
" ya ampun ini jantung kenapa dek dek kan sih , batin Rima dengan tidak karuan . " ya ampun mbak Rima cantik sekali.., batin Mario dengan menatap Rima tak ada hentinya.
" kenapa sih dia menatap aku seperti itu sih ! buat aku ... dengan memejamkan matanya. " ada apa ini ,batin Rima dengan merasakan ada sesuatu yang menyentuh bibirnya. " sentuhan itu perlahan lahan ******* bibirnya. " jangan jangan ? batin Rima dengan membuka matanya..., " Rima begitu syok ternyata Mario sudah mencium ya. " Rima yang berusaha untuk melepaskannya , tapi Mario semakin memberi nikmat yang tidak pernah di rasakan nya " kenapa aku tidak bisa untuk menghentikannya ? kenapa aku hanya bisa membiarkan dia mencium ku ? kenapa aku merasa bahagia ketika dia melakukannya ? tidak tidak ini pasti salah " batin Rima dengan penuh pertanyaaan dalam hatinya. Mario pun melepaskan ciumannya dengan perlahan lahan dari bibir Rima. "maaf mbak ? ucap Mario dengan melepaskan pelukan nya . tapi malah Rima memeluk Mario dan menciumnya . " aku sangat bahagia sekali Mario jika ini terjadi , aku tidak tau kenapa aku sangat menginginkan hal ini terjadi sejak kita bertemu ? batin Rima yang membiarkannya Mario membalas ciumannya.
" dasar... Tante Tante... teriak sita yang begitu kesal dengan menendang nendang mobilnya.
"Loe kenapa ? " tanya Randa yang baru saja selesai memparkir kan mobilnya dan ia melihat sita yang sedang marah marah.
" Randa..." ucap sita dengan wajah yang tidak bersahabat . " Loe kenapa sih ? Sampai segitu nya ? ucap Randa dengan tertawa kecil . " iya gua kesal Randa , masa gua di usir sama Mario ? demi perempuan yang tidak tau diri itu ? sita yang melampiaskan amarahnya dengan mengatai Rima. " perempuan ! maksud kamu siapa ? Randa yang tidak tau siapa maksud sita. " itu.. kalau gak salah namanya Rima ! ucap sita dengan ketus. " oh.... mbak Rima ? aku kira siapa ? ucap Randa dengan sikap biasa. " Loe sudah kenal dengan dia ? tanya sita agak terkejut. " iya kenal lah.. emang kenapa sih ? kok Loe gak suka banget dengan dia ! tanya Randa . " iyalah.. gara gara dia , Mario itu semakin jauh dari gua ! gua bingung sama Mario , masa dia mau sama orang lebih dewasa dari dia ? ucap sita yang tidak habis pikir dengan Mario. " iya.. nama juga cinta. cinta kan tidak mengenal status apalagi usia ! ucap Randa . " kok kamu dukung sih , seharusnya Loe itu ngelarang Mario ! bukan dukung ! sita agak kecewa atas Randa menyikapinya . " itu urusan Mario bukan urusan gua, masa ngurusin privasi dia , iya enggak lah .. ! ucap Randa dengan tertawa kecil .
" Loe sama aja sama Mario , sama sama suka Tante Tante.. ! ucap sita yang semakin kesal dan ia masuk ke dalam mobilnya dan melajukan mobilnya dengan kencang . " sita sita " gumam Randa dengan menggelengkan kepalanya, ia pun masuk ke dalam rumah sakit.
__ADS_1
" dret.. dret.. ponsel Randa berbunyi . " siapa sih. dengan mengambil ponsel di kantong celananya. " halo... " ucap Randa kepada seseorang yang yang menelponnya. " iya iya... gua akan segera berangkat " ucap Randa dengan menutup telponnya . " kan ada mbak Rima yang jaga Mario " iya udahlah mending gua urus dulu yang ini " batin Randa dan Kembali lagi ke mobilnya dan ia melajukan mobilnya untuk pergi ke sesuatu tempat.
" kok sepi ya , mereka pada kemana " batin Randa dengan keluar dari mobil dan mengamati di sekelilingnya.
