
pagi mbak ? ucap Mario ketika Rima sudah bangun . " sorry sorry ... ucap Rima ketika ia sadar ia memeluk Mario dan melepaskan pelukannya .Mario hanya memberi senyum tipis ketika Rima salah tingkah. " kok kamu tidak bangunin aku ? emang ini sudah pagi ya ? tanya Rima yang mencoba mencari ponselnya untuk melihat jam. " habis mbak tidur nyenyak , jadi aku gak tega banguninnya . " iya ternyata sudah jam 6 ya " ucap Rima dengan beranjak turun dari ranjang . " mbak mau kemana ? tanya Mario ketika Rima sedang merapikan diri. " aku mau pulang ? aku mau kerja, karena kerjaan aku masih banyak ? ucap Rima. " hari ini saja, mbak gak usah masuk kerja ! temani aku ! ucap Mario dengan manja. " gara gara kamu, kerjaan aku yang kemarin belum selesai , dan hari ini harus selesai, karena laporan harus di kirim ke pusat ! ucap Rima dengan memberi penjelasan.
" tapi mbak gak nyesel kan ? ucap Mario dengan menggoda Rima. " maksud kamu gak nyesel gimana ? ucap Rima yang bingung . " iya... tadi malam ? ucap Mario dengan mengangkat ke dua alis matanya dan membulatkan matanya. " yang tadi malam ? ucap Rima dengan salah tingkah dan langsung membelakangi Mario karena wajah Rima sudah memerah . " mbak kok membelakangi ku ? mbak marah dengan ku atas kejadian tadi malam ? ucap Mario yang merasa tidak enak hati jika itu membuat rima marah ." bukan.. bukan gitu... gak usah deh lagi bahas tentang itu " ucap Rima dengan masih membelakangi Mario . " jadi ...apa dong ? ucap Mario dengan beranjak dan berdiri di belakang Rima. " gak tau ah ? pokoknya jangan bahas lagi tentang yang tadi malam ".dengan membalikkan tubuhnya . " terus apa dong mbak ? ucap Mario dengan tersenyum . " itu.. itu... ucap Rima dengan terbata bata karena ia salah tingkah ketika mata mereka saling bertatapan . " kenapa kok diam sih " ucap Mario yang terus menerus menatap Rima. " aku... aku... ucap Rima dengan menundukkan kepalanya dan ia tidak tau tau harus jawab apa.
" mbak... dengan memegang pipi Rima dengan kedua tangannya tapi Rima tidak berani menatap Mario ketiak mata merak saling bertatapan , Rima langsung memejamkan matanya. " ini jantung kenapa sih gak bisa diam " batin Rima dengan gelisah. " mbak ... aku sangat mencintai mu ? ucap Mario dengan mencium bibir Rima dengan pelan dan lembut..".Rima yang sadar apa yang di lakukan Mario tapi dia hanya membiarkan saja apa yang di lakukan Mario. Mario terus menerus menciumi Rima dengan lembut sehingga Rima hanya terdiam mematung . Mario yang sudah puas apa yang dia lakukan maka ia melepaskan dengan perlahan . ia masih melihat Rima yang mambaringkan badannya dan memejamkan matanya. " sungguh sangat mencintai mu... dari sejak kita bertemu rasa ini sungguh sudah berbeda , tapi aku tidak tau memulai dari mana ? ucap Mario dengan mencium kembali dengan penuh hasrat terhadap Rima. karena Rima yang merasakan kenikmatan yang di berikan Mario maka ia pun membalas dengan penuh hasrat. Rima sadar apa yang sudah lakukan ia melepaskan dan menundukkan kepalanya. " Mario yang sadar atas apa yang di lakukan Rima .
" aku sadar , aku bukan tipe orang yang sepeti mbak harapkan , tapi aku tidak bisa menahan rasa ini, semakin aku menahannya semakin sakit rasanya ? Mario yang mengukapkan isi hatinya yang selama ini iya pendam. " mbak... maaf jika aku harus mengatakan ini semua .. aku tidak kuat lagi untuk menyimpan rasa ini ? ucap Mario dengan pasrah apa jawaban Rima.
