
terima kasih ya Randa , kamu sudah antar aku pulang ! kata Rima. " iya sama sama mbak , ya udah aku kembali lagi ke rumah sakit ," ucap Randa kepada Rima dengan melajukan mobilnya. " kenapa tadi kamu tidak mau aku ajak pulang ?" tanya dewa tiba tiba saja sudah ada di belakang Rima. " dewa, kamu buat aku kaget saja, ngapain kamu ada di sini ? tanya rima karena dewa ada di kontrakan nya. " aku nungguin kamu ? jawab dewa dengan singkat. " buat apa kamu nunggu aku ? Rima dengan heran. " kenapa kamu tidak jawab pertanyaaan aku, malah balik bertanya ! ucap dewa dengan penuh kecewa. " dewa... aku memang tadi Tak ada niat untuk pulang, tapi Randa memaksa aku , ya udah jadinya Randa antar aku pulang deh ! kata Rima dengan tidak enak hati terhadap dewa. "oh... gitu ya ! ya sudah aku pulang dulu ! ucap dewa dengan bergegas pergi. " wa ? teriak Rima dan mengekor dari belakang . " sorry ... aku tidak bermaksud buat kamu kecewa ! ucap Rima . " tidak apa apa kok rim, lagian aku kan tidak terlalu penting buat kamu !, aku saja yang berlebihan , mensikapi ini semua ! . seharusnya aku Sadar, jika aku itu bukan siapa siapa buat kamu ! ucap dewa . " wa... Rima yang tidak tau harus bagaimana bersikap terhadap dewa.
" Oya rim aku pulang dulu, sorry aku sudah ganggu waktu kamu ! dewa yang pergi begitu saja. dengan melajukan motornya. " dewa... teriak Rima , tapi dewa tidak mendengarkannya dan ia melajukan motornya dengan.kencang.
" dewa...dewa.... Loe kenapa sih, seharusnya Loe tu sadar, Rima itu tidak pernah bisa menaruh hati ke Loe ! , kenapa sih Loe tidak sadar sadar juga ,! batin dewa yang sangat hancur dengan menghentikan motornya.
sadar dewa... sadar dewa... teriak dewa dengan kencang dan memukul mukul motornya. karena dewa yang sudah merasa hancur dan tidak punya harapan lagi untuk mendapatkan Rima.
" dewa pun melajukan motornya menuju ke clubs untuk menenangkan perasaannya.
" sorry dewa, aku tidak bermaksud untuk membuat terluka, tapi aku tidak bisa menerima kamu ! jujur hati ini sudah buat orang lain, meski aku juga tidak tau dengan perasaan ini bagaimana sebenarnya" batin Rima dengan menghempaskan badannya ke tempat tidur.
" maaf ya dewa, aku tidak bisa menerima cinta kamu ! jika aku menerima kamu , maka sama saja ,aku akan melukai kamu lebih dalam lagi ! batin Rima dengan menarik napas panjang.
" dewa.... kamu kenapa ? tanya Devi yang menghampiri nya.
" dewa hanya menoleh Devi dan tidak menjawabnya , dia hanya memperbanyak meminum . " dewa... , kamu sudah terlalu banyak minumnya " ucap Devi yang merasa khawatir dengan dewa dan melarang dewa untuk minum lagi.
" kamu tak usah peduli dengan ku ! sana ... jangan ganggu aku" dengan menepis tangan Devi yang memegangnya karena ia hampir jatuh.
__ADS_1
" dewa kamu itu sudah terlalu banyak minum ? teriak Devi.
" Rima... kenapa sih , kamu harus milih dia ?? kurang ku apa sih Rima " ucap dewa yang tidak sadar atas ucapannya.
" dewa.... aku ini Devi ? kamu kenapa sih.. Rima Rima lagi ? kenapa harus rim sih dewa ? teriak Devi kepada dewa .
" Loe gak tau, gimana rasanya , di tolak... Loe gak tau seberapa sakitnya aku harus tanggung " dewa dengan memeluk Devi. " kamu juga tidak tau kan wa ? betapa sakitnya ketika aku harus melihat kamu seperti ini hanya karena wanita itu ?
