
Masih di rumah sakit, Aldo yang sudah minum lalu kembali tidur karena obat yang dia minum salah satunya obat untuk dia tidur kembali. Apalagi Aldo melihat Rava masih duduk dekat Putri membuat dia hanya diam. Tyara menanyakan Ardy dan David, Nathan hanya menjawab masih sekolah
“Rava udah siapkan yang oma minta?” Tanya Tyara membuat Rava bingung
“Ardy… “ Ucap Tyara yang melihat kebingungan Rava dan Rava yang mengingat permintaan Tyara langsung ingat
“Udah oma .. Nanti teman Ardy Alvin dan Gita yang bawa Oma… Setelah ada drama nantinya” Ucap Rava membuat Nathan dan lainnya kebingungan
“Ada apa dengan Ardy Mom?” Tanya Nathan
“Kamu lupa atau pura-pura lupa kalau anak kamu hari ini ulang tahun?” Ucap Tyara dan Nathan yang mendengar itu langsung menepuk jidatnya.
“Pasti lupa” Ucap Tyara melihat Nathan dan Ryana seperti itu
“Pa .. Ma.. Nanti sebentar ada surprise dan perannya oma... Oma bisakan ? “ Tanya Rava
Tyara hanya memandang Rava dan Rava lalu menyusun rencana bersama Tyara dan di iyakan oleh Tyara karena selama ini oma selalu menjadi tempat cerita Ardy dan David ketika Tyara datang.
Siangnya, Putri duduk di dekat Aldo yang sudah bangun atas permintaan Tari karena melihat wajah Aldo yang tak bersahabat dari tadi. Putri yang tak mengerti sikap Aldo yang tak bersahabat hanya diam kdan tak mau memeprmasalahkan. Semua memandang ketika pintu di buka dan Putri serta lainnya memandang ke arah pintu Tya, Rangga, Diva, Ardy dan David yang datang.
“Assalamualaikum” Ucap Ardy, Diva, Tya, Rangga dan David bersamaan
“Waailakumsalam” Ucap mereka semua yang di dalam ruangan
Tya, Rangga, Diva, Ardy dan David menyalami satu persatu. Putri lalu menyalami Ardy dan Rangga ketika mau menyalami David malah David ingin melepaskan tapi di cegah oleh putri
“Ingat Bang … yang tua menyalami yang muda” Ucap Putri dan muka David hanya mendengus
“Iya tapi jangan manggil abang kenapa” Ucap David sewot dan Putri hanya tertawa sedangkan Aldo mukanya marah dan menarik tangan Putri dan Putri berbalik memandang Aldo, melihat wajah Aldo Putri hanya menggeleng kepala sambil membuang napas kasarnya. David dan Ardy berbalik badannya dan kaget ada Tyara dan mereka berebut untuk memeluk Tyara membuat semua hanya tersenyum dan Nathan hanya menggeleng kepala.
“Bang… gak malu sama Diva” Ucap Ryana membuat Ardy hanya cengengesan memandang Diva.
__ADS_1
Tyara yang duduk di apit oleh David dan Ardy langsung memandang Rangga, Tya Dan Diva lalu memandang Ardy dan David.
“Yang mana cucu mantu oma nich?” Ucap Tyara
David memandang Tyara dan memeluk Tyara lalu membuang napasnya seperti ada beban
“Mita masih sakit oma .. dan belum ada kabar sampai sekarang” Ucap David sendu
“Ya udah David gak boleh sedih harus berdoa moga mita sembuh dan berkumpul bersama” Ucap Tyara
“Amin” ucap mereka semua serempak
Ardy lalu berdiri di samping Diva dan memperkenalkan Diva pada omanya.
“Nich oma yang aku ceritakan sama oma Diva… cantik kan oma?” Ucap Ardy,
Diva yang malu langsung mencubit Ardy dan yang di cubit hanya meringis sedangkan Tyara memandang Ardy hanya diam dan penuh selidiki Diva
Ardy kaget atas ucapan Tyara dan memandang Diva yang sudah memandangnya dengan tatapan marahnya.
