
" maksud kamu apa, ngomong kayak tadi " Rima yang semakin kesal dengan sikap Mario
terhadapnya.
" turunin aku disini " teriak Rima dengan menghentikan Mario nyetir mobil. " mbak Apa
apaan sih, kita bisa kecelakaan tau !! Mario yang panik.
" aku bilang berhenti.... Rima yang semakin teriak. " ok... ok... Mario menghentikan mobilnya.
Rima yang membuka pintu mobil tapi di tahan oleh Mario. ".lepasin aku mau keluar",! Rima yang semakin gondok melihat Mario.
" aku antar mbak pulang ya, dengan suara lembut. "gak mau, aku bisa pulang sendiri Rima yang menolak penawaran Mario.
" mbak, please aku antar pulang ya, lagian ni kaki mbak masih sakit, terus mbak nanti kenapa Napa gimana ? Mario yang masih
membujuk Rima. " apa peduli kamu sih, aku heran deh sama kamu... semakin hari semakin kamu tu semakin aneh, siapa juga sih mau pacaran bocah kayak kamu... " please deh Mario jangan aneh aneh deh. ...! Rima yang tak habis pikir dengan sikap Mario hari ini.
"siapa juga mau pacar sama mbak... saja juga tidak mau kali pacaran sama mbak... ! ucap Mario dengan sombong. " maksud kamu... tidak mau jadi pacar aku..! terus kenapa kamu tadi ngomong seperti itu,. buat apa ?". Rima yang tidak mengerti pola pikiran Mario. " iya.... biar tu pria tidak lagi dekat dekat sama mbak, lagian ya mbak dia itu tidak cocok sama mbak ! orang sudah jelek, sok romantis, sok cool , apalah itu
pokoknya gak cocok deh sama mbak ! . jadi menurut kamu yang cocok sama aku seperti apa ! seperti kamu gitu ... Rima yang tidak terima Mario menjelekkan dewa. " ya boleh bilang seperti itu , ganteng , manis, keren... baik hati lagi Mario yang percaya diri. " eh... bocah
kamu tu ngomong semakin ngaco, setidaknya dia tu tidak membuat aku stress, dari pada kamu dari awal ketemu sampai sekarang kamu hanya bisa membuat aku stres, lama lama aku bisa masuk rumah sakit jiwa tau.. ,dengan membuka pintu mobil dan langsung pergi.
__ADS_1
" mbak... teriak Mario keluar dari mobil dan mengejar Rima.
" mbak... aku antar pulang ya... dengan menahan Rima. " please deh Mario, biarkan aku pulang sendiri.. jangan buat aku semakin stres dengan sikap kamu ini" Rima dengan memohon agar Mario membiarkan diri sendiri.
" please biarkan aku sendiri " Rima mengambil ponsel dari tas nya memesan taksi online.
" setelah beberapa menit, akhirnya taksi online datang.
" mbak... Mario yang masih memohon.
" taksi aku sudah datang biarkan aku pergi" kata Rima. Mario pun melepaskan tangan Rima yang dia pegang. Rima masuk ke dalam taksi tersebut dan melaju pergi.
Mario kembali ke mobilnya ia pun pergi melajukan mobil untuk pergi.
" ta, Loe tidak tau kan... dengan merangkul anta.
"gua ini lagi sakit hati.... sakit banget.... sakit di sini dengan memukul dadanya. " sudah sudah... kamu sudah banyak minum.. " dengan menghentikan dewa untuk minum. bro Loe tidak tau , gimana rasanya jika cinta Loe bertepuk sebelah tangan... sakit banget... lebih sakit dari pada di putusin... " dewa yang semakin tidak sadar apa yang di katakan nya.
" tiba tiba dewa melihat seorang wanita yang mirip dengan Rima. " Rima ... batin dewa dengan mendekati wanita itu, hai sayang kamu kenapa ada disini sih..." dewa yang menyapa wanita itu. wanita itu hanya tersenyum kepada dewa. " sayang.... dengan memeluk wanita itu. jangan tinggalkan aku , aku cinta kamu Rima, sungguh cinta... ucap dewa dengan memeluk wanita itu. " hai... baby aku bukan pacar kamu yang bernama Rima " ucap wanita itu, tapi wanita itu membiarkannya jika dewa memeluk dia.