" sakit dewa ? apakah kamu tidak tau, aku juga merasakan hal yang sama , ketika kamu selalu menyebut namanya terus ? ucap Devi dengan
melampiaskan rasa sakitnya
". dewa aku sangat mencintaimu..? tapi kamu kenapa tidak pernah melihat itu semua ? dari awal kita berjumpa , aku sudah menaruh hati ke kamu, tapi kamu tidak pernah sedikit pun melirikku ? ucap Devi dengan mengutarakan perasaannya. dewa yang tidak sadar , maka dia tidak akan mengerti apa yang di katakan Devi, dia hanya tau jika Rima adalah wanita yang ada di pelukannya.
" dewa yang tidak sadar karena kebanyakan minum , dia hanya berpikir jika Devi adalah Rima. " karena Devi sadar akan itu , maka Devi mencoba menghubungi anta , tapi ponsel anta tidak dapat di hubungi . " sial, anta kemana sih " batin Devi dengan mencoba lagi menghubungi anta tapi masih saja tidak bisa.
karena dewa yang tidak semakin tidak sadar .apalagi dewa sudah mengira Devi adalah Rima . Maka Devi membawa dewa keluar dari tempat itu. " Devi memesan taksi online , tak lama kemudian taksi online pun datang.
" kita mau kemana sih Rima ? tanya dewa
__ADS_1
Devi tidak menjawabnya dan membantu dewa untuk masuk ke mobil tersebut. " sesuai aplikasi ya pak" ucap Devi kepada taksi online tersebut. " iya mbak " jawab nya.
mereka pun pergi meninggalkan tempat tersebut dan menuju ke suatu tempat.
" selamat pagi mbak Rima " , ucap Caca menyapa Rima. Rima tidak mendengar dan ia terus berjalan menuju ruangannya. " mbak Rima kenapa ? gumam Caca dengan heran karena tidak biasa nya Rima seperti itu. " ah... mungkin patah hati kali batin Caca dengan berpikir positif.
" pagi mas dewa ? ucap Caca ketika melihat dewa masuk menuju ke dapur. " dewa juga tidak mendengar nya dan ia langsung masuk ke dapur tanpa melirik Caca Sama sekali . " ah.. ni mas dewa kenapa juga ? kok ... tidak seperti biasanya ? gumam Caca yang semakin heran ketika melihat dewa dan Rima . " mereka kenapa ? kok bisa barengan .. galaunya gumam Caca dengan Garut kepalanya yang tak gatal. ah.... pusing kenapa aku yang pusing memikirkannya ? ucap Caca dengan menggelengkan kepalanya.
" kamu kenapa ca ? tanya sarah ketika Sarah melihat Caca yang kebingungan . " gak , aku heran aja melihat mbak Rima dan mas dewa pada galau barengan ? jawab Caca dengan jujur. " ah... gak salah dengar aku ? tanya Sarah dengan bertanya untuk lebih jelas. " gak loh mbak ? jawab Caca dengan polos. " jangan... jangan... ada apa apa mereka berdua ? jawab Sarah dengan tersenyum kecil. " ngomong apa to mbak ? jangan berpikir negatif , gak baik nanti jadi fitnah ? ucap Caca dengan tidak suka atas pemikiran Sarah . " iya.. kita mana tau ca, bukan kita tau sendiri bukan, kalau dewa itu suka dengan mbak Rima ? iya mungkin saja , mereka diam diam dekat tanpa sepengetahuan kita ? ucap Sarah dengan memperjelas.
" hus... tak baik ngomong gitu, apa lagi bos kita sendiri ? dan aku percaya sama mbak Rima, dia bukan perempuan seperti yang Mbak pikirkan toh ? ucap Caca dengan pergi meninggalkan Sarah . ",ih.. di bilangan gak percaya ? dasar ... ! ucap Sarah dengan ketus.
" tapi ini gosip bagus ni ! batin Sarah dengan tersenyum kerena ia mempunyai rencana yang licik.
" lihat aja.., apa yang akan terjadi ? batin Sarah dengan sinis karena ia sudah menemukan ide yang cemerlang .
" " gimana ya kabar Mario? apakah dia sudah sadar atau gimana ya ? batin Rima yang masih khawatir dengan Mario.
" gara gara mikirin Mario, aku gak bisa tidur ucap Rima dengan mengucap.
__ADS_1
" Mario... kenapa sih , kamu membuat aku tidak tenang gini sih ! , batin Rima dengan memulai pekerjaannya.