AKU TAK AKAN MEREBUT ENGKAU DARI DIA

AKU TAK AKAN MEREBUT ENGKAU DARI DIA
episode 21 jangan main main dengan Lia


__ADS_3

" Lia ..? malam ini kamu ada acara nggak ? tanya Rima. " gak Napa ? jalan yok ? udah lama kita kita gak jalan bareng " Rima yang merasa bosan.


" bukan nya kamu yang selalu sibuk ? Sampai gak ada waktu buat sahabat sendiri ? , iya kamu tau sendiri aku lagi banyak kerjaan ! , mau ya ? Rima yang membujuk Lia. iya iya... ayo jalan ke mana ? terserah ... kemana saja boleh...? yang penting buat aku senang ? dasar... kalau gak mood ingat sahabat tapi lagi mood ingatnya orang lain ? kok... gitu amat sih... ! aku bercanda ... , ayo mau jalan kan ? kata Lia dengan meninggalkan restoran. tunggu teriak Rima dengan mengekor dari belakang.


" hari ini aku bawa motor, gimana kita jalan jalan naik motor " tanya Lia . " ok gak masalah ..! jawab Rima. Lia pun menghidupkan motor dan mereka pergi menuju ke sebuah tempat.


" gimana kalau kita nonton bioskop aja , habis kita sudah lama gak nonton ? Lia bertanya . " terserah aku ikut kamu saja, yang penting mood aku stabil lagi " teriak Rima dari belakang ". ok.. bos ku... Lia menambah kecepatan. " ah... kamu sudah bosan hidup ? teriak Rima. " ini mah belum seberapa .. dengan menambahkan lagi kecepatan.


" Lia aku belum nikah , jangan kamu buat aku mati masih perawan ? teriak Rima dengan panik . " hahaha..... maka jangan jomblo Mulu, kayak aku dong.... tak pernah jomblo ? iya tak pernah jomblo tapi Sampai sekarang gak di lamar lamar ? sama saja nasib kita sayang ? beda dong, kalau aku mah... setiap hari ada yang nanyain kabar , ada yang perhatikan ! sedangkan kamu .. hehehe.. dengan tertawa kekeh . " alah... gitu aja , bokap aku saja setiap hari Nanya kabar , saking perhatian sering di kirim makan kesukaan aku ! jadi gak jauh beda nasib kita sayang " teriak Rima dari belakang tak mau kalah. " ah terserah kamu dah.. dengan kencang membawa motornya. " dasar kamu edan ". hahaha.... tawa Lia yang semakin jadi jadi.


akhirnya sampai juga ... ucap Rima yang lega yang berada di depan Mal terbesar.


" gimana rasanya setelah aku bonceng " Lia dengan tertawa kekeh. " untung Tuhan masih sayang sama aku " , jawab Rima . " hahaha... Lia yang mentertawakan Rima yang masih panik.


ayo masuk.. keburu tiket habis, dengan buru buru masuk." tunggu Rima " teriak Lia dengan mengekor dari belakang.


" kita nonton horor saja ya " tanya Rima. " gak... aku mau nonton drama romansa saja " jawab Lia tidak setuju. " horor saja Lia romansa gak asyik ? Rima yang masih tetap pada pilihannya. " Rima ku sayang, nonton drama romansa itu lebih seru, bisa membuat kita semakin semangat , apalagi bareng dengan pacar kita " Lia dengan menggoda Rima.


" Lia ku sayang... masalah , kamu itu nonton bareng ma sahabat kamu, bukan pacar kamu ? jadi horor lebih seru ? Rima yang masih tetap pilihannya.


" terserah dah, hari ini aku mengalah " ucap Lia dengan muka cemberut. " gitu dong ... dengan mencubit pipi Lia. " mereka beranjak untuk membeli tiket... , mas tiket dong ? mau nonton apa mbak horor... jawab Rima. " maaf mbak tiket sudah habis..., film juga sudah di mulai kok ? tapi jika mbak mau nonton lagi tunggu 2 jam lagi ucap masnya. " Iyah... kok di habis sih mas ? Rima yang merasa kecewa . " hahaha... Lia tertawa ketika melihat raut wajah sahabatnya. " memang , rezeki itu tak kemana , aku kan sudah bilang nonton drama romansa saja , kamu tidak mau ! Lia yang masih tertawa kekeh. " senang kamu, melihat penderitaan sahabat sendiri ? Rima dengan wajah cemberut.


" iya dong ..., mas kalau tikar film drama romansa masih ada ? tanya Lia . " sama juga mbak sudah habis. " .ah... yang benar dong " jawab Lia. " iya mbak ini malam Minggu, jadi banyak yang nonton malam ini ? jawab masnya.


