Aku Mencintai Kakakku

Aku Mencintai Kakakku
Lima Puluh Enam


__ADS_3

Di ruang UGD, Putri sadar dan melihat Citra, Rava dan David ada di sampingnya lalu bangun dan ingin melepaskan jarum infus di tangannya tapi di cegah oleh Rava


“Jangan de…” Ucap Rava


“Mau kemana de? Istirahat dulu de… ade masih lemah” Tanya Citra


“Ade mau lihat Kak Aldo Bun” Ucap Putri


“Aldo udah ada yang tangani dan di jaga sama Papa dan Mama “ Ucap Rava


Putri hanya menggeleng kepala dan bersikeras untuk melihat Aldo dan menemaninya, akhirnya mereka menyetujui melihat Putri yang ingin terus ke Aldo


“Tunggu biar gue ambil kursi roda “ Ucap David dan di anggukin oleh Rava dan Citra


David keluar meminta ijin sama suster jaga dan diberikan ijin lalu masuk membawa kursi roda dan Rava menggendong Putri ke arah kursi roda di bantu oleh David dan Citra. Mereka lalu menuju ke ruang ICU karena Aldo udah di pindahkan ke sana. Setiba mereka Putri melihat Diva, Gita dan Tya serta Rangga dan Diva serta Tya menghampiri Putri dan memeluk Putri yang masih tetap duduk. Diva dan Tya lalu melepaskan pelukan dan memandang Putri


“Lu baik-baik sajakan?” Tanya Diva dengan kecemasannya begitu juga Tya


“Gue baik-baik saja tapi kak Aldo… “ Ucap Putri yang tak bisa melanjutkan karena sudah menangis kembali Gita lalu menghampiri Putri


“Aku tau Aldo kuat .. Alvin udah berikan darahnya untuk Aldo semoga Aldo cepat sadar dan kembali berkumpul dengan kita semua“ Ucap Gita Putri hanya memandang Gita lalu memeluknya dan Gita membalas pelukan.


Alvin keluar dan menuju mereka semua dan Ardy yang melihat itu meminta Alvin untuk duduk.


“Makasih Kak udah tolong Kak Aldo” Ucap Putri yang sudah melepaskan pelukan Gita


“Gak usah berterima kasih .. Aldo sahabat sekaligus saudara gue … “ Ucap Alvin dan langsung di peluk oleh Ardy dan Rangga


“Kita saudara dari dulu .. ada susah kita bantu selagi kita bisa bantu” ucap ALvin lagi setelah melepaskan pelukan Ardy Rangga


Dokter keluar menemui mereka dan ketika melihat dokter keluar Rio dan Tari, mendekati dokter begitu juga Putri di bantu oleh Rava


“Sejauh ini pasien masih sama … kami akan pantau terus dan tetap berada di ruang ICU “ Ucap Dokter


“Tapi kita bisa menjenguk kan dok?” Tanya Tari

__ADS_1


“Bisa asal memakai aturan… jika bisa bergantian .. dua orang aja yang masuk ke dalam” Ucap Dokter dan di anggukin oleh semua yang ada.


Dokter pun meninggalkan mereka dan bertugas, sedangakn Rio memandang Tari dan Putri


“Mama dan ade dulu yang masuk “ Ucap Rio dan di anggukin oleh Tari bahkan Putri.


Tari lalu mendorong Putri masuk kedalam ruang ICU dan Tari membantu Putri memakai baju rumah sakit yang telah tersedia. Ketika mereka berdua masuk dan melihat Aldo membuat Putri tak kuat menahan tangisnya begitu juga dengan Tari. Mereka lalu mendekati Aldo dan Tari serta Putri hanya memandang Aldo


“Kaka.. ini mama sama ade datang? Jangan tidur terlalu lama … “ Ucap Tari memegang tangan Aldo yang tidak infus Sedangkan Putri hanya bisa menangis menatap Aldo


“Kaka gak suka kan liat ade nangis kayak gini teruskan … “ Ucap Tari lagi dengan tetesan air matanya dan cepat menghapusnya


Karena tak kuat menahan sakit melihat Aldo terbaring membuat Tari meminta Putri untuk keluar


“De kita tunggu di luar .. “ Ucap Tari memandang Putri


Putri yang mendengar itu hanya mengangguk kepala lalu berdiri dan memandang Aldo. Tari yang melihat putri berdiri lalu menjaganya agar tidak jatuh. Putri lalu tunduk ke telinga Aldo


“Sayang cepat bangun… aku tunggu sayang bangun … I Love You Kak Aldo “ Ucap Putri berbisik sambil menahan tangisnya dan mencium kening Aldo mesra dan lama. Setelah selesai Putri memandang Tari


“Ardy atau yang lain apa mau liat Aldo ?” Tanya Rio


“Papa masuk dulu” Ucap Ardy dan di geleng kepala oleh Rio


“Kalian aja papa temani mama “ Ucap Rio dan membawa Tari Duduk bersamanya.


