
“Kan barusan di katakan jangan iseng orang” Ucap Mita pelan tapi masih di dengar oleh Putri.
Tya yang mendengarpun memandang Putri lalu menepuk jidatnya, sedangkan Rangga Putri melihat sudah diam dengan muka merah menahan amarah membuat Putri tersenyum
“De, jangan membuat kakak kamu yang satu ini balik lagi ke Jakarta sekarang ini, “Ucap Aldo membuat Putri heran kenapa baru berangkat udah balik
“Baru juga pergi, masa udah balik… kangen sama Tya” Ucap Putri menggoda Kak Rangga sedangkan Tya malu dan melempar bantal ke arah Putri membuat Aldo dan Rangga kaget
“Ade, Siapa di situ ?” Tanya Rangga
“Disini Cuma ada Mita dan Diva gak ada Tya” Ucap Putri menahan tawanya melihat wajah Tya dan Rangga bergantian
“Kalau gitu katakan pada Tya, Kak Rangga balik sekarang “ Ucap Rangga serius membuat Aldo yang disana langsung menarik handponenya dan Putri melihat di layar sudah ada tak ada Rangga atau Aldo yang ada terlihat Badan.
“Lu Gila, gak ada” Ucap Aldo dan kembali berbicara pada Putri
“De, Tya mana ? Jangan membuat kakak kamu yang satu ini balik “ Tanya Aldo serius Putri langsung tersenyum
“Nich Kak Tya ada … Nich “ Ucap Putri dan memberikan handponenya pada Tya.
Tya mengambilnya dan memukul paha Putri
“Gak ada manggil gitu” Ucap Tya sewot membuat Putri tertawa
Tya lalu menatap layar yang masih ada Aldo
“Assalamualaikum, Kak Aldo ” ucap Putri
“Waailakumsalam” Ucap Aldo
“Ada Apa kak? Kak Rangga kenapa ?” Tanya Tya
“Nich bicara sama suami kamu, dia ingin balik setelah mengetahui semuanya tentang kamu… Dari dulu dia mencari kamu setelah ketemu kalian berdua pisah…“ Ucap Aldo membuat Tya kaget karena Aldo mengetahui masa lalu dia dan Rangga.
Mita dan Diva bingung dengan ucapan Aldo membuat mereka memandang Tya. Tapi Tya hanya memandang mereka dan tersenyum lalu memandang Aldo
“Kak Aldo tau … “ Ucap Tya
“Iya .. “ Ucap Aldo yang tak bisa melanjutkan bicaranya karena handpone sudah di tarik oleh Rangga
__ADS_1
“Kenapa gak jujur sayang?” Ucap Rangga membuat Tya kaget serta malu di panggil sayang apalagi masih ada Mita, Putri, Diva dan Aldo
Tya memandang Mita, Putri dan Diva yang dipandang hanya tersenyum
“Maaf kak “ Ucap Tya
“Sayang, aku udah dari dulu mencari kamu … Kenapa saat liat gelang itu gak langsung jujur “ Ucap Rangga
“ Maaf kak Rangga .. aku gak jujur sama Kak Rangga karena aku ingin tau kak Rangga mencariku atau tidak “ Ucap Tya
“Nyatanya? “ Tanya Rangga
“Iya, Maaf kak … aku lakukan juga karena aku masih sekolah dan kak Rangga akan batal berangkatnya dan terbuktikan “ Ucap Tya Rangga hanya mengangguk kepala
“AKu emang sengaja titip sama kak Aldo karena pasti akan seperti ini … “ Ucap Tya
“Sekarang mau sayang gimana ?” ucap Kak Rangga
“Yang aku mau seperti yang aku tuliskan di surat… aku masih sekolah kak… sambil nunggu aku selesai sekolah kak Rangga Kuliah di sana” Ucap Tya dan Rangga diam memikirkan
Tak lama Ranggamengangguk kepala.
