AKU TAK AKAN MEREBUT ENGKAU DARI DIA

AKU TAK AKAN MEREBUT ENGKAU DARI DIA
episode 10 rindu


__ADS_3

" kamu kenapa rim" tanya Lia kepada Rima yang seperti memikirkan sesuatu.


"seperti kamu tidak selera makannya, dari tadi aku melihat kamu hanya mengaduk aduk makanan kamu " Lia yang sedang menikmati makanannya.


" gak" Rima memakan makanannya tapi rasanya seperti makan batu terasa sakit di tenggorokan.


" kenapa aku tidak selera gini ya makannya batin Rima yang bingung dengan diri sendiri.


" kamu punya masalah " Lia yang memperhatikan Rima yang tidak berselera makan.


" gak, aku baik baik saja kok" jawab Rima , iya memang menurut Rima dia baik baik saja.


" kenapa dia ya, kok beberapa Minggu ini tidak pernah kelihatan batin Rima dengan mencari cari seseorang, karena mereka di kafe lagi ber santai.


" kenapa dia tidak ada ya, biasa setiap malam Minggu dia suka nongkrong sini, tumben dia tidak nongkrong " batin Rima lagi dengan kurang bersemangat.


" rim, aku mau nanya deh" tiba tiba saja suara Lia menghentikan lamunan Rima. " ah.. apa .. jawab Rima akan sadar atas lamunannya. " kamu kenapa sih, tidak pernah mau menerima dewa, kamu tau sendiri kan jika dewa dari dulu suka kamu sejak pertama kalian ketemu ! tanya Lia yang penuh tanya karena dari dulu Rima tidak pernah menerima cintanya dewa. " Lia... cinta itu tidak bisa di paksakan,sekali tidak cinta maka tidak cinta " Rima menjawab pertanyaan Lia. " tapi apakah kamu tidak punya rasa sedikit saja untuk dia ! bahkan dia sangat baik ke kamu, perhatian , peduli... tapi kamu aja tidak peka !


" aku tidak sama seperti kamu, kamu bisa menerima orang tanpa kamu cintai.. kalau tidak bisa ... jawab Rima.


" tapi sampai kapan kamu sendiri terus... betah amat jomblo... yang penting bahagia... Rima yang tidak mempedulikan omongan Lia.


lagian aku yang heran sama kamu, bisa bisa kamu ganti ganti cowok Mulu ! . " hai ... meski aku ganti cowok bukan berarti aku tu perempuan yang tidak punya harga diri, aku ganti cowok karena gak cocok gitu ! Lia yang membela dirinya.


" gimana cocok jika kamu selalu memandang dengan uang ? cetus Rima . " tu kamu tau... pintar ya kamu ! kita itu sebagai cewek jangan memandang rupa doang, harus juga mencari yang berduit , karena kita sebagai cewe banyak kebutuhannya. tutur Lia.


" terserah kamu, ... tapi ingat... jika kamu memandang laki laki dengan uang, laki laki akan juga memandang kamu dengan akhlak" kata Rima dengan menesehati sahabatnya itu.


" iya ibu bos... sekarang sudah bisa berceramah ni ucap Lia dengan mengejek Rima. " kamu memang dibilangin selalu ada aja jawaban kamu " Rima yang geleng geleng kepala .


" aduh... Rima yang merasa keram perutnya" kamu kenapa " tanya Lia melihat Rima sedang memegang perutnya. " sepertinya asam lambung aku kumat deh " Rima yang semakin merasakan kesakitan.


"kenapa kamu minum minuman yang dingin dingin sih... ketika Lia melihat minuman Rima.


"apakah kamu bawa obatnya " tanya Lia dengan panik... " biasanya ada sih" ucap Rima yang menahan sakit. Lia langsung mengacak acak tas Rima untuk mencari obat, tapi dia tidak menemukannya . " tidak ada " Lia yang tidak menemukan obatnya.. " ya udah kita pulang aja.. "Lia yang mencoba membantu Rima untuk berjalan.

__ADS_1


" mbak ... ini ada obat... dengan meletakkan obat tersebut. setelah mbak makan obatnya jangan lupa habiskan tehnya ya dengan meletakkan teh manis di atas meja. " permisi" ucap pelayan itu dengan pergi.


