Aku Mencintai Kakakku

Aku Mencintai Kakakku
Lima Puluh Satu


__ADS_3

Sesampai di rumah Putri dan Aldo yang masuk ke dalam rumah dan Putri kaget ketika melihat Rio dan Tari serta Citra yang duduk di ruang keluarga sedangkan Aldo hanya biasa saja lalu memandang Citra dengan heran tapi tetap menyalami mereka. Putri lalu berdiri di samping Citra.


“Cieee yang habis pulang pacaran bukannya langsung pulang ini malah pacaran dulu” Ucap Tari menggoda Putri dan Aldo. Sedangkan Putri yang tau Tari menggodanya dengan Aldo menjadi malu lalu memeluk Citra yang di sampingnya, Citra hanya tersenyum melihat Putri yang malu atas ucapan Tari sedangkan Aldo yang tak tau apa-apa langsung marah


“Ade thu yang pacaran bukan kakak” Ucap Aldo yang membuat Rio tertawa atas ucapan Aldo sedangkan Citra dan Tari saling memandang hanya tersenyum sedangkan Putri hanya memandang Tari dan Citra lalu menggeleng kepala dengan tersenyum malu.


Aldo yang melihat kedua orang tua tertawa langsung ke kamarnya dengan muka di tekuk. Putri, Tari, Rio dan Citra yang melihat Aldo marah langsung tersenyum.


“Itu kakak ade belum juga kasih tau? Kalau belum kasih tau lebih baik Ade jujur dari pada nanti kakak marah sama ade“ Ucap Tari yang menanyakan pada Putri dan Putri hanya menggeleng kepalanya


“iya ma nanti ade kasih tau ke kakak “ Ucap Putri lalu melepaskan pelukan pada Citra


“Bunda udah datang dari tadi ?” Tanya Putri


“Bunda udah dari tadi de..” Ucap Citra


“Bunda kangen sama ade makanya bunda kesini “ Ucap Tari


“Pa… Ma… Boleh ade ikut pulang sama Bunda ke apartemen ya ? nginap di sana besok baru pulang” Pinta Putri


Tari memandang Rio dan Rio hanya mengangguk kepala membuat Tari tersenyum


“Kalau gitu ade siap-siap dulu ..” Ucap Putri lalu beranjak ke kamarnya untuk bersiap mengikuti Citra pulang ke apartemen .


Setelah Putri selesai beriap-siap untuk ke apartemen bersama Citra, Putri keluar dari kamar menuju ruang keluarga dimana ada Citra di sana yang sudah menanti. Dan ketika turun Putri melihat Aldo yang duduk bersama Rio, Tari dan Citra. Putri sampai di antara mereka, Rio dan Tari duduk bersama sedangkan Aldo duduk sendiri. Putri yang melihat Citra duduk dan di sebelahnya masih kosong lalu Putri duduk di dekat Citra.


“ Udah Siap de?” Tanya Tari dan dianggukin oleh Putri


Aldo yang melihat Putri yang mau keluar dan membawa tas ransel menjadi heran dan memandang Tari dan Putri


“Ade mau kemana ma kok bawa tas?” Tanya Aldo pada Tari yang penasaran sama Putri yang hendak pergi dengan membawakan tas ransel

__ADS_1


“Ade mau nginap di rumah Bunda Citra kak “ Ucap Putri jujur membuat Aldo heran dengan panggilan Putri pada Citra. Rio dan Tari yang memandang Aldo yang bingung pun hanya diam memandang Putri.


“Bunda Citra?” Tanya Aldo meyakinkan pendengarannya dan memandang Putri


Putri hanya mengangguk kepala dan memandang Aldo lalu memandang Rio dan Tari serta Citra bergantian sedangkan Rio dan Tari masih diam memandang Putri


“Sudah saatnya kakak tau sebenarnya de” Ucap Rio ketika Putri memandang Rio dan dianggukin oleh Tari, Putri lalu memandang Citra sedangkan Citra hanya mengangguk kepala


Aldo yang mendengar ucapan Rio pun menjadi semakin heran dan bingung.


