
" semua sudah beres tanya Rima kepada rekan rekan kerjanya . " sudah dong mbak " jawab mereka dengan bersemangat .
Ok jika sudah siap kita sudah bisa berangkat " dengan bergegas untuk pergi.
malam ini adalah mereka menerima pesanan ketering dari salah satu kampus yang cukup terkenal. dimana kampus tersebut merayakan hari dimana berdirinya kampus tersebut , maka akan memberikan menu yang terbaik untuk kampus tersebut.
setelah sudah beres semua maka mereka berangkat untuk mengantar pesanan tersebut. salah satunya Rima yang akan ikut serta untuk mengantar ketering tersebut , ia langsung ambil ahli bertanggung jawab atas ketering tersebut.
sekalian itu adalah permintaan pihak kampus.
" setelah mereka sudah sampai ternyata para tamu sudah hadir.. dan sekalian mahasiswa sudah berkumpul sana. " atas nama mbak Rima ya" tanya salah seorang kepada Rima . " iya saya sendiri " jawab Rima .
mbak mari sebelah sini membawa ketering nya. dengan memberikan petunjuk. " ok jawab Rima dengan mengarahkan rekan rekan untuk membawa masuk ke dalam.
maka Rima dan grupnya mempersiapkan semua agar dapat bisa di nikmati oleh tamu, mereka. mereka akan pulang setelah acara selesai, karena pesanan dari pihak kampus tidak tentu kemungkinan besar masih saja, pesanan mereka kurang.
dari awal sudah di sepakati maka mereka harus menunggu.
" aduh... jadi pingin jadi anak kuliahan.. Caca yang memperhatikan orang orang yang ada begitu senang merayakan pesta kampus tersebut.
" tapi sayang orang tua ku tidak mampu ucap Caca lagi dengan patah semangat.
" gak apa apa .. yang penting kamu tidak menyusahkan orang tua " jawab Lia dengan memberi sangat.
__ADS_1
" terima kasih ya mbak" ucap Caca dengan tersenyum lagi.
" hai.. kamu Rima bukan ! tanya seorang kepada Rima. " iya.. eh kamu Yanti... dengan saling berpelukan .. senang deh ketemu kamu disini ucap Yanti . sama yan... jawab Rima.
ayo ikut aku... dengan menarik Rima masuk ke dalam acara tersebut. " kamu bawa aku ke dalam ngapain... tanya Rima yang agak canggung karena dia bukan orang penting di acara tersebut... tidak apa apa.. biar aku kenalkan kamu dengan teman temanku... ucap Yanti Dengan semangat. Yanti adalah salah satu dosen di kampus tersebut dan Yanti adalah salah satu teman Rima sewaktu di bangku SMA,
setelah berbincang bincang begitu lama, Rima melihat Mario dengan salah seorang perempuan yang cantik. " dengan siapa dia , apakah perempuan itu pacarnya Mario ? batin Rima penuh teka teki. pandangan Rima tidak henti henti.. melihat ke arah Mario. apalagi rima melihat Mario begitu keren,beda dari penampilan sebelum belum nya. " siapa ya batin Rima dengan masih penasaran.
Mario yang sadar, ada seseorang memperhatikan dia, ia melihat ke arah orang yang memperhatikannya dan ternyata dia adalah Rima. " mbak Rima kok ada disini " batin Mario yang terkejut melihat Rima bisa ada di acara kampusnya.
" kenapa dia ada disini " batin Mario dengan penuh tanda tanya.
". Mario tolong dong ambilkan minuman " ucap sita yang kepedesan dengan makanannya.
" maka sambel jangan banyak banyak " ucap Mario bergegas untuk mengambil minuman tersebut. Mario yang melewati Rima,.ia melirik Rima yang tak henti memperhatikannya. " mbak jangan lihat aku seperti itu dong " cara mbak lihat Ku seolah olah aku berbuat salah batin Mario tapi Mario bersikap biasa dan seolah olah ia tidak mengenal Rima.
sita." terima kasih ". dengan menerima dan meminumnya.
sikap sita yang begitu manja kepada Mario dan seolah olah mereka itu sedang berpacaran, apalagi sita yang selalu membuat Mario selalu tertawa , dan kebahagian itu begitu terlihat di wajah Mario.
" Rima kamu kenapa sih... please kamu itu bukan siapa siapa Mario... , kamu tidak punya hak cemburu jika mereka sedang bermesraan " batin Rima yang sudah tidak karuan lagi.
" tenang Rima , tenang kamu harus tenang ...batin ' Rima yang mencoba menenangkan hatinya agar lebih tenang. " oh yan... aku toilet bentar ya " ucap Rima dengan bergegas untuk pergi ke toilet. dengan buru buru ia masuk ke toilet... sesampai dalam dalam toilet Rima tak sadar sudah meneteskan air mata. " rim kamu kenapa sih...kenapa kamu harus menangis ketika melihat dia dengan orang lain. 'dengan terisak Isak. " aku kira jika menjauhi dia ... semuanya akan baik baik saja ,tapi ternyata tidak ... kenapa sakit banget dengan memukul mukul dadanya.
