putri yang melihat muka Aldo yang masih di tekuk menahan tawanya.
“Astaga.. Kak Aldo ihhh .. ini lagi banyak orang juga masih saja muka di tekuk.. “ ucap Putri dalam hati gemas melihat Aldo
Putri tak sengaja melihat Melati yang memandang Rava setelah membantu Aldo menjadi yakin dan ide kejailan Putri muncul untuk membuktikan ucapan David. Tari dan Citra yang sadar dengan muka Aldo hanya menggeleng kepalanya.
“Dasar posesif .. Gak mungkin ade suka sama kakak kandungnya “Gumam Tari pelan yang hanya di dengar oleh Rio dan Citra yang duduk berdekatan membuat mereka tersenyum
Tyara yang duduk dekat Citra pun angkat bicara
__ADS_1
“Rava Jika suka ungkapin aja jangan memandang terus adik kamu udah ketemu kan?“ Ucap Tyara membuat Rava kaget dan memandang Tyara yang tersenyum padanya.
“Oma..” Ucap Rava