" Iyah... jadi kita gak bisa nonton dong mas ? Lia yang penuh kecewa. " kalau mau tunggu 2 jam lagi" jawab masnya.


" mungkin hari ini kita tak di ridhoi untuk nonton " ucap Rima dengan merangkul pundak Lia." terus kita kemana ni " tanya Lia. " kita karaokean saja gimana ? ucap Rima dengan memberi ide . " boleh... dengan wajah mulia happy . " ok yok... dengan melangkahkan kaki mereka ke tempat karaokean.


aduh... seru juga ya.. , ucap Lia yang merasa puas . iya jawab Rima juga merasa puas. aku lapar ni ? Lia dengan mengelus perutnya.

__ADS_1


ya udah kita makan aja dulu ? ajak Rima. mereka pun memasuki salah satu restoran di mall tersebut.


" aduh... enak ni ucap Lia dengan melihat makanan yang sudah terhidang di meja yang mereka pesan.


dengan cepat Lia langsung menyantapnya.


" pelan pelan dong makannya " ucap Rima ketika ia melihat Lia yang begitu tak sabaran makannya. " aku lapar banget.., cacingku sudah pada demo ! kata Lia .


setelah makan mereka pun bergegas keluar dri restoran tersebut. tak sengaja Rima menyenggol seorang . " aduh... teriak orang itu ! maaf maaf aku tidak sengaja ucap Rima kepada orang itu . " Loe ... " teriak sita yang terkejut karena yang menyenggol nya adalah Rima.


" kamu ..." ucap Rima tak menyangka ketemu dengan sita lagi. " dasar Tante Tante.. gumam sita dengan sinis melihat Rima. " apa kmu bilang barusan ... " tanya Rima yang mendengar ucapan sita. " aku bilang Tante Tante... kamu gak senang ?? dengan melototi Rima. " sita... udah ah.. ucap Santi dengan menarik sita agak mundur. " kamu memang kurang ajar yaa, apakah kamu tidak pernah di ajarkan sopan santun untuk bicara dengan orang lain " ucap Rima yang mulai emosi. " hai Tante Tante...., orang seperti Loe tak pantas di segani Kata sita semakin kurang ajar.


" hai... bocah ingusan ... ucap Lia dengan Santai.


" kamu siapa , gak usah ikut campur urusan orang, Oo..iya... kamu temannya, pasti tidak jauh beda dengan dia sama sama Tante Tante " pekik sita yang semakin kurang ajar. " apa kamu bilang Tante Tante... " kamu tidak tau siapa saya ya ? Lia yang sudah emosi. " sini kamu" dengan menarik sita keluar dari restoran itu. " hai... lepasin.. teriak sita dengan berusaha


" aduh sita sih cari gara gara " gumam Santi dengan mengekor dari belakang.


" lepasin lepasin... teriak sita ... tapi Lia tak melepaskannya. " ada apa ni mbak tanya satpam ketika mereka sudah ada di pintu keluar. " pak tolong dong ? " ucap sita kepada satpam tersebut.


" ada masalah apa kok mbak seperti itu ? dengan menahan mereka. " ini bukan urusan bapak ? jawab Lia. " tapi mbak ini di mall, jadi jika terjadi sesuatu terhadap pengunjung di mall ini, berarti tanggung jawab. saya mbak " kata satpam . " ini Masalah keluarga saya , dia adek saya.. jadi bapak tak usah ikut campur " jawab Lia. " bukan .. pak dia bohong ... ucap sita kepada satpam. " adek ku sayang, jangan buat mbak marah ya ? gara gara kamu mama kita sakit.. kamu selalu keluyuran tidak pulang pulang , apakah kamu tidak merasa kasian dengan mama di rumah sedang sakit " ucap Lia dengan bersandiwara . " mohon maaf ya pak,terpaksa aku harus membawa adik saya ini, seperti ini , karena mama saya sedang sakit " dengan wajah melas. " Oo ya mbak silahkan ucap satpam " dengan mempersilahkan mereka untuk pergi . " pak dia bohong... teriak sita yang di bawa Lia. " Lia.... teriak rima dengan mengekor dari belakang dan bingung dengan sikap Lia. " sita... teriak Santi semakin panik.


" masuk... ucap Lia kepada sita ke dalam mobil, sebelum nya Lia sudah memesan taksi online. " sita pun masuk dan di susul oleh Lia. dan mereka pun pergi. " ya ampun Lia.. teriak Rima dengan panik. Rima pun mengikuti mereka dengan motor Lia. " Kak tunggu" teriak Santi. " aku ikut ya Kak" ucap Santi. " ayu buruan" ucap Rima . Santi pun menaiki motor tersebut dengan cepat Rima langsung melajukan motornya dengan kecepatan tinggi.