" hai ... mbak Lia memanggil pelayan itu, iya kenapa mbak... tanya pelayan itu. " kok kamu tau teman saya sakit... terus kamu kasih obat apa ini .. " tanya Lia yang curiga.


" obatnya benar kok obat buat lambung " Rima yang memperhatikan obat itu. " terus kenapa kamu tau... jika teman aku lambungnya kumat " tanya Lia lagi.. " begini mbak... langganan kafe ini sering terjadi seperti mbak ini, maka kami dari pihak kafe menyediakan obat tersebut mbak, permisi .. pelayan itu pergi. Lia membuka obat itu dan memberikan ke Rima untuk di makan. setelah itu , Rima meminum teh tersebut dengan habis. " kamu istirahat sebentar ya, tunggu Sampai perut kamu agak mendingan ya " Lia yang masih khawatir dengan Rima.


" gimana mbak sudah kah mbak memberi obatnya " tanya Mario kepada pelayan itu. " sudah mas ucap pelayan itu. " terima kasih banyak ya mbak " ucap Mario dengan perasaan lega.


" mbak... mbak... sudah tau punya penyakit lambung masih aja pesan minuman yang dingin dingin batin Mario yang memperhatikan Rima dengan kejauhan.


" sebenar aku kangen dengan mbak, tapi mbak sepertinya tidak suka dengan kehadiranku , apalagi beberapa Minggu ini kita tidak bertemu menahan rindu ini sangat sakit , gak apa apa melihat mbak dengan jarak jauh, yang penting mbak aku masih bisa lihat ... batin Mario yang terus memperhatikan Rima dengan kejauhan.


selama tidak bertemu dengan Mario , Rima sering main ke kafe ini, sama halnya dengan Mario, tapi ketika Mario tau Rima akhir akhir sering ke kafe maka ia tidak pernah memperlihatkan dirinya jika ada di kafe tersebut. " sudah beberapa kali Mario memperhatikan jika Rima sering menekuk perut seperti kesakitan. dari ciri cri yang dia perhatikan sama seperti mamanya jika sering kambuh lambungnya.


" Lia, kita pulang saja ya, ucap Rima. " kamu yakin ... sudah sanggup untuk pulang " tanya Lia dengan memastikan ke adaan Rima. " sudah , sakitnya juga sudah berkurang " jawab Rima. " ok ... dengan memapah Rima untuk keluar dari kafe tersebut.


sebentar ya... aku pesan dulu taksi online nya . yah... paket aku habis lagi... Lia yang merasa kesal. " ya udah pake hp ku aja dengan mengambil ponselnya dari tas dan memberi kan ke Lia. " daya habis rim , gimana ini "tanya Lia yang sudah kebingungan.


" ya udah kita naik angkot saja, jawab Rima.


" terus gimana nih... mereka yang sudah kebingungan...


tiba tiba saja mobil berhenti di depan mereka, orang yang bawa mobil tersebut keluar dari mobil , dan ternyata dia adalah Mario. " aku antar ya, tanya Mario dengan tersenyum kecil kepada mereka.


" Rima yang melihat Mario yang ada dihadapannya dan raut wajah berubah menjadi lebih cerah dari pada tadi yang menahan rasa sakit yang ia rasakan . " Mario... Lia yang Sumeriah ketika melihat Mario. " syukur deh kamu lewat dari sini,. habis kami tidak tau harus naik apa lagi untuk pulang " ,dengan perasaan lega.


" ayo ke buru tengah malam ajak Mario dengan masuk ke dalam mobil. Rima dan Lia menyusul masuk ke dalam mobil.


" tapi kamu tidak apa apa jika mengantar kami tanya Lia tidak enak hati kepada Mario.


" tidak apa apa ,lagian arah kita sama kan " jawab Mario. Mario pun melajukan mobil untuk pergi.


" kenapa hati terasa adem banget ya, kenapa aku bahagia banget ketika melihat Mario " batin Rima yang merasa seperti bingung dengan perasannya sendiri.


" ah mungkin karena tadi aku kebingungan saja, karena tidak ada jalan untuk pulang " batin Rima dengan menyakinkan diri sendiri.