__ADS_1
" ini salah , ini bukan cemburu... kenapa aku harus cemburu , aku tidak mencintai dia, kenapa aku harus mencintai dia, dia bukan kriteria aku, jauh dari pria idaman aku " dengan menyakinkan perasaan nya sendiri jika ia memang benar benar tidak jatuh cinta.
kamu harus sadar Rima , jika kalian tidak akan pernah bersatu dengan mencuci mukanya. ingat Rima apa pun terjadi kalian tidak akan pernah bersatu, tak akan di pernah " batin Rima dengan mencoba menenangkan dirinya sendiri.
setelah dari kamar mandi , ia kembali pada tempatnya.
setelah berbagai acara telah di lakukan, bahkan acara tersebut selesai. Rima kembali dengan rekan rekannya.
Oya, kalian pulang pulang bareng semua ya, saya mau langsung pulang , Karen lagi gak enak badan kata Rima , " baik mbak.... dengan merapikan barang barang akan bawa kembali.
" kamu gak Napa Napa kan rim " Lia yang Marasa khawatir dengan Rima , " tidak ada , perasaan ini, batin Rima sepanjang jalan, dengan berjalan kaki. dia tidak langsung pulang , tapi dia hanya ingin sendiri untuk menenangkan perasaannya sendiri. tiba tiba saja hujan. yah kok hujan...., Rima yang kebingungan berteduh dimana, ia mencari tempat untuk berteduh dan melihat halte yang tidak jauh dari dia, ia berlari ke arah halte tersebut. ia mengambil ponsel dari tas nya mencoba memesan taksi online... iya daya habis ... kebiasaan sih... tidak isi daya dulu sebelum pergi... Rima yang merasa kesal dengan diri nya sendiri. "
jika hujan gini, mana ada angkot... batin Rima semakin kesal.
karena hujan , maka jalanan raya pun sepi, di tambah malam semakin larut. " kamu sih Rima
ingin pulang sendiri jadi gini kan " batin Rima dengan memarahi diri sendiri.
setelah beberapa jam, akhirnya hujan reda juga. " syukurlah hujan sudah reda, dengan perhatikan sekeliling nya, sepi banget.. dengan mencari angkot mana tau ada yang lewat, tapi angkot tidak ada sama sekali lewat . ah coba aja cari pangkalan ojek mana tau ada di dekat sini batin Rima dengan bergegas dari tempatnya
tin... tin... tin.... klakson motor bunyi dan berhenti di depannya. Rima urungkan niat nya untuk pergi setelah ada orang berhenti di depannya. " siapa ya.. batin Rima dengan memperhatikan . orang tersebut membuka helmnya ternyata dia adalah Mario... mbak mau kemana , kok larut malam gini mbak masih berkeliaran sih tanya Mario dengan turun dari motornya. kamu tanya Rima dengan sikap biasa saja. "mau kemana" tanya Mario sekali lagi ." aku mencari ojek untuk pulang "jawab Rima dengan singkat.
" aku antar pulang ya, jam segini tak ada lagi ojek mbak, apa lagi habis hujan... lagian seperti akan turun lagi hujan.. dengan melihat kondisi cuaca dan memang masih gerimis. " Rima yang sedang berpikir, ia takut jika ia semakin dekat dengan Mario, maka ia tak akan bisa mengontrol perasaannya ke Mario. ".gak usah aku bisa pulang sendiri kok " Rima menolaknya. ia langsung bergegas untuk pergi, setelah beberapa langkah hujan pun turun dengan deras, Rima akan sadar kedatangan hujan tersebut maka ia kembali lagi ke halte untuk berteduh. Mario tersenyum kecil ketika melihat tingkah Rima, " mbak mbak umur aja yang udah dewasa, kelakuaan masih aja seperti anak anak " batin Mario dengan melirik Rima dan tersenyum. " apa aku bilang mbak, mbak gak percaya sih" kata Mario dengan senyum tipis, Rima yang mendengar perkataan tersebut hanya melirik Mario dan tidak menghiraukan perkataannya.
__ADS_1
Rima yang hanya memakai baju dress dan berlengan pendek, panjang hanya sampai lutut, membuat dia kedinginan, apalagi Rima paling gak sanggup dengan udara dingin, itu akan gampang membuat dia menggigil.
dengan mata yang sudah merah karena menahannya cuaca dingin dan mendekap tangannya ke dadanya. Mario yang melihat itu, ia membuka jaketnya yang ia pake, dan ia memakai kan ke Rima. " jika aku yang Makai, kamu bisa ke dingin Lo" kata Rima dengan menolak. " gak apa apa , aku kan masih pake baju , lagian aku pake kemeja lengan panjang dan celana panjang Tak akan terasa dingin kok" dengan memakaikan lagi jaketnya ke Rima.