" Lia bawa sita kemana ya " batin Rima dengan panik.


" turun..".teriak Lia kepada sita. sita yang sudah ketakutan dari tadi memilih diam. sita pun keluar dari mobil. " ayo masuk " ucap Lia dengan mendorong sita . " ini bar.. batin sita yang mulai panik . " dia bawa aku kesini untuk apa ? batin sita semakin ketakutan.


" ya ampun... Lia bawa dia kesini buat apa sih ucap Rima dengan memarkirkan motornya . " ini tempat apa Kak? tanya Santi yang kebingungan . " aku kurang paham " ucap Rima dengan langsung masuk ke dalam dan di susul Santi dari belakang.

__ADS_1


" hai... Lia... kemana saja kamu... sudah lama tak berkunjung ke sini ! ucap seorang pria separoh baya.


sorry om , akhir akhir ini kau sibuk banget , jadi tak bisa mampir ke sini ? ucap Lia dengan santai. " ini siapa Lia " ucap pria itu dengan menatap sita. "


" gimana om , cantik kan ! masih perawan kok ! ucap Lia ." apa.. ini maksud apa ya" batin sita yang semakin ketakutan.


" wow... dengan berdiri dan memandang sita dari ujung kaki Sampai ujung rambut. " mampus gua " batin sita dengan merinding.


" Lia.... teriak Rima menghampiri mereka .


" kamu sudah gila ya " bisik Rima kepada Lia. " aku tidak peduli, habis dia berani main main dengan ku " ucap Lia yang tidak mempedulikannya. " gimana om, kira kira berapa ? tanya Lia . " kalau masih segel , saya akan tambahin dari seperti biasanya " ucap pria itu .


" ini gak benar ini,teriak Rima ." please Lia... bukan seperti ini menyelesaikan masalah , kamu jangan asal jual anak orang.. dong . ucap Rima dengan membujuk Lia agar tidak menjual sita.


mbak aku mohon... jangan ... ya mbak.. sita yang sudah ketakutan . " iya mbak aku mohon maafkan teman aku ? tolong lepasin dia" ucap Santi yang ikut memohon juga.


" mbak... aku janji gak akan lagi mengulanginya " aku minta maaf karena sudah kurang ajar sama mbak , aku mohon mbak lepaskan aku ? ucap sita dengan terisak Isak.


" Lia please .. aku mohon kamu lepaskan dia , ini sudah cukup akan membuat dia jera " kata Rima . " ok... tapi jika kamu mengulangnya lagi.. kamu akan tau akibatnya " Lia yang memegang dagu sita dan mengancamnya. " iya mbak tak akan lagi mengulanginya " kata sita dengan ketakutan.


" sorry om, sepertinya belum rejeki om deh, tapi lain kali aku janji akan akan membawakan lebih dari ini " ucap Lia .


" Lia... Lia... tadi om sudah bersemangat .. tapi kamu membatalkannya " katanya dengan kecewa. " sekali lagi maaf banget om " ucap Lia dengan wajah melas . " ok kali ini om bisa terima, tapi lain kali jangan buat om kecewa " ucap pria itu dengan bergegas pergi .


" terima kasih Tuhan " ucap Rima dengan perasaan lega. mereka pun keluar dari tempat itu. " kalian sudah boleh pulang, pulang ke rumah jangan lagi keluyuran " ucap Rima kepada sita dan Santi. " iya mbak, terima kasih ya " ucap sita . mereka pun pergi meninggalkan Rima dan Lia.


" kamu memang gila ya" dengan memukuli Lia.


" sakit.... Rima teriak Lia. buat orang sphot jantung saja " Rima yang masih kesal dengan Lia. " itu belum seberapa , untung aku masih baik.. , jika tidak ... " dengan tertawa kekeh. " kamu pikir ini lulucon ? anak orang di jual sembarangan ? aku hanya menakuti nakuti dia saja " gak lebih kok ! kata Lia yang tidak merasa bersalah . " kita pulang , di sini banyak setannya , termasuk kamu salah satu nya " ucap Rima. " sudah tau setan tapi masih saja mau bersahabat dengan setan ... dengan tertawa kekeh. " terpaksa " ucap Rima dengan menghidupkan motor. " ayo berangkat " kata Rima .mereka pun pergi dari tempat itu.

__ADS_1


__ADS_2