“De, dan lainnya bisa mendekat sama Tya “ Pinta Rangga
dan mereka bertiga yang mendengar permintaan Rangga duduk di samping Tya dan Tya menggeserkan handponenya begitu juga dengan Rangga. Diva dan Mita yang tak mengerti hanya mengikuti permintaan Rangga
“Ada Apa Kak Rangga?” Tanya Putri
“Sayang, Didepan teman-teman kamu sama adik aku Putri dan serta Aldo.. aku mau dengar sayang katakan sayang sama aku .. I Love You “ Ucap Rangga membuat Tya kaget dan malu
Putri melihat Tya malu langsung tertawa dan mendapatkan pukulan di pahanya dari Tya
“Ayo .. “ ucap Putri memandang Tya, Tya memandang Putri hanya diam dan memandang ke arah Rangga
“ Love you to Kak Rangga “ Ucap Tya malu tapi membuat Rangga senang dan tersenyum
“Maaf atas kesalahan aku selama ini” ucap Rangga akhirnya meminta maaf dan Tya hanya mengangguk kepalanya
“Udah ya Kak.. sekarang Kak Rangga dan Kak Aldo pulang” Ucap Tya Karena udah malu banget sama mereka semua dengan tindakan Rangga
__ADS_1
“Iya nich gara – gara laki kamu Tya kita masih di bandara nich” ucap Aldo mengadu pada Tya
Tya yang mendengar itu hanya menggeleng kepala dan melihat Aldo dan Rangga berdiri. Rangga lalu mengambil handponye. Diva dan Mita langsung tidur di atas tempat tidur sedangkan Putri duduk di sofa sambil bermain handponenya.
“Gak boleh tutup … sampai di apertemen baru tutup” Ucap Rangga yang tak mau menutup telponnya sama Tya
“Gak bisa Kak Rangga ..sampai di apertemen baru kak Rangga telpon aja … aku sama yang lain mau turun makan dulu “ Ucap Tya dan Rangga mau tak mau harus menutup telponnya.
“Iya sampai di apertemen aku telpon .. Assalamualaikum” Ucap Rangga pasrah
“Waailakumsalam” Balas Tya
Tya menutup telponnya, sedangkan Mita dan Diva yang sudah melihat Tya selesai telpon langsung bangun dan melihat Tya. Putri yang bermain handphonenya memandang Diva dan Mita yang tiba-tiba bangun langsung memandang Tya menjadi tersenyum
“Sekarang jelaskan maksud Rangga dan kak Aldo apa ? Kok Kak Rangga mau balik lagi setelah mengetahui sesuatu? Apa it “ tanya Diva
“Kalian berdua kepo sama Tya” Ucap Putri langsung tertawa
Mita yang mendengar langsung melempar bantal ke arah Putri membuat Putri semakin tertawa
“Bisa gak … sekali aja jangan reseh sama kita” Ucap Mita
Mita dan Diva lalu mengabaikan Putri yang masih tertawa
“yang dimaksudkan Kak Rangga dan Kak Aldo … singkat ceritanya dulu Gue dan Kak Rangga ketemu sewaktu kecil.. gue pernah katakan jika gue nunggu seseorang ya itu.. Kak Rangga .. dan gue kasih tau kak rangga lewat paper bag yang gue kasih ke dia melalui kak Aldo” Ucap Tya
Mita dan Diva pun mengerti dan memandang Putri yang masih asyik bermain dengan handponenya membuat mereka heran
“Pasti Putri tau makanya dia reseh dan gak kepo kayak kita berdua?” Tanya Diva pada Tya dan dianggukin oleh Tya
“Iya Putri udah tau “ Ucap Tya
“Put lu lagi chating sama kak Aldo ? Ingat hilangkan perasaan kalian berdua kalian kakak adik lho “ Ucap Mita pelan tapi di dengar oleh Putri dan Putri memandang Mita lalu mengangguk kepalanya.
Pintu di ketuk dari luar dan Putri yang duduk dekat Pintu lalu berdiri membuka pintu dan melihat mama Tari
“Udah Sholat ?” Tanya Tari pada mereka semua dan meeka semua mengangguk
“Sudah Ma” Ucap mereka serempak lalu memandang satu sama lain dan tersenyum
__ADS_1
“Kalau gitu, Ayo turun makan “ Ucap Tari dan dianggukin oleh mereka lalu mereka turun makan