
"pagi ... semua ? sapa Rima terhadap karyawannya. " pagi mbak " mereka kompak menjawab.
" Oya... Sarah dan Lia boleh ikut ke ruangan saya ! kata Rima kepada mereka. " boleh mbak dengan kompak tapi mereka saling memandang. mereka pun mengekor dari belakang Rima untuk mengikuti nya . " ada apa ya mereka di panggil berdua oleh mbak Rima ? kata Caca kepada yang lain. " kurang paham " jawab yang lain. " apakah mungkin tentang gosip yang kemarin ? batin Caca dengan penuh tanda tanya.
" silahkan duduk " Rima mempersilahkan mereka untuk duduk. " mereka pun menduduki kursi Meraka. " ada apa ya mbak, kita untuk panggil " kata Sarah dengan ragu.
" ok langsung saja ya , begini Lia kembali lagi mengerjakan pekerjaan ke awal semula dan Sarah juga melakukan pekerjaan yang ke semula. " kenapa bisa gitu mbak " tanya Lia dengan heran . maaf bukan mbak tidak menyukai hasil pekerjaan Lia, tapi aku ingin memberi kesempatan lagi kepada Sarah untuk melakukan pekerjaan sebelumnya , dan aku harap kamu Sarah dengan kembali lagi kamu ambil alih pekerjaan kamu, kamu bisa mengerti mengapa mbak menggantikan posisi kalian. dan kamu Lia kamu juga bisa mengerti untuk saat ini kenapa aku melakukan ini ? jawab Rima dengan menjelaskan secara detail. ".ok mbak aku paham, maksud mbak " ucap Lia dengan berat hati. " ok jika kalian paham, kalian bisa kembali lagi melakukan pekerjaan kalian " ucap Rima kepada mereka. " baik mbak " dengan kompak dan mereka kembali lagi ke tempat mereka masing masing.
seperti ada yang senang ni " tanya yang lain ketika melihat raut wajah Sarah begitu bahagia. " iya dong " Sarah melirik ke arah Lia. " dapat bonus atau bagaimana ? tanya yang lain lagi karena penasaran . " gak, tapi pekerjaan aku yang lama telah kembali lagi, dia pikir dengan dekat dengan bos bisa dengan seenaknya " kata Sarah dengan menyinggung Lia. " Lia mengempalkan ke dua tangan dan ingin sekali menonjok karena ia sangat geram tapi Caca menahannya. " jangan mbak, biarkan saja dia berkata apa , kita akan lihat hasilnya apakah dia bisa membuktikan dia lebih baik atau tidak ? kata Caca dengan mengelus punggung Lia.
__ADS_1
" huhu... ada yang mulai panas ni " Sarah semakin memanasi Lia dengan di serta di diketawain yang lain. " kurang ajar.. awas loe ya" batin Lia dengan tatapan tajam.
kalian lagi apa sih ngumpul ngumpul gitu... kerja kerja... teriak dewa ketika melihat mereka . " ada yang panas ni " ada yang panas ni kata mereka dengan bubar. " yang sabar ya to mbak " kata Caca kepada Lia yang sudah geram sekali dengan sikap Sarah.
akhir jam kerja sudah berakhir , Lia yang sedang di loker sedang mengambil tas bergegas untuk pulang.. " Lia .. tunggu " Rima yang memanggil nya sehingga menghentikan langkahnya. " kamu mau pulang " tanya Rima . " iya, kenapa ?. " kita pulang bareng ya, ada yang aku omongin ke kamu ? kata Rima dan bergegas lagi ke ruangannya untuk mengambil tas dan kembali lagi. " ayok dengan menarik tangan Lia.
setelah taksi online datang mereka langsung menuju ke kafe biasa tempat mereka nongkrong.
" setelah itu mereka pun memesan makanan dan minuman . " Oya Lia... " Rima yang membuka obrolan. " pasti kau marah ya dengan kejadian yang tadi " kata Rima dengan menatap Lia dengan serius " . " kenapa aku harus marah, kan kamu bosnya . pasti kamu tau mana terbaik dan apa yang kamu harus perbuat " ucap Lia dengan Santai dan menikmati makanannya . " syukurlah jika kamu mengerti dengan keputusan aku, aku tidak mau mereka berpikir jika mereka menganggap kamu menfaatkan persahabatan kita, dan aku juga melakukan itu , agar Sarah akan sadar dimana kesalahannya dia ! kata Rima dengan menjelaskan kepada Lia, karena Rima takut jika Lia berpikir yang bukan bukan. " aku percaya kok dengan kamu, jadi kamu tak usah berpikir yang bukan bukan.. tapi aku tidak habis pikir saja, jika Sarah bisa seperti itu . " ingin sekali aku menonjok muka yang sok polos itu " Lia yang geram sekali ketika mengingat ingat wajah Sarah yang sok polos Sampai Sampai tidak sadar mengaduk aduk makanannya dengan keras. " makannya kok di gituin sih ? Rima yang melihat sikap Lia. " habis sih , aku kesal banget sama dia , ingin sekali aku menggeprek tu muka biar jadi tau rasa dia ? Lia yang sudah emosi. " ya, ampun ... kesal ya boleh saja, tapi makan nya jangan di gituin , sayang mubasir tau ! ,ya udah hari ini aku yang traktir kamu " kata Rima untuk menenangkan Lia. " serius .... , Lia yang memandang Rima dengan kurang yakin. " iya aku serius , mau nambah juga boleh " kata Rima agar sahabatnya semakin senang " " ok ... kata Lia dengan memanggil pelayan dan ia meminta pesanan lagi. " Rima melihat Lia yang begitu banyak memesan makanan begitu banyak. " awas gak habis ya " kata Rima dengan menggelengkan kepalanya. " tenang saja bos ku ,soal makan jangan tanya " Lia yang bersemangat.
