Aku Mencintai Kakakku

Aku Mencintai Kakakku
Enam Puluh


__ADS_3

“Dia selingkuhan Ardy … Biar abang yang nelpon seligkuhannya supaya datang kesini” Ucap Rava yang membuat David semakin emosi dan ingin menghajar Ardy


“Bang…” ucap Ardy tapi dia pasrah ketika melihat raut muka Rava.


Rava masih memegang David sambil mengambil handponenya dan menghubungi seseorang. Ardy melihat itu semakin bingung dan juga kesal tapi tak bisa berbuat apa-apa


Rava menelpon dan mereka semua mendengar pintu di buka. Mereka semua memandang ke arah pintu dan Alvin masuk membuka pintu untuk Gita istrinya yang memegang kue ulang tahun yang sudah di nyalakan lilinnya dan semua yang ada di dalam ruangan menyanyikan lagu ulang tahun. Rava lalu melepaskan pegangan David dan mematikan telpon serta memasukan handponye lalu memandang Ardy tersenyum. Ardy memandang Tyara dan semuanya yang tersenyum padanya dan menyanyikan lagu ulang tahun untuknya langsung kesal karena sudah dikerjain


“Gak Lucu kerjainnya” Ucapnya yang di dengar oleh Rava


Ketika semua berhenti menyanyi David memandang Rava


“Kalau kerjain bang Ar kasih tau ke aku dulu “ Ucap David


“Kalau kasih tau gak seru “ bukan Rava yang menjawab tapi Tyara David hanya tersenyum


“Jadi oma kerjain aku?” Ucap Ardy dan dianggukin oleh Tyara


“Tiup Lilin keburu habis lilinnya.. Tapi sebelumtiup kamu make a wish dulu” Ucap Gita


Ardy lalu menutup matanya mengucap doa dalam hati dan tak lama Ardy membuka matanya dan meniup lilin. Tyara lalu memberikan ucapan selamat ulang tahun begitu pun lainnya tapi Diva masih tetap berdiri. Putri udah kembali duduk dekat Aldo karena dia takut singanya bangun lagi karena melihat kedekatanya sama David dan Rava.


“Tapi ucapan oma gak benar kan ?” Tanya David Tyara hanya menggeleng kepala


“Tapi benar kan abang gak selingkuh? “ Tanya David masih ragu dan memastikan


Sedangkan Rava mendengar David bertanya seperti itu langsung tersenyum


“Semua gak benar Vid.. Abang Rava yang rencanakan ini semua sama oma” Ucap rava


“Iya Bang Rav.. Tapi Ingat bang Ar.. Aku yang duluan buat perhitungan sama abang jika abang sakiti Diva.. Dari awal aku udah pesan jangan pernah sakiti Diva sahabat gue” ucap David


Ardy hanya mengangguk kepala dan tersenyum Sedangkan Diva, Putri dan Tya yang melihat David seperti tersenyum bangga apalagi Diva tidak menyangka sahabatnya akan membelanya ketika abangnya sakiti dia.

__ADS_1


Ardy lalu mendekati Diva dan ingin memeluk Diva tapi Diva menolak karena masih ragu dan juga malu jika Ardy memeluknya di depan banyak orang apalagi di depan orang tuanya dan oma Ardy


“Oma tanggung jawab dong … Istri Ardy marah nich?” Ucap Ardy dan mendapat cubitan di pinggang karena ucapan Ardy yang berlebihan


“Auwww sakit sayang” Ucap Ardy dan semua tertawa


“Makanya belum jadi istri udah ngaku istrinya.. Sayang masa pacaran sama Ardy yang sampai sekarang masih ngompol.. Banyak pacarnya lagi “ Ucap Tyara di buat serius membuat Ardy kaget dan memandang Diva


“Gak Oma sapa yang pacaran sama dia oma “ Ucap Diva dengan muka serius dan menahan tawa melihat raut wajah Ardy


“Ya gak di akui “ Ucap Rava membuat semua orang terawa.


“Sayang…” Ucap Ardy ingin memeluk Diva tapi Diva menghindar


“Gak usah meluk … malu juga diliatin” Ucap Diva berbisik sambil mencubit kembali Ardy.