" apa kamu bilang , kamu bukan Rima " dengan melepaskan pelukannya. ia melihat perempuan dengan memperjelas tatapan nya kepada wanita itu. " kamu Rima, kenapa kamu tidak mengakui diri sih.. Rima ! kamu malu bertemu dengan aku disini.. dewa yang tertawa kecil kepada wanita itu karena ia tidak mengakui bahwa dia adalah Rima.
" hai kamu itu tidak sadarkan diri, kamu itu sudah mabuk ucap wanita itu dengan mendekati wajah dewa dengan memberi senyuman tipis. dewa yang merasa wanita yang dihadapan adalah Rima, ia tidak menghiraukan ucapan wanita itu. kamu kelihatan cantik sekali Rima dewa yang mencoba mencium wanita itu, tapi wanita tidak meresponnya. ia membuat jarak antara wajah mereka. " hai... aku sudah bilang ke kamu, kamu mabuk tidak sadar, Bahkan kamu berpikir aku ini adalah pacarmu ucap wanita itu tersenyum tipis.
__ADS_1
" jangan coba bohong lagi dengan ku Rima, aku ini sadar ... sangat sadar.... mencoba mencium wanita itu lagi. " wanita itu menahannya ... dengan memberikan minuman kepada dewa.
" kamu minum dulu deh... wanita menambahkan minuman ke gelas kecil dewa.
hai bro ternyata Loe disini " anta yang mendekati mereka. apa sih Loe , ganggu gua aja, dewa yang sedang minum.
".kamu teman dia " tanya wanita itu kepada anta. "Oo iya , kenalin aku anta teman nya dewa" dengan mengulurkan tangan ke wanita itu. " aku Devi dengan menjabat tangan anta.
" nama dia dewa, tanya Devi untuk memastikan nama dewa sesungguhnya. " iya, dia dewa, jawab anta. ".sepertinya teman kamu ini habis patah hati ya ..." Devi membuka obrolan dengan anta. "ya kurang lebih seperti itu, wanita yang ia cintai tidak mencintai dia " anta menjelaskan. " Oo ... cinta bertepuk sebelah dong" ucap Devi dengan tertawa kecil. anta hanya membalas dengan senyuman.
" Rima aku cinta kamu... " sungguh cinta kamu ..." dewa yang semakin tidak sadarkan diri. " sepertinya aku harus bawa dia pulang " kata anta yang mencoba memapah dewa. " sebaiknya seperti itu, kalau tidak dia bisa menjadi jadi " kata Devi.
" ok sampai jumpa lain kali Devi ucap anta . ok ...dengan senyuman tipis. anta membawa dewa keluar dari tempat itu, menuju pulang ke rumah nya.
" namanya dewa ganteng juga, batin Devi. dengan mengingat ingat wajah tampan dewa.
" coba, tadi dia sadar.. mungkin lain ceritanya... batin Devi dengan senyum senyum sendiri. " aduh sial lagi... kenapa aku tidak minta nomor telpon dia..,bodoh bodoh..., gumam Devi .
" dewa ... badan Loe berat amat sih... teriak anta yang kelelahan memapah dewa masuk ke rumahnya. anta memencet bel, tak lama kemudian seseorang membuka pintu. " aduh den, den dewa kenapa tanya bik inem yang membuka pintu. " biasa bik... dengan membawa dewa masuk ke dalam. anta pun langsung membawa dewa ke kamarnya .
dewa dewa... cewe mulu sih di otak Loe ? dengan membaringkan dewa di tempat tidur. sekali kali kayak gua jomblo tapi bahagia anta yang berbicara kepada dewa yang tak sadarkan diri.
" sehebat apa sih Rima itu, sehingga membuat Loe seperti ini, masih banyak kali wanita wanita yang hebat dari dia, lagian iya... dia hanya karyawan di restoran , baru naik jabatan beberapa bulan ini, dia juga bukan berpendidikan, tapi kamu saja mengharapkan dia, memang benar ya cinta itu kadang membuat bodoh " anta yang berbicara seperti radio kepada dewa sudah tidur pules.
__ADS_1