Aku Mencintai Kakakku

Aku Mencintai Kakakku
Lima Puluh Tujuh


__ADS_3

“Putri di culik ? “ Tanya Gita


“Iya Putri di culik oleh Nenek tiri Putri… ” Ucap Nathan bukan Ardy yang menjawab


“Kita juga pa… “ Ucap Ardy emosi Nathan yang mendengar itu hanya tersenyum dengar suara Ardy


“Udah bang… Putri di culik dan yang tertembak Putri tapi mengenai Aldo yang melindungi Putri… karena cintanya pada Putri.. “ Ucap Nathan membuat Alvin dan Gita kaget


“Tapi om … Aldo dan Putri kan … adik kakak kandung” Ucap Gita


Ucapan Gita membuat Nathan hanya tersenyum sedangkan Putri memandang Citra dan Rava lalu memandang Gita


“Kak Gita… Kak Alvin … “ Panggil Putri Alvin dal Gita memandang Putri


“Kak Kenalkan ini Bunda dan Kakak Kandung Putri… Bunda Citra dan Bang Rava” Ucap Putri


Alvin dan Gita kaget walau kaget tapi tetap menyalami Citra dan Rava.


“Kak Aldo .. kakak angkat aku … Papa Nathan adalah om aku … kakak dari almarhum ayah aku.. “Ucap Putri


“Aldo udah tau tentang ini ? Dan Ardy dan David sepupu kamu ?” Tanya Alvin


“Ya kak Aldo udah tau .. aku di culik saat aku mengejar kak Aldo yang tak terima …” ucap Putri dan di potong oleh Gita


“Kok gak terima harusnya dia senang” Ucap Gita membuat Putri tersenyum


“kak Aldo terima kok kak.. hanya saja yang gak terima itu ketika tau kalau aku udah tau dan gak memberitahu kak Aldo… kak Gita dan kak Alvin tau sendiri gimana posesifnya kak Aldo… “ Ucap Putri


Dan di anggukin oleh Alvin dan Gita


“Bang David saja masih suka cemburu kalau aku jalan bersama… kan mereka sepupu aku” Ucap Putri


“Emang dari SMA Aldo gak suka liat kamu sama David” Ucap Alvin dan di anggukin oleh Gita


“Bang David kan teman aku Kak..” Ucap Putri yang tak bisa di lanjut karena dapat protes dari David


“Udah dibilangin jangan manggil abang masih aja manggil” Ucap David sewot, Putri yang mendengar langsung tersenyum begitupun semua orang langsung tersenyum melihat David sewot.


Waktu semakin malam, Nathan meminta David dan Ardy serta yang lain pulang karena besok sekolah.


“Udah malam.. Bang Ar antar Diva pulang .. David juga pulang besok sekolah” Ucap Nathan dan di anggukin oleh Ardy dan David


“Rangga juga antar Tya pulang .. untuk Alvin makasih ya untuk darahnya untuk Aldo .. dan antar Gita pulang gak baik malam – malam ibu hamil keluar” Ucap Rio


“Sama-sama pa… tapi sebenarnya tadi sebelum Ardy telpon Perasaan Gita dan Alvin tak enak apalagi Gita pa… Gita perut mules dan Alvin boleh minta satu permintaan pa?” Ucap Alvin dan di cubit oleh Gita karena tahu apa yang ingin Alvin katakan

__ADS_1


“Apa itu kalau papa bisa kabulkan?” Tanya Rio


“Bukan Papa tapi Putri” Ucap Alvin membuat Putri kaget lalu memandang Alvin


“Apa itu Kak?”Tanya Putri


“Tadi Gita perut mules dan ingin di usap oleh Putri kalau itu di ijinkan oleh Putri” Ucap Alvin


Dan membuat Putri tersenyum dan memandang Gita


“Kenapa musti aku kak…Kak Alvin” ucap Putri


“itu kemauan dede bayi Ade… Ade harus turutin thu nanti bayi kak Gita ngiler saat lahiran” Ucap Tari dan di anggukin oleh Citra


“Masih mules perut kak?’ ucap Putri


“ Masih tapi bisa di tahan kok” Ucap Gita malu


“Kak maaf yach .. kak gita bisa kesini ?” Ucap Putri dan di anggukin oleh Gita


Rava dan Diva yang melihat Gita menghampiri Putri lalu menggeser untuk Gita mendekat untuk Putri mengusap perut Gita


“Ade gak boleh susahin Bunda yach.. “ Ucap Putri dekat perut Gita sambil mengelus perut Gita sedangkan Gita hanya tersenyum saja


“Maaf bukan ngusir papa Rio dan Mama tari serta Papa Nathan dan Mama Ryana… tapi biar malam ini Aku yang jaga Aldo dan Putri aja.. Bunda juga pulang istirahat .. kalau ada apa-apa nanti aku telpon. “ Ucap Rava


“Biar aku yang temanin bang… Setelah aku antar Diva pulang” Ucap Ardy dan dianggukin oleh Rava


Dan Rio serta Nathan setuju karena Rio ingin Tari istirahat


“Baiklah” Ucap Rio


Semua pulang, Rava yang melihat Putri belum tidur langsung memintanya untuk tidur.


