AKU TAK AKAN MEREBUT ENGKAU DARI DIA

AKU TAK AKAN MEREBUT ENGKAU DARI DIA
episode 15 ketahuan


__ADS_3

" kita ngapain sih kesini" Randa yang merasa


kesal terhadap Yanda .


*iya makanlah" jawab Yanda dengan menggandeng tangan Randa masuk ke dalam restoran.


" kita pulang aja ah... " Randa dengan muka melas. " Loe sudah janji hari ini menemani gua, dengan wajah manja . " itu karena terpaksa


ya" Randa dengan raut wajah kesal.


" pokoknya janji harus di tepati " ucap Yanda.


mereka pun memesan makanan untuk mereka makan.


" Randa, siap ini temani aku ke Mall ya" ucap Yanda dengan menikmati makanannya. " ke mall ? ngapain ... ? Randa yang tidak suka di atur atur Yanda. " iya belanja lah... , gak ah... malas jawab Randa. " Randa.... Loe kan sudah janji akan menemani ku hari ini dan akan menuruti apa yang aku mau ? awas kamu tidak mau... Loe masih ingatkan... dengan mengancam Randa. " Randa hanya menyantap makanan dengan kesal atas ancaman Yanda.


" dasar perempuan licik " batin Randa dengan melirik Yanda. tiba tiba saja lirikan ke Yanda membuat dia teralih ketika melihat ada seseorang di belakang Yanda.


" dengan tajam ia melihat seseorang itu untuk memastikan siapa... karena masih terhalang oleh Yanda maka tidak begitu jelas ia lihat.


" Randa... aku ke toilet bentar ya " ucap Yanda dengan bergegas pergi ke toilet.


setelah Yanda tak lagi di tempat duduknya,Randa tak sengaja lagi pandangannya ke arah seseorang tersebut. "ah... itu kan ? dengan mata melotot melihat mereka.


Randa pun menghampiri mereka dan langsung duduk dengan santai. " Rima dan Mario kaget tiba tiba saja ada orang duduk di meja mereka.


Loe .... ucap Mario kepada Randa, Randa hanya terkekeh.


" Loe ngapain ke sini " tanya Mario dengan jengkel melihat Randa. " siapa dia bang" tanya Randa kepada Mario. ,bukan menjawab malah membuat pertanyaan dengan melirik ke Rima.

__ADS_1


" ganggu aja Loe " Mario menjawab. " jadi Loe gak mau kenalin ke gua " Randa yang menggoda Mario. " ok jika tidak mau kenalinnya ke gua, gua bisa sendiri kok " kata Randa yang tidak pedulikan Mario yang sudah jengkel terhadapnya. " hai ... mbak kenalin aku Randa adiknya Mario" ucap Randa dengan percaya diri


dan mengulurkan tangannya. " Rima " menjabat tangannya tapi masih bingung dengan sikap Randa dan Mario.


" apa apaan sih Loe " dengan menepis tangan Randa yang menjabat tangan Rima.


" segitu amat Loe ma gua ! " dengan muka tak bersalah.


Rima hanya memandang Mario dengan masih bingung, karena Mario melihat Rima yang kebingungan maka pun menjelaskan


" aku dan dia itu kakak adik " ucap Mario.


" mbak pacar nya Mario ya ? Randa tiba tiba bertanya kepada Rima. " AH.. pacar.... Bu.... ngapain sih Loe nanya nanya gitu sih... Mario Tiba tiba memotong pembicaraan mereka. " aku hanya ingin tau saja" Randa yang masih penasaran . "Randa .... Loe ngapain disini " tanya Yanda yang baru datang dari toilet yang tidak melihat Randa di meja mereka tadi dan malah Randa bergabung dengan orang lain. pandangan mereka seketika mengarah ke Yanda. " kamu Yanda " tanya Mario kepada Yanda. " eh kak Mario ada disini rupanya " ucap Yanda terhadap Mario. " Yanda kita gabung dengan mereka makannya, biar seru ! ucap Randa. " iya juga yaa " ucap Yanda dengan langsung duduk.


Mario yang semakin gondok melihat Randa, ingin berniat berdua dengan Rima malah di ganggu oleh adek sendiri.