“Ada apa ini pa .. Ma… Apa yang papa dan mama juga ade sembunyikan dari kakak?” Tanya Aldo


Putri yang memandang Tari dan Rio hanya mengangguk kepala untuk meyakinkan Putri untuk berkata jujur pada Aldo. Putri lalu memandang Citra yang hanya diam memandang Putri


“Seharusnya bunda gak disini … “ Ucap Citra pelan yang tak bisa melanjutkan ucapannya karena di potong oleh Putri


“Bunda jangan bicara begitu .. memang sudah saatnya Kak Aldo tau yang sebenarnya “ Ucap Putri


Memegang tangan Citra lalu memandang Aldo


“Kak Al… Maaf… seharusnya ade udah katakan ini … Bunda Citra … Bunda Citra adalah ibu kandung ade yang sebenarnya” Ucap Putri sambil memandang Aldo takut Aldo marah padanya


Aldo yang mendengar itu kaget dan memandang Putri tak percaya lalu memandang Rio dan Tari yang ingin memastikan pendengarannya sedangkan Rio dan Tari melihat Aldo yang memandang mereka berdua untuk memastikan ucapan Putri


“Pa … Ma apa benar yang di katakan ade? “Tanya Aldo lagi untuk meyakinkan dan dengan anggukan kepala Tari membuat Aldo kaget dan memandang tak percaya pada kedua orangtuanya yang telah menyimpan rahasia ini.


“Benar sayang … Ade bukan adik kamu … Bunda Citra memang ibu kandungnya yang dititipkan oleh nenek dari ayah ade … karena suatu hal “ Ucap Tari yang membuat Aldo diam dan memandang Rio, Tari dan Putri secara bergantian.


“Ade udah tau … dan hanya kakak yang belum tau?” tanya Aldo memandang Putri


Putri hanya mengangguk kepala membuat Aldo yang melihat anggukan kepala Putri itupun merasa sakit hati karena Putri merahasiakan darinya begitupun orang tuanya Rio dan Tari menyimpannya sedangkan Putri yang sudah tau tidak memberitahu kepadanya. Aldo marah dengan apa yang dilakukan kedua orang tuanya dan Putri yang merahasiakann darinya bahkan kecewa pada mereka.

__ADS_1


“Kenapa aku gak di kasih tau … kenapa harus menyembunyikan ini dari aku… “ Ucap Aldo marah


“De udah berapa lama ade tau ini … Jawab?” Ucap Aldo kasar yang membuat Putri kaget dengan suara kasarnya Aldo yang marah padanya membuat Putri takut dan airmatanya sudah berembun karena jarang sekali Aldo membentaknya.


“De jawab kenapa diam… Pa.. Ma… “ Ucap Aldo yang masih dengan suara kasarnya


“Kakak sabar dulu … “ Ucap Rio menenangkan Aldo


“Semua karena diri kakak yang overprotektif sama ade .. ade juga belum lama tau dan karena kakak yang seperti itu hingga ade meminta papa dan mama yang merahasiakan ini dari kakak.. “ Ucap Tari


“Yang adik kakak kandung aja protektif sama Ade apalagi nanti “ Ucap Tari memandang Aldo dengan tersenyum


“Itu bukan alasan yang kuat ma “ Ucap Aldo


“Papa mendukung alasan Adik kamu itu … “ Ucap Rio yang tak melanjutkan perkataan yang di potong oleh tari


“Bukan Adik lagi pa … kekasih “ Ucap Tari yang membuat Aldo kaget dan memandang Rio dan Tari tak percaya pendengarannya lalu memandang Putri yang tersenyum padanya walau senyuman memaksa dengan menghapus airmatanya yang mengalir di pipi.


“Kaget mendengar apa yang mama kamu katakan … “ Ucap Rio dan dianggukin oleh Aldo


“Papa dan mama udah tau lama jika kalian saling suka sebagai kekasih.. bahkan tadi mama menggoda malah ada yang ngambek“Ucap Rio


“Karena itu Papa setuju saja kekasih kamu tuh meminta papa dan mama merahasiakan dari kamu” ucap Rio yang membuat Aldo diam sambil memandang Putri.


“Bukan karena alasan lain De?” Tanya Aldo pada Putri, Putri hanya menggeleng kepalanya


“Bukan karena adanya Rava hingga ade mau merahasiakan dari kakak? “ Tanya Aldo dan digelengkan kepala oleh Putri cepat


“Kakak kecewa sama ade yang mau merahasiakan dari kakak “ Ucap Aldo lalu berdiri dan mengambil kunci mobilnya yang dia tadi taruh di atas meja ketika pulang menjemput Putri


Citra, Rio dan Tari yang mendengar nama Rava menjadi kaget dan bingung atas sikap dan kecemberuan Aldo dan mereka semua menjadi yakin alasan Putri yang merahasiakannya dari Aldo semua karena kecemburuan Aldo pada Putri. Putri kaget lalu melihat Rio dan Tari hanya tersenyum.

__ADS_1


“Bukan karena adanya Bang Rava Kak … “ Ucap Putri yang masih di dengar oleh Aldo dan Aldo hendak berjalan meninggalkan mereka semua


“Kak Aldo mau kemana ?“ Tanya Putri memandang Aldo yang sudah berjalan tanpa mempedulikan ucapan Putri.


__ADS_2