
Setelah Sekolah Usai
Ruang Ketua OSIS
Reina, Aiko, Irina, Myu dan juga Airi tengah berada di Ruang Ketua OSIS
Dengan Aiko dan Irina yang duduk berdampingan di sofa yang ada di seberang Sofa tempat Myu dan Airi duduk, Sementara Reina duduk di Kursi Ketua OSIS
Dengan di Segelas Teh yang ada di hadapan mereka masing masing, Semua orang menunggu Reina untuk mulai berbicara
Meletakkan Gelas Teh yang di pegang nya, Reina menghela nafasnya lalu menatap ke arah Ke 4 Kekasih Kakaknya
"Jadi, Aku telah memikirkan tentang 1 hal yang mungkin sudah kalian tunggu selama ini, Yaitu tentang Mengizinkan kalian tidur bersama dengan Kakakku" Ucap Reina
Sontak saja, Perkataan Reina membuat Ke 4 Kekasih Kakaknya menjadi penuh dengan Rasa Kebahagiaan
"Tapi, Aku tidak akan langsung memutuskan hal ini Secara langsung, pertama, aku butuh persetujuan dari Kakakku terlebih dahulu, lalu setelah itu, aku ingin memastikan beberapa hal yang mungkin akan menjadi kendala untuk rencana kedepannya, Kuharap kalian tidak keberatan dengan hal ini" Ucap Reina
Aiko, Irina, Myu dan Airi mengangguk secara bersamaan, "Kami tidak keberatan" Ucap Mereka secara bersamaan
Reina mengangguk, "Baiklah, Kalau begitu, Aku akan memastikan beberapa hal dari Kalian..."
...----------------...
Jam 7 Malam
Seafood World
Elise duduk di sebuah Meja yang ada di samping Aquarium Besar yang menampung 3 Lobster Berukuran Sangat Besar
Melihat ke arah Jam Tangannya, Elise menyadari bahwa sekarang baru Tepat Pukul 7 Malam
Menghela nafasnya, Elise melihat ke arah Piring Kosong yang ada di Mejanya, "Sepertinya... Datang 3 Jam lebih awal bukanlah ide yang bagus..." Ucap Elise
Elise memang membuat mengundang Tanaka untuk makan malam bersama di Seafood World, Dan hal itulah yang membuat Elise sangat menantikan untuk bisa bertemu dengan Tanaka kembali hingga membuatnya datang 3 Jam lebih awal dari waktu yang di janjikan
Duduk sendirian selama 3 Jam dan hanya memesan Segelas Kopi di antara Ramainya Pengunjung Seafood World membuat Elise merasa jenuh, Namun demi bertemu dengan Tanaka, Elise rela menunggu dan membuang Rasa Jenuhnya
"Elise...?"
Sesaat setelahnya, Terdengar suara seseorang memanggil nama Elise
Sontak saja Elise langsung mengarahkan Pandangannya ke arah sumber suara tersebut
Di sana, Elise mendapati seorang Laki Laki yang tak lain adalah Tanaka
"Tanaka..." Ucap Elise
__ADS_1
Berjalan menghampiri Tempat Elise duduk, Tanaka langsung duduk di seberang Meja Elise
"Maafkan aku karena aku sedikit terlambat, apa kamu sudah lama menunggu?" Ucap Tanaka
Elise tersenyum lalu menggeleng, "Tidak, aku juga baru sampai di sini beberapa saat yang lalu" Ucap Elise berbohong kepada Tanaka
Tanaka tersenyum, "Terima kasih karena sudah mengundangku untuk makan malam" Ucap Tanaka
Elise membalas senyuman Tanaka, "Akulah yang seharusnya berterima kasih kepadamu, Makan Malam ini adalah satu satunya hal yang bisa kulakukan untuk membalas kebaikanmu... Ngomong ngomong, Kamu tidak Alergi Makanan Laut kan?" Ucap Elise
Tanaka tersenyum, "Tidak, aku tidak memiliki alergi apapun terhadap Makanan Laut" Ucap Tanaka
Elise menghela nafas lega karena pada awalnya dirinya sempat menduga bahwa Tanaka tidak akan datang karena dia Alergi makanan Laut, namun ternyata dugaannya salah
Menatap ke arah Tanaka, Elise Tersenyum, "Kalau begitu, Kamu bisa memesan Makanan yang kamu sukai, jangan ragu dan jangan sungkan untuk memesan sebanyak yang kamu mau" Ucap Elise
Tanaka mengangguk, "Baiklah..." Ucap Tanaka
Melambaikan Tangannya ke arah seorang Pelayan, Tanaka Meraih buku menu yang ada di meja