Pagi jam enam Putri udah bangun dan melihat Rava dan Ardy duduk di sofa sambil bermain handpone masing-masing.


“Pagi… Abang” ucap Putri lalu bangun duduk dan ingin ke kamar mandi


“Pagi de… ade mau apa ?” Ucap Rava menghampiri Putri begitu juga Ardy


“Ade mau kekamar mandi bang” Ucap Putri


“Sini biar abang antar “ Ucap Rava


“Ade bisa sendiri bang… “ Ucap Putri tapi Rava tetap mengantar Putri di depan kamar mandi

__ADS_1


“Kalau udah panggil abang… abang tunggu di sini” Ucap Rava dan dianggukin oleh Putri sedangkan Ardy ke Aldo mengecek udah bangun atau belum. Setelah memastikan Aldo belum bangun lalu Ardy kembali ke sofa. Putri yang sudah selesai dari kamar mandi lalu keluar dan Rava membantu Putri kembali ke tempa tidur.


Jam delapan Rio, Tari dan Citra datang dan Rava pamit pulang sedangkan Ardy udah pamit pulang duluan karena ingin mengantar Diva ke sekolah dan langsung ke kampus karena Ardy kuliah jam Sembilan.


“Assalamualaikum” Ucap Rio, Tari dan Citra yang masuk


“Waailakumsalam” Ucap Rava


“Ade dan Aldo belum bangun juga?” Tanya Rio


“Aldo belum pa .. Ade udah tadi tapi tidur lagi” Ucap Rava


Putri yang mendengar suara langsung membuka matanya dan melihat citra, Tari dan Rio


“Pagi.. Pa .. ma … Bun” Ucap Putri


“Pagi sayang" Ucap Citra dan Tari bersamaan


“De udah ada Bunda dan Papa Rio dan Mama Tari .. Nanti abang datang lagi” Pamit Rava dan dianggukin oleh Putri.


Rava membantu Putri untuk duduk, Putri lalu menyalami Rava dan Rava menyalami Citra, Rio dan Tari yang duduk di sofa lalu keluar dan tak lama suster datang untuk membawakan sarapan pagi buat Putri dan Aldo.


“Ade makan dulu” Ucap Rio


Putri hanya mengangguk kepala dan menjadi bingung juga tak enak pada Citra dan Tari. Sedangkan Citra dan Tari tak beranjak dari tempat duduknya membuat Rio dan Putri menjadi heran dan bingung kepada siapa yang akan mereka minta untuk di suapin. Citra dan Tari memandang Putri dan berbalik saling memandang. Tari yang ingin Citra menyuapi Putri karena berfikir Citra belum pernah menyuapi Putri sedangkan Citra berfikir dia tidak punya hak untuk menyuapi Putri. Karena tidak ada pergerakan dari Citra Tari langsung angkat bicara


“Maaf.. Cit kamu aja yang menyuapi Putri bukan aku gak mau tapi maaf …. Cit Putri dari kecil belum merasakan kasih sayang dari kamu apalagi menyuapi Putri saat sakit seperti ini jadi Boleh.. kamu aja yang menyuapinya ?” Ucap Tari membuat Putri kaget memandang Tari.


Citra memandang Rio dan Rio hanya mengangguk kepala, Citra yang memandang Putri yang matanya sudah merah menahan tangis langsung diam. Tari pun sama kaget melihat mata Putri yang sudah merah


“Maaf de.. Bukan mama gak sayang lagi tapi ijinkan Bunda Citra untuk merawat kamu selama Bunda di sini” Ucap Tari


“Maaf Ma “ Ucap Putri dengan suara serak menahan tangis membuat Tari tersenyum


“Gak usah minta maaf” Ucap Tari


Citra lalu berdiri begitu juga Tari. Citra lalu mengambil makanan untuk menyuapi Putri sedangkan Tari hanya mengelus kepala Putri


“Udah jangan nangis .. gak baik saat makan nangis” Ucap Tari Putri hanya mengangguk kepala


Citra yang baru pertama menyuapi Putri hanya diam membuat Putri memandang Citra yang sedang memandang balik dengan Citra yang sudah menangis


“Bun … udah jangan sedih “ Ucap Putri lalu menghapus air mata Citra


“Udah … Kasian ade kelaparan thu nanti” Ucap Rio lalu mereka bertiga langsung tersenyum dan Putri memeluk Citra dan Tari

__ADS_1


__ADS_2