" ketika Rima mendengar perkataan Mario maka ia pun menatap mario dengan perlahan lahan. " kenapa kamu harus mengatakan ini semua ? apakah kamu sudah pikirkan semua ini ? ucap Rima dengan melepaskan tangan Mario Dari pipinya. " maksud kamu apa mbak ? apakah aku salah mengatakan ini semua ? aku hanya ingin mengatakan apa yang aku rasakan ? itu saja... karena aku tidak kuat terus menerus pendam semua ini ? ini sungguh menyiksa ku mbak ? ucap Mario dengan meraih tangan Rima dengan menggenggam dengan erat.
__ADS_1
" setelah kamu sudah mengatakan perasaan kamu ini , apa yang kamu ingin kan jawaban ku ? ucap Rima dengan menatap Mario tajam. " mbak, aku hanya ingin selalu bersama mbak ? dan selalu bersama mbak ! " tapi kamu tau sendiri bukan ? perbedaan kita begitu banyak Mario ? bukan hanya tentang umur tapi banyak hal yang lain lagi ? apalagi perbedaan tentang iman kita ? apakah kamu sudah pikirkan itu semua ? ucap Rima . " Mario terdiam dan tidak menjawab atas pertanyaaan rima." kamu harus pikirkan itu ! aku mau pulang ... karena aku harus kerja ? ucap Rima dengan melepaskan genggaman Mario. Rima pun keluar dari ruangan tersebut tapi Mario masih terdiam dalam seribu bahasa.
" Mario... aku juga sangat mencintaimu ! tapi... aku takut , jika hubungan ini semakin jauh... apakah kamu tau , ketika kamu mencium ku itu adalah kebahagian ku sesungguhnya saat ini ? batin Rima dengan berjalan dalam lamunannya.
Auh...! teriak seseorang yang ditabrak Rima . "kamu tidak apa apa ? tanya Rima . "
gak apa apa kok, ini juga salah ku Karena aku main ponsel tidak melihat di sekitarku " ucap Randa dengan memasukkan ponsel ke sakunya.
"gimana bang , apakah sudah agak mendingan " ucap Randa dengan menuju ke arah Mario " iya gitu dah ! ucap Mario dengan wajah murung. " Loe berantem dengan mbak rima ? ucap Randa dengan memperhatikan sikap Mario yang dingin. " gak ... ! ucap Mario dengan berbaring di ranjang . " yang benar .... Loe ,,? Randa yang belum percaya. " terserah Loe , percaya gak percaya... ucap Mario dengan tidak mem pedulikan apa kata randa.
__ADS_1
" padi... semuanya ? ucap Rima dengan menyapa orang yang ada di restoran . " pagi mbak ? ucap mereka dengan kompak . Rima pun masuk ke ruangannya. " sepertinya mbak rima sedang bahagia ? ucap Caca. " iya
sepertinya , seperti itu "jawab Lia yang juga belum tau, kenapa Rima sebahagia seperti itu !
" apakah mbak tau kenapa dia bahagia seperti itu ? tanya Caca . " "gak tau "ucap Lia dengan menggelengkan kepalanya.
" aku kira mbak tau ! ternyata tidak ! ucap caca yang kecewa atas jawaban Lia. " gak semua nya kali hal pribadi mbak rima aku tau ? apalagi masalah pribadi nya " ucap Lia tapi ia masih berpikir keras , kenapa Rima bisa sebahagia itu.
" Rima, kenapa ya sebahagia itu hari ini ! batin lia dengan penuh penasaran .
__ADS_1
" hai... kalian sedang apa ? tanya dewa ketika melihat lia dan Caca yang masih mematung . " iya mas " ucap mereka dengan barengan karena sadar atas ucapan dewa. " sini kalian berdua , bantu aku , untuk menyiapkan bahan bahan yang untuk di masak " ucap dewa yang masih memperhatikan mereka berdua . " iya mas ucap Meraka dengan barengan dan bergegas untuk mengarah ke dapur dimana dewa yang sudah sibuk atas pekerjaannya. " iya mas ? ada apa ! tanya lia ketika mereka sudah di hadapan dewa. " tolong bantu aku " ucap dewa dengan menyiapkan bahan bahan untuk di masak.
" baik mas " ucap mereka dengan kompak dan membantu dewa .