__ADS_1


" Oya Mario nanti di depan , berhenti ya , aku turun di situ saja, karena rumah aku di dekat situ kok" ucap Lia kepada Mario.


" apakah aku tidak antar saja masuk ke dalam " tanya Mario. " tidak usah , lagian ke dalam tidak jauh kok, sudah dekat " ucap Lia . " mbak yakin " tanya Mario lagi. "yakin Mario ... " ucap Lia dan menghentikan mobilnya seperti permintaan Lia.


" terima kasih ya Mario sudah antar aku, Oya tolong antar teman sampai pada tujuannya karena dia itu lagi sakit ! Lia pun keluar dari mobil dengan melambaikan tangannya , dan Mario melajukan mobilnya untuk pergi.


" mbak sakit apa " tanya Mario membuka obrolan karena dari tadi Rima hanya diam saja.


" lambung aku kambuh " jawab Rima dengan singkat.


" kok bisa kambuh, ... kita ke rumah sakit ya " Mario menawarkan untuk berobat.


" tidak usah, lagian aku sudah makan obat kok, sudah mendingan tidak lagi sakit " jawab Rima.


" oh gitu ... dengan fokus menyetir mobilnya.


" Mario..., kok akhir akhir ini aku jarang melihat kamu ke kafe, biasanya kamu sering nongkrong " dengan memberanikan diri untuk bertanya. Mario agak terkejut mendengar pertanyaan Rima terhadapnya, apalagi Rima menanyakan kenapa ia jarang ke kafe. tapi Mario Pura pura biasa saja dengan pertanyaaan Rima. " gak apa cuma lagi malas aja ke luar " jawab Mario dengan sikap biasa. " oh gitu " Rima yang bersikap dingin ketika mendengar jawaban Mario. " ah mungkin perasaan aku saja kali, terlalu berharap setiap aku ke sana Mario selalu ada batin Rima. " kenapa dia kok mukany murung ? bukan tadi dia sudah agak segar kelihatan, apa yang salah dengan kata kataku" batin Mario dengan melirik Rima yang masih murung.


" aduh mbak, kenapa sih muka murung gitu ! tau gak mbak begitu senang aku ketika melihat mbak lebih dekat apalagi bisa mengantar mbak pulang , please dong mbak muka jangan murung gitu dong .. ? jika muka murung gitu, aku merasa bersalah seolah olah aku yang membuat mbak seperti itu ? batin Mario yang dari tadi melirik Rima.


" kenapa aku kecewa ya atas jawaban Mario.. masa karena malas ke luar .. apakah dia tidak kangen denganku...! ah... apa apaan sih kamu Rima


jangan berharap lebih... kamu pernah dengar sendiri.. bukan... kalau Mario pernah bilang jika tidak akan mau pacaran dengan kamu... lagian ya Rima... usia kalian itu berbeda.. seleranya bukan seperti kamu, masih banyak wanita lebih mudah lebih cantik , kok kamu percaya diri sih.. batin Rima dengan tidak karuan dalam hatinya.


" Rima sadar ... sadar... kamu tidak akan bisa bersatu dengan dia.. tembok kalian itu lebih kuat.. " batin Rima dengan menyakinkan hatinya dan berusaha untuk menahan perasaan nya..


akhirnya sampai juga di kontrakan Rima, Rima yang sudah tertidur pules.


" mbak... dengan menatap Rima begitu dalam.


" aku tau mbak kenapa membuat jarak antara kita , tapi aku sangat rindu dengan mbak ... sungguh rindu... batin Mario dengan mata berkaca kaca. " kita sudah sampai ya.. Rima yang terbangun dari tidur nya ,Mario yang langsung membuang wajahnya . kenapa kamu tidak membangunkan aku tanya Rima dengan bergegas ke luar dari mobil.


" habis mbak tidur nyenyak banget aku tidak' enak hati membangunkan mbak" jawab Mario .


terima kasih ya sudah mengantar aku, hati hati ... Rima yang keluar dari mobil dan masuk ke dalam rumahnya.

__ADS_1


Mario pun melajukan mobilnya pergi dari kontrakan Rima.


__ADS_2