Ardy dan Alvin masuk tak lama Alvin keluar dengan wajah senang dan memanggil suster jaga untuk memanggil Dokter karena Aldo sudah mulai membuka matanya. Ardy pun keluar setelah dokter dan suster masuk.


“Bang Kak Aldo sudah sadar?” Tanya Putri dan dianggukin oleh Ardy


Semoga mengucap syukur karena Aldo membuka matanya cepat dan tak lama dokter keluar langsung di sambut oleh yang lain


“Syukurlah pasien sudah sadar .. Masa kritis juga sudah lewat.. tapi kami akan pantau terus keadaan pasien … “ Ucap Dokter dan mereka mengucap syukur


“Kami akan pindahkan ke ruangan perawatan dan tetap akan pantau .. “ Ucap dokter

__ADS_1


“Makasih dok” Ucap Rio


“Kalau gitu saya permisi dulu melihat pasien yang lain” Ucap dokter lalu berlalu meninggalkan mereka semua .


Aldo sudah di pindahkan di ruang perawatan ruang khusus bersama Putri karena rumah sakit ini ternyata milik Nathan dan Nathan sendiri yang memintanya. Semua yang menunggu Aldo menjadi senang karena Aldo sudah membuka matanya. Ketika Aldo yang melihat Putri yang masih di pasang infus dan duduk di kursi roda dan di dorong oleh Rava dan menjadi semakin cemburu dan marah apalagi melihat Putri memegang tangan Rava


“Rav biasa aja kalau dekat pacarku!!” Ucap Aldo yang ingin bangun dari pembaringan tapi di tahan oleh Tari


Ucapan Aldo membuat semua kaget dan memandang Putri dan Rava yang saling memegang tangan. Tetapi Putri yang mendengar itu malah memutar matanya jengah karena dalam keadaan begini masih cemburuan. Aldo yang bergerak membuat ia kesakitan dan lukanya mengeluarkan darah kembali dan dia meringis sakit


“Makanya kaka gak boleh gerak dulu baru di operasi” Ucap Rio


David yang melihat Aldo masih merintih sakit lalu keluar memanggil suster, dokter serta suster datang lalu semua yang di samping Aldo memberikan ruang untuk dokter periksa dan dokter meminta suntik untuk Aldo dan tak lama Aldo pun tertidur.


“Apa tadi pasien bergerak?” Tanya dokter setelah memeriksa Aldo


“Iya dok” Ucap Rio


“Pasien jangan dibiarkan untuk bergerak dulu karena luka masih basah .. kami memberikan obat penenang karena pasien masih sakit dan banyak istirahat” Ucap Dokter


“Makasih dok” Ucap Rio


Dokter dan Suter memeriksa Putri.


“Nona juga harus istirahat .. dan setelah besok kami pantau kembali kalau tidak apa – apa nona bisa pulang “ Ucap Dokter dan Rio mengucap terima kasih dan dokter serta Suster meninggalkan ruangan.


“Ade sekarang istirahat” Ucap Rava


Rava lalu mendorong kursi roda ke brangkar tempat tidur Putri. Setelah Putri berbaring Rava masih tetap setia mendampingi Putri dan Citra serta Tya dan Diva berdiri di samping Rava dan Citra. Sedangkan Tari duduk di samping brangkar Aldo dan Rio yang berdiri sedangkan Nathan, Ryana, Ardy, Alvin dan Gita serta David duduk di sofa. Alvin dan Gita yang belum tahu apa-apa semakin heran dan memandang Ardy dan Alvin mengode dan membisikan pada Ardy


“Lu Belum cerita kenapa Aldo kaya gini? Dan di samping Putri siapa?” Ucap Alvin berbisik


Ardy hanya tersenyum dan memandang Alvin lalu memandang Putri serta Rava


“ Aldo tertembak waktu kita menyelamatkan Putri karena Putri di culik” Ucap Ardy membuat Alvin dan Gita kaget

__ADS_1


“Putri di culik ? “ Tanya Gita


__ADS_2