__ADS_1
"hai kak", seseorang menyapa Rima." rima mengarahkan pandangannya ke Suara terebut. " hai Yanda ... Kata Rima dengan tersenyum . " boleh gabungkan kak " tanya Yanda . " boleh, silahkan .. Rima mempersilahkannya. " kenalin ini teman aku" kata Rima dengan mengarahkan pandangannya ke Lia. " hai kak, aku Yanda salam kenal " Yanda dengan mengulurkan tangannya. " Lia.. dengan menjabat tangan Yanda. " kamu mau pesan apa.. tanya Rima . aku.. , gak usah pesan yang lain lagi.. tinggal kamu pilih aja yang mana kamu suka ? kata Lia dengan menawarkan makanan dia di yang sudah tersedia di meja .. " serius ini kak ? tanya Yanda yang masih ragu. " aku serius jawab Lia, yang sedang menyantap makanan dengan lahap. " gak apa apa, anggap saja hari ini aku mentraktir kamu " kata Rima dengan menyakinkan Yanda . " terima kasih kak" Yanda memilih makanan dan ia pun langsung menyantapnya.
" kamu sendiri" tanya Rima. " iya... niat sih tadi mau ketemuan dengan teman, eh malah dia gak datang. " ketika aku ingin pergi aku melihat kak Rima disini. " kata Yanda. " oh gitu ". oh iya... boleh kah aku minta tolong ke kakak ? Yanda dengan wajah melas. " tolong untuk apa ? , " aku minta tolong, deketin aku dengan Randa dong kak ? dengan tersenyum tapi penuh harap. " huhuk.. Rima terbaruk dan ia pun langsung minum. " kenapa Kak ? ada yang salah ya dengan ucapan aku ? Yanda yang merasa tidak enak dengan perkataannya. " gak.. aku hanya kaget saja , kenapa kamu minta tolong ke aku ! kan kamu satu sekolah dengan Randa ? pasti kamu lebih dekat dengan dia bukan ? kata Rima yang masih heran kenapa Yanda minta tolong kepadanya. "iya aku tau kak , tapi Randa susah dekati nya.
" kan kakak dekat dengan dia, mana tau dengan saran kakak dia mau mendengarkan gitu ? Yanda menjelaskan dengan penuh harap.
" ok deh kakak akan coba ngomong dengan Randa " kata Rima dengan setujuh" "makasih ya kak" Yanda Merasa lega ketika Rima mau membantunya.
setelah selesai mereka bergegas untuk pulang. " Oya kak makasih ya sudah mentraktir aku , dan terima kasih juga kakak mau membantu aku ? ucap Yanda . " Sama sama " balas Rima. " aku duluan ya kak " Yanda pergi dengan melambaikan tangannya . " cabe itu siapa rim ? tanya Lia ketika Yanda sudah pergi jauh. " oh... temannya Randa ! jawab Rima singkat." Randa itu siapa lagi rim ? Lia tidak tau juga siapa Randa. " Randa itu adek nya Mario" jawab Rima. " adek nya Mario ... ! dengan memegang pundak Rima dan menatap nya dengan penuh tanda tanya ? " jangan kamu melihat aku seperti itu ? kata Rima yang tak tahan dengan tatapan Lia. " sudah sedekat itukah kamu dengan keluarga Mario ? tanya Lia yang masih penasaran " . Lia... aku juga kenal dengan adek nya secara tidak sengaja kok ? lagian iya.. aku itu tidak ada hubungan apa apa dengan Mario ? kata Rima . " gak percaya aku " ucap Lia dengan menggelengkan kepalanya. " terserah kamu... " dengan melangkahkan kakinya. " Rima... dengan mengekor dari belakang . " aku tidak percaya..! kata Lia dengan menggoda Rima. " jika kamu terus mengodai aku terus besok besok , aku tidak akan lagi mau mentraktir kamu ? ancam Rima. " iyalah... , masa gitu aja, kamu langsung ancam aku ! Lia masih saja menggoda Rima" . " serius aku...? jawab Rima . " iya.. iya... gak akan lagi ... dengan merangkul bahu Rima.
__ADS_1