" awas loe nanti ya " bisik Mario kepada Randa.


" seru juga ya ngobrol sama anak remaja seperti mereka " batin Rima . Randa yang pandai berbicara sehingga membuat Rima selalun tertawa . sedang Mario yang dari tadi hanya diam dan semakin kesal karena Rima begitu cepat dekat dengan Randa.


tiba tiba saja ponsel Rima bersuara. " sebentar ,aku angkat telpon dulu " kata Rima dengan mengambil ponsel di tasnya.


" halo... jawab Rima dengan menerima telpon.


ok, segera aku ke sana jawab Rima dengan menutup telpon.


" ya ... kayak aku harus pergi deh... ada kerjaan harus aku kerja kan " ucap Rima dengan melas.


" aku antar ya mbak " ucap Randa dengan spontan. " apa sih Loe Randa ? Loe sudah janji akan menemani aku ke mall " ucap Yanda tidak setuju jika Randa mengantar Rima.

__ADS_1


" biar gua aja yang antar " ucap Mario dengan bergegas . " Loe antar aja Yanda ke mall, lagian kalian tadi bareng ke sini kan ? kenapa pulang terpisah ? ucap Mario.


" ayo mbak aku antar " dengan menggenggam tangan Rima untuk pergi.


" kita juga harus pergi " ucap Yanda dengan menggandeng tangan Randa.


" ah, niat menghindar malah jadi kayak gini ? batin Randa dengan kesal dan terpaksa lagi mengikuti kemauan Yanda.


" kamu kenapa muka di tekuk gitu " tanya Rima kepada Mario karena keluar dari restoran muka Mario seperti tidak bersahabat.


Mario hanya diam dan melajukan mobilnya .


" ternyata adek kamu itu orang nya.. humoris ya , pantesan saja tu cewe tadi lengket terus ke Randa " ucap Rima .


" jadi menurut mbak aku gak humoris gitu ? Mario yang tidak suka Rima memuji Randa.


"bukan begitu maksud aku , tapi Randa lebih asyik jika ajak ngobrol " Rima terus saja memuji Randa .


ya tuhan... kita bisa mati Mario Rima yang kaget ketika Mario mendadak menghentikan mobilnya. "kamu apa apa sih " , sRima yang masih syok. " Mario tidak bicara sepatah kata . melajukan kembali mobilnya. Rima yang melihat raut wajah Mario yang serius dan hanya fokus menyetir mobilnya.


" ni bocah kenapa lagi" batin Rima dengan melirik Mario. kalau ngomong ntar kayak yang tadi " batin Rima tidak mengerti harus bersikap gimana . " Mario... dengan memberanikan diri . Mario hanya memandang tajam ke depan. karena Mario tidak menjawab maka Rima pun tidak melanjutkan omongannya dengan memilih diam.


setelah sampai di restoran Mario langsung pergi dengan tanpa sepatah kata . " dasar bocah tengil ... teriak Rima kesal karena dengan sikap Mario terkadang dingin terkadang humoris membuat Rima bingung dengan sikap Mario. " kamu kenapa teriak teriak " Lia yang sudah ada di belakang Rima. "eh kamu... jawab Rima dengan malu atas sikapnya.


Lia yang menggelengkan kepalanya dan bergegas masuk ke dalam restoran dan Rima menyusulnya dari belakang.


Rima langsung masuk ke ruangannya. "karena pekerjaan sudah menantinya.


" tok... tok.. tok..., masuk teriak Rima dari dalam. Caca yang masuk ke dalam dengan menghampiri Rima. " iya...ca Rima yang sibuk membuka buka berkas berkas yang sudah ada di mejanya. " mbak, ini daftar barang yang kita perlukan " ucap Caca dengan memberi kan Ke Rima. " ok" dengan menerima dari Caca . " permisi mbak " Caca yang keluar dari ruangan itu.

__ADS_1


" ca.. tunggu sebentar, iya mbak jawab Caca dengan kembali menghampiri Rima.


tolong kamu berikan ini ke chef dewa " dengan memberikan sebuah catatan . " oh iya mbak " ucap caca. ia pun keluar dari ruangan Rima.


__ADS_2