“Oma jangan sembarangan bicara oma … sayang jangan percaya itu” Ucap Ardy
Ardy memohon pada Diva untuk tidak percaya tetapi diva sudah termakan omongan Tyara sedangkan semua orang menahan tawanya melihat Ardy yang sudah panik dan kalut
“Oma gak sembarangan bicara Ar.. Kamu sendiri yang bicara sama oma waktu di telpon” Ucap Tyara meyakinkan Ardy yang membuat Diva semakin memandang Ardy
Sedangkan David yang semula memeluk Tyara lalu melepaskan karena dia sudah marah karena kakaknya telah menyakiti sahabatnya dan memandang Ardy tapi masih tetap David masih duduk.
“Bang… aku udah katakan sebelumnya jika pacaran sama sahabat aku jangan pernah sakiti.. jika itu terjadi maka aku yang duluan maju membelanya walau abang kakak aku sekalipun” Ucap David marah membuat Ardy semakin kalut
“Abang gak boong Vid… Abang sayang sama Diva .. “Ucap Ardy yang tak bisa melanjutkan karena panggilan David yang kasar
__ADS_1
“Abang… “ panggil David kasar Ardy memandangnya
“Berarti abang nuduh oma yang bohong… “ Ucap David marah
David dan Ardy saling memandang tanpa melihat Tyara dan Rava saling mengode. Rava tersenyum tanpa ada yang melihat dan para orang tua hanya diam tanpa ada yang menanggapi.
“Bang Ar.. Putri kecewa sama abang … Diva sahabat aku bang… Sahabat yang ku anggap saudara .. abang tega seperti itu” Ucap Putri masih tetap duduk di samping Aldo.
Sedangkan Diva hanya diam dan matanya sudah berembun berkedip langsung mengalir. Tya yang melihat Diva hanya diam lalu menghampirinya dan memeluk dari belakang. Ardy yang melihat Diva matanya sudah merah menghampirinya dan memegang tangannya tapi di tepis oleh Diva. David yang melihat Diva yang tak mau di pegang oleh Ardy langsung berdiri dan mendorong Ardy ke belakang
“Jujur bang .. siapa yang oma maksudkan? Selingkuhan abang?” Ucap David emosi Diva hanya diam melihat David marah seperti itu.
Ardy yang mendengar ucapan David menjadi emosi, Putri lalu mendekati Diva dan memeluknya lalu berbisik
“Jangan sedih .. Ada kejutan untuk bang Ar ..” Bisik Putri tapi matanya tetap memandang Ardy supaya Ardy tidak curiga padanya Diva lalu memandang Putri sedangkan di pandang hanya mengangguk
“Tapi tetap seperti ini dulu “ Ucap Putri berbisik lagi membuat Diva bingung dan memandang Tyara dan lainnya semakin bingung dengan diam mereka
“Jawab bang .. jangan diam saja” Ucap David semakin emosi karena Ardy masih tetap diam lalu memandang Tyara
“Oma .. Jujur oma yang oma katakan itu tidak benar oma?” Ucap Ardy yang membuat David semakin emosi
“Kamu mau katakan kalau oma boong gitu Ar?” Ucap Rava tegas membuat Ardy ciut hatinya karena jika abangnya yang bicara dia tak bisa membantah.
“Siapa bang … selingkuhan abang? “ Ucap David sudah semakin marah dan mengepalkan tangannya
“Sayang percaya sama aku .. aku gak pernah selingkuh dari kamu.. jika kamu gak percaya aku pasrah pada keputusan sayang” Ucap Ardy pasrah karena percuma semua yang ada tak membelanya
Rava yang melihat David maju dan memegang David
“Dia selingkuhan Ardy … Biar abang yang nelpon seligkuhannya supaya datang kesini” Ucap Rava yang membuat David semakin emosi dan ingin menghajar Ardy
__ADS_1
“Bang…” ucap Ardy tapi dia pasrah ketika melihat tatapan Rava