AKU TAK AKAN MEREBUT ENGKAU DARI DIA

AKU TAK AKAN MEREBUT ENGKAU DARI DIA
episode 35 Sarah yang menyadari kesalahannya


__ADS_3

" mimpi apa aku semalam ! batin Rima dengan bersandar di kursi. " Oya.. gumam Rima dengan keluar menemui Sarah . " Sarah " ! Rima memanggil Sarah. " iya mbak ? jawab Sarah dengan menghampiri rima. " tolong keruangan saya ? ucap Rima dan ia pun pergi menuju ke ruangannya. " ada apa ya mbak Rima memanggil gua ? gumam Sarah dengan penasaran . Oya.. gua ke ruangan mbak Rima sebentar ya, tolong Loe lanjutin" ucap Sarah kepada rekan kerja yang lain dengan memberi kain lap meja. Sarah pun pergi menuju ruangan kerja Rima. "


tok... tok...tok.... Sarah mengetuk pintu ruangan kerja Rima. " masuk " teriak Rima dari dalam. Sarah pun membukanya dan ia langsung masuk dalam . * ada apa ya mbak ? tanya Sarah . " silahkan duduk " ucap Rima dengan mempersilahkan Sarah untuk duduk. " Sarah... dengan menarik napas panjang . " beberapa hari yang lalu , mbak mendapat kabar atau keluhan dari pelanggan kita, mereka memprotes jika pelayanan dari restoran kita kurang baik, Nah... saya hanya ingin bertanya dengan kamu ! karena kamu berhubungan di bagian pelayanan untuk langganan restoran kita , coba kamu jelaskan ke saya apa penyebabnya , langganan kita mendapat keluhan ? tanya Rima kepada Sarah. Sarah Yang tadi menatap Rima karena mendengar dari penjelasan Rima ia pun menundukkan kepalanya dan terdiam. "Sarah ? tolong jelaskan ke saya kenapa ? ucap Rima sekali lagi . " itu... itu... mbak ! ucap Sarah dan dia terdiam lagi. " jika kamu tidak jelaskan ke saya ,bagaimana kita bisa memperbaiki pelayanan untuk pelanggan kita ! ucap rima .


" ok.. jika kamu masih tidak menjelaskan ke saya ! tapi tolong kamu jelaskan ke saya dengan rekaman ini ? ucap Rima dengan mengarahkan laptopnya ke Sarah. Sarah yang tadi menunduk dengan perlahan lahan ia melihatnya.


betapa ia terkejut ketika ia melihat Vidio tersebut.


" bisa kamu jelaskan ! tanya Rima dengan serius. " mbak ! ... ucap Sarah yang tidak tau apa yang ia katakan dan ia kembali lagi menundukkan kepalanya. " Sarah... Sarah... kamu ada masalah apa sih ? sehingga kamu bisa kerja seperti itu ? tanya Rima.


" jika kamu ada masalah , tolong jangan bawa-bawa ke dalam pekerjaan. apa kamu tau, dengan kurangnya kamu sopan terhadap pelanggan , itu membuat citra restoran kita ini jelek ! kata Rima yang menahan amarahnya.


" iya aku tahu aku salah, aku tidak akan mengulanginya lagi mbak " Sarah akan sadar apa kesalahan nya.


aku tidak akan lagi mengulanginya lagi mbak " ucap Sarah dengan menundukkan kepalanya.


Rima yang terdiam dan menatap menatap Sarah dengan penuh rasa kecewa atas sikap dan kelakuan Sarah.


" mbak aku mohon maafkan aku mbak " ucap Sarah dengan rasa takut .


" kamu tau, kenapa waktu itu saya menukar pekerjaan kamu dengan Lia ? karena ini!. " kamu yang gampang emosional , dan tidak mikirin apa dampak dari ego kamu !


tapi kamu masih tetap kekeh dan tidak mau tau atas kesalahan kamu ! .


sekarang kamu sudah tau bukan kenapa aku menukar pekerjaan kamu dengan Lia ? tanya Rima dengan tegas.


iya mbak aku ... mengaku salah dan tidak akan mengulanginya lagi " ucap Sarah yang tidak berani menatap Rima dan merasa bersalah banget .

__ADS_1


" mudah mudahan mbak Rima tidak memecat aku " batin Sarah dengan gelisah.