Tak lama setelahnya, Seorang Pelayan datang menghampiri Meja Tanaka
"Apa ada yang bisa saya bantu?" Ucap Pelayan
Tanaka mengangguk, "Aku ingin Memesan Seporsi Gurita Bakar dan Lobster Madu" Ucap Tanaka
Melihat ke arah Elise, Tanaka mendapati Elise tengah menatap dirinya dengan penuh senyuman
"Elise...? Apa kamu tidak mau memesan makanan?" Ucap Tanaka
Elise mengangguk, "Ya... Aku pesan menu yang sama denganmu" Ucap Elise
Tanaka mengangguk, "Baiklah, Kalau begitu, Tolong Buat keduanya menjadi 2 Porsi" Ucap Tanaka
Pelayan mengangguk, "Baik..." Ucap Pelayan
Kemudian Pelayan itu segera pergi meninggalkan Meja Tanaka
Memandangi Tanaka dengan perasaan sedih, Elise harus menahan kesedihannya karena ini adalah pertemuan terakhirnya dengan Cinta Pertamanya
Matanya mulai berkaca kaca, Namun Elise tetap menahannya agar air matanya tidak mengalir jatuh
"Tanaka..." Ucap Elise
Tanaka Melihat ke arah Elise, "Ada apa Elise...?" Ucap Tanaka
Elise tersenyum, "Mungkin... Ini akan menjadi Pertemuan Terakhir kita..." Ucap Elise
__ADS_1
"Pertemuan... Terakhir...?" Ucap Tanaka
Elise mengangguk, "Benar... Karena besok, aku harus pergi ke suatu tempat... Dan mungkin kita tidak akan pernah bisa bertemu satu sama lain lagi" Ucap Elise
"Kemana kamu akan pergi?" Ucap Tanaka
Elise tersenyum, "Suatu tempat... Yang jauh dari sini" Ucap Elise
Tanaka menghela nafasnya, "Aku tidak bisa berbuat apapun untuk hal itu, tapi, kuharap kamu bisa menjaga dirimu baik baik di sana" Ucap Tanaka
Elise tersenyum manis, "Terima Kasih Tanaka..."
Saat itu juga, Di dalam Diri Elise di penuhi oleh Rasa Penyesalan yang tiada batasnya
Dirinya tau bahwa ini adalah pertemuannya yang terakhir dengan Tanaka, Meskipun Tanaka adalah Cinta Pertama yang Elise miliki, Namun Elise benar benar tidak berani mengungkapkan perasaannya yang sebenarnya kepada Tanaka
Pada akhirnya, Elise hanya bisa memendam Rasa Cintanya kepada Tanaka di dalam lubuk hatinya yang terdalam
...----------------...
Di Sebuah Kafe
Kafe yang sepi bahkan tidak ada pengunjung sama sekali, di sanalah Aiko dan Irina berada
Menyewa seluruh Kafe untuk malam ini, Aiko mengundang Irina ke Kafe untuk sekadar Minum Kopi bersama
Di Sebuah Meja yang ada di Lantai 2
Aiko dan Irina duduk bersama dengan secangkir Kopi di hadapan mereka masing masing
"Jadi, Bagaimana menurutmu?" Ucap Aiko
Irina melihat ke arah Aiko, "Tentang Darling?" Ucap Irina
Aiko mengangguk sembari menyeruput Gelas Kopinya dengan perlahan sembari menikmati Rasa Kopi Susu miliknya
"Dapat tidur bersama dengan Darling adalah Mimpiku yang menjadi kenyataan, Meskipun Reina belum memutuskan kapan itu akan di lakukan, tapi aku akan tetap menunggu sampai kapanpun" Ucap Irina
Meletakkan Gelas Kopinya, Aiko melihat ke arah Irina, "Meskipun begitu, Kita juga harus menunggu keputusan yang akan di ambil oleh Tanaka, Jika dia tidak setuju, maka kita juga tidak bisa berbuat apa apa" Ucap Aiko
Irina mengangguk karena setuju dengan perkataan Aiko, "Kamu benar, tapi lihat sisi baiknya, kita masih bisa menjadi Kekasih Darling, Dan suatu hari nanti, Kita juga akan menjadi Istrinya" Ucap Irina
Aiko tersenyum mendengar perkataan Irina, "Kamu benar" Ucap Aiko
Kedua Gadis yang pada awalnya bermusuhan karena memperebutkan Laki Laki yang mereka cintai, Kini sudah menjadi Akrab satu sama lain
Tidak ada hal yang lebih menegangkan daripada persaingan di antara keduanya, namun tidak ada juga hal yang lebih menghangatkan selain Persahabatan yang tercipta di antara keduanya
__ADS_1