Pintu di buka dan pesanan makanan dan Minuman untuk merayakan ulang tahun Ardy di rumah sakit datang dan mereka semua makan kecuali Aldo karena alasannya masih kenyang. Dalam ruangan ada meja juga maka makanan dan minuman mereka atur di meja dan mereka menyulap meja itu menjadi meja makan untuk para orang tua kecuali Citra dan Tari yang menemani Putri duduk di tempat tidur sedangkan yang lain duduk di sofa.


Selesai makan Diva, Tya dan Gita membersihkan sisa makanan dan ruangan. Putri maish berbaring di tempat tidur. Nathan, Ryana, Tyara, Citra, Tari dan Rio duduk di sofa lainnya duduk di kursi.


Aldo hanya mengangguk kepala sedangkan Putri kaget mendengar Rava besok balik


“Bang besok udah balik?”Ucap Putri


“Iya abang besok balik “ Ucap Rava membuat Putri sedih dan memandang Citra


“Bunda Ikut?” Tanya Putri dan di anggukin oleh Citra membuat Putri bersedih


“Udah bunda ke sana hanya seminggu nanti balik lagi “ Ucap Citra


Rava yang tidak tega melihat adiknya bersedih mendekatinya dan memeluknya Putri membalas pelukan Rava


“Udah jangan sedih kan abang dan Bunda bisa nelpon kalau kangen” Ucap Rava mengelus kepala Putri.

__ADS_1


Putri yang belum menyadari ada yang marah masih tetap dengan pelukannya hingga suara David menegur mereka berdua barulah mereka menyadari


“Terus aja peluk .. ada singa yang siap menerkam” kelakar David


Putri dan Rava saling memandang tanpa melepaskan pelukan lalu memandang David sedangkan David hanya mengode dengan mata. Rava dan Putri lalu memandang Arah pandang David, Rava hanya tersenyum menanggapi pandangan Aldo ke arah mereka sedangkan Putri balik memandang Rava dengan memutar matanya jengah dengan sikap Aldo yang posesif. Sedangkan Tyara yang baru mendengar ada kata singa dari David menjadi heran dan bertanya


“Singa ? mana Singa Vid?” Tanya Tyara membuat semua orang tertawa kecuali Aldo sedangkan Putri hanya tersenyum


“Bukan singa bu… Anak saya lagi posesif sama Putri” ucap Tari di sela tawanya membuat Tyara kaget dan memandang Aldo.


“Oma jangan kaget gitu Oma…. Kami udah biasa dengan posesifnya “ ucap Ardy


Tyara hanya tersenyum mendengar posesifnya Aldo pada Putri. Putri hanya tersenyum menanggapi ucapan Ardy karena Putri tau betapa posesifnya Aldo kakak angkatnya sekaligus pacarnya. Tak lama handpone Tya, David, Diva dan Putri berbunyi bersamaan karena mereka tak mengubah handponenya ke mode silent. Putri, Tya dan David hanya acuh dengan handpone mereka. Diva mengambil handpondnya lalu melihat siapa yang chat. Diva kaget memandang handpond lalu memandang Putri


“Put, Mita chat di grup coba lu baca” Ucap Diva


David yang mendengar Mita chat juga melihat begitupun Putri dan Tya. Putri kaget melihat chat Mita yang kirim fotonya dengan Infus dan menanyakan kabarnya dan kenapa bisa masuk rumah sakit.


“Ini siapa yang ngirim foto gue ke Mita? Vid lu kan yang ngirim?” Tanya Putri langsung karena tak mungkin Diva dan Tya


“Iya itu gue yang kirim” Ucap David


“Vid lu tau kan Mita lagi sakit, kenapa lu kirim foto gue .. jangan membuat Mita drop mendengar kabar kita di sini .. kasih kabar thu yang baik aja” Ucap Putri kesel


“Apa yang Putri ucap benar Vid, Lu mau Mita gak sembuh?” Ucap Diva


“Maaf…” Ucap David


Putri lalu membalas pesan Mita dengan mengatakan dia sudah sembuh dan sudah diperbolehkan pulang. Tak lama handpone Putri berbunyi karena Mita menelpon dengan Video Call. Putri lalu mengeserkan tombol hijau


“Assalamualaikum” Ucap Putri


“Waailakumsalam” Balas Mita dan Tya, Diva dan David kaget mendengar suara Mita

__ADS_1


“Mita Nelpon?” Tanya Tya dan


__ADS_2