" ok... Sarah "(dengan menarik napas panjang) , saya memberi kesempatan lagi terhadap kamu untuk memperbaiki semua kesalahan kamu,dan mbak berharap kamu tidak akan mengulanginya lagi, setelah ini kami temui dewa " ucap Rima dengan bersandar di kursinya kerena ia tegang dan takut jika ia terbawa emosi.


" iya ... mbak ! " ucap Sarah yang mengerti apa maksud dari Rima.


" jika begitu kamu bisa kembali ke tempat kamu ! ucap Rima dengan membuang napas dalam dalam.


" iya mbak , permisi ! ucap Sarah , ia pun keluar dari ruangan tersebut.


" sial...... " gumam Sarah dengan kesal, ia pun langsung menemui dewa.


" pagi " ucap dokter yang masuk ke ruangan Mario . " pagi dok " ucap Randa dengan mempersilahkan dokter untuk memeriksa kondisi Mario . dokter yang memeriksa Mario yang berbaring di ranjang nya. " gimana dok ? tanya Randa ketika dokter sudah selesai memeriksa Mario.


keadaan Mario semakin membaik , dan jika sampai siang ini jika mas Mario tidak merasakan pusing , .maka mas Mario bisa pulang ! kata dokter menjelaskan dengan detail . " syukur deh, jika dia semakin baik " ucap Randa dengan senang. " ok saya permisi " ucap dokter dengan pergi keluar dari ruangan tersebut.


" manjur juga ya ? ucap Randa dengan mendekati Mario dengan menggoda nya.


" alah.. gak usah sok polos Loe ? ucap Randa . " siapa yang sok polos sih ? orang gua memang tidak tau ? jawab Mario dengan tidak mengerti sama sekali.


" mbak rima ? ucap Randa dengan tersenyum kecil .


" biasa saja kali ? Mario dengan sikap biasa.


" biasa... satu ranjang tidur dengan pelukan Loe bilang biasa ? Randa yang tertawa kekeh.


" kok Loe tau, dari mana Loe tau ? " Mario yang sudah tegang atas pernyataan Randa.

__ADS_1


" iya gua tau lah.., orang aku melihat sendiri ? ucap Randa dengan dengan menggoda mario"


Gua... gua ... ( Mario yang salah tingkah, dengan menggaruk kepalanya dan merasa malu )


" gak usah , sok malu gitu ? ucap Randa yang masih saja mengodai Mario .


" ternyata Gua ketahuan " ucap Mario dengan tertawa kecil.


" dasar Loe sok polos " ucap Randa dengan mempersiapkan sarapan buat Mario .


" mbak , Sarah tu kenapa ? , kok di bawah pengawasan mas dewa? " Caca yang kepo . " mana aku tau ? ucap Lia yang tidak terlalu peduli.


" syukuri.. habis sih sok cari muka Mulu ? ucap Caca yang senang jika Sarah kena teguran .


" gak usah terlalu serius memperhatikan nya , tidak baik senang di atas penderitaan orang " ucap Lia yang sibuk merapikan piring piring di atas meja .


" habis sih jadi orang jahat banget " ucap Caca dengan melakukan yang sama.


" hus... ayo buruan... ucap Lia dengan mempercepat kerjanya agar tamu restoran dapat menepatinya.


" iya iya... ucap Caca dengan masih saja mengatai Sarah.


" kamu memang iya , senang banget orang lagi menderita ! ucap Lia dengan menggelengkan kepalanya .


" orang seperti itu memang harus kasih pelajaran mbak ! biar gak jadi virus buat orang lain ! sok baik , suka cari muka, sok lembut , padahal muka berkedok topeng ? ucap Caca dengan mengoceh tak henti hentinya .


iya iya... , tapi waktu sekarang kita kerja jangan ngoceh terus " ucap Lia dengan menegur Caca.

__ADS_1


" iya mbak iya... waktu kerja " ucap Caca dengan mensudahi ngocehnya.


" Sarah... Sarah... gua di lawan..., masih untung Loe di kasih peringatan..., andai saja mawar bukan sahabat gua, nyawa Loe udah melayang !ucap Lia dalam batin dengan sekali kali ia melirik ke arah Sarah dan merasa agak puas.


__ADS_2