" Randa pun masuk ke dalam sebuah rumah yang begitu sepi. " hai.. bro ! ucap seorang yang menyambut dengan senyuman sinis. " dimana dia ? tanya Randa . " tenang bro ! dia baik baik saja ! " ikut gua .. ucap seorang yang berbadan besar Randa pun mengekor dari belakang nya.
" Ariel ? Loe gak kenapa Napa kan ? ucap Randa yang melihat Ariel yang sudah babak belur. " sorry bro gua melibatkan Loe? ucap Ariel dengan merasa bersalah. " gak masalah " ucap Randa . " gimana apa Loe bawa duitnya ? ucap orang berbadan besar yang ada di samping Ariel . " gua bawa tapi lepaskan dulu teman gua " ucap Randa karena Ariel di ikat. " hahaha... tidak semudah itu bro ? mana dulu uang nya baru Gua lepaskan dia ". kalau gua lawan ..pasti gua kalah sedangkan mereka ada lima orang ! batin Randa dengan berpikir bagaimana cara nya bisa kabur. " tapi kalau gua kasih ini uang, apakah mereka bisa di percaya ! batin Randa yang masih ragu untuk menyerahkan uangnya.
" ok , gua akan serah kan uangnya ,tapi kita harus sama sama saling menyerahkan ! gimana? ucap Randa dengan memberi penawaran kepada mereka . " ok .. jawab nya badan besar. " lepaskan ikatannya ucapnya kepada teman temannya . badan besar pun menyerahkan Ariel demikian juga Randa menyerahkan uang yang ada dalam tas yang dibawanya.
" Loe gak apa apa ? ucap Randa kepada Ariel yang sudah ada di depannya . " gua baik saja saja " jawab Ariel . "
__ADS_1
si badan besar pun membuka tas tersebut untuk mengecek nya " bagus.. ternyata Loe peduli dengan dia , kalau gua .. tidak akan pernah melakukan ini terhadap teman seperti dia ? ucap badan besar. " " cabut... ucap nya dengan bergegas pergi dan teman teman pun mengekor dari belakang.
" sorry Randa gua tidak tidak bermaksud melibatkan Loe ? ucap Ariel yang merasa bersalah . " gak apa apa.. ? tapi gua gak habis pikir saja, Loe masih saja menggunakan barang terlarang itu ? ucap Randa yang begitu kecewa atas Ariel temannya sekalian Ariel adalah sepupunya. Randa pun tanpa basa basi langsung keluar dari rumah tersebut. " Randa.. teriak Ariel dengan mengekor dari belakang.
" gua akan ganti uang itu ? gua janji ? kata Ariel kepada Randa. " bukan masalah uang Riel ? tapi loe gak pernah berubah ? apa Loe gak merasa kasian dengan Tante Mira ? kenapa sih Loe gak sadar sadar sih ? ucap Randa yang tidak habis pikir terhadap Ariel. " gua akan berubah ! gua tidak akan mengulanginya lagi ! gua janji ! ucap Ariel. " dari dulu Loe ngomong seperti itu terus Riel , tapi nyata sampai sekarang Loe masih mengulangnya. dan ini adalah terakhir kalinya gua menolong Loe ? ucap Randa dengan masuk ke mobilnya " Randa.." teriak Ariel . tapi Randa tidak mendengarkannya . "Randa" teriak Ariel dengan mengetok ketok kaca mobil Randa. " Randa dengarkan gua dulu " ucap Ariel tapi Randa melajukan mobilnya dengan kencang. "Randa "teriak Ariel dengan menatap mobil Randa sudah jauh bahkan tidak terlibat lagi.
" ah.. kenapa harus seperti ini sih ! teriak Ariel.
"ah... , mengusap wajahnya dengan kedua tangannya dan ia pun pergi dari tempat itu .
Ariel yang yang sudah candu dengan barang barang terlarang sehingga membuat dia tidak bisa terlepas dari barang barang tersebut. " awalnya sih ia menggunakan barang tersebut karena ia hanya menangkan dirinya sendiri karena atas penceraian orang tua dan Randa adalah sepupunya selalu mengerti tentang dia ." bahkan Randa selalu membantu Ariel dalam kesulitannya. " tapi kali ini Ariel sudah membuat Randa kecewa.
__ADS_1