Al2aint

Al2aint
Prolog


__ADS_3

“Kak, berjanjilah kau akan pulang bersama mamah.”


Sang kakak yang mendengarnya hanya terdiam sembari tersenyum.


“Baiklah, kakak berjanji Alena”


                                        🌹🌹🌹


“*Bibi! apakah Mamah dan Papah sudah pulang?” teriak seorang anak kecil dengan gaun berwarna pink yang pas dengan tubuhnya. Wanita paruh baya yang dipanggil dengan sebutan "bibi" itupun menolehkan kepalanya pada anak kecil tersebut sembari tangannya tetap menata makan malan di atas meja makan.


“Belum, nona. Nona kecil jangan berteriak, ya? Nona Alena sedang tidur,” tegur perempuan paruh baya yang merupakan pembantu di rumah keluarga.


“Upss... maafkan aku Bibi, Alisha lupa. Ini karena Alisha sangat senang. Hari ini adalah ulang tahun Alisha. Mamah dan Papah juga akan pulang membawakan hadiah untuk Alisha.” jelasnya dengan senyum yang mengembang hingga membuat matanya menyipit lucu.


Perempuan paruh baya itu hanya menggelangkan kepalanya dan tersenyum bahagia. Selama ini Alisha hanya tinggal dengan para pembantu dan adik perempuannya karena orang tuanya yang sibuk bekerja dan jarang pulang. Maka dari itu, gadis kecil itu sangat senang saat orang tuanya akan pulang dan membawa hadiah untuknya.


“Oh! Bibi, apakah semuanya sudah siap?” tanyanya sembari duduk di kursi makan.


“ Sudah, Non.”


“Hmmm......kena-"


Ucapan gadis kecil itu terpotong saat mendengar suara mobil berhenti di depan halaman rumahnya. Dia berlari ke ruang depan dan mengintip dari balik jendela dan tiba-tiba senyumnya mengembang. Mobil tersebut milik orang tuanya. Ia pun kembali berlari girang ke ruang makan untuk memberitahu hal ini pada Sang Bibi.


“Bibi, mereka sudah datang, Alisha akan bersembunyi dan mengejutkan Mamah sama Papah. Bibi jangan kasih tahu mereka, ya?” teriaknya sambil berlari. Wanita tua tersebut hanya bisa terkekeh melihat tingkahnya.

__ADS_1


Alisha bersembunyi di bawah meja makan. Ia dapat melihat kaki kedua orang tuanya dan berniat untuk keluar dari persembunyiannya. Namun, dia mengurungkan niatnya saat mendengar suara gelas yang jatuh ke lantai.


"Nyonya, Tuan, ada apa?" Terdengar suara sang pembantu dengan panik melihat kedua tuannya memasuki rumah dengan ekspresi marah dan saling berteriak.


"Bi Surti, kembalilah ke kamar Bibi," ucap Ibu Alisha terdengar frustasi. Sang Bibi hanya menunduk dan kembali ke kamarnya.


“Apa maksudmu melakukan semua ini?!?” Suara teriakan mama Alisha terdengar di telinga Alisha.


“Kenapa? Apakah kau malu setelah semuanya terbongkar?!” sahut sang suami dengan tak kalah kerasa nya.


Suara teriakan dari kedua orang tua nya begitu memekakan telinga. Alisha yang masih berada di bawah meja hanya mampu memejamkan matanya sembari menutup telinga nya. Mencoba untuk tidak mendengar suara suara itu.


“Apa yang kau katakan?!” tanya sang istri dengan nada suara yang masih sama keras nya.


“Ck masih saja mengelak kaupikir aku tidak tahu kalau kau sebenarnya selingkuh dengan pria tersebut” jawab sang suami. Ayah Alisha sembari membuang wajah nya. Seolah tak sudi untuk menatap wajah istri yang sudah mendampingi nya selama lebih dari 5 tahun.


“ Kalau memang benar kenapa?! Ini hal yang pantas karna aku sudah muak dengan perilaku kasarmu!” Mama Alisha kembali berteriak melihat respon sang suami.


“Kau itu memang ****** sialan!” Papa Alisha berteriak dengan wajah yang sudah merah padam. Tidak suka dengan perilaku istri kesayangan nya tersebut.


“Apa yang kau katakan?! Tentu saja tidak akan ada yang betah dengan kelakuanmu itu. Sudahlah aku cape meladeni sikapmu yang seperti itu, aku ingin bercerai denganmu dan aku tidak akan menginjakan kakiku lagi ke rumah ini” Mama Alisha memilih untuk melangkahkan kaki nya meninggalkan rumah.


Tak lama, terdengar suara gebrakan pintu yang terdengar dari depan rumah. Alisha yang tidak tahu apa-apa hanya menangis di blik meja makan. Ia mendengar ayahnya berteriak frustasi dan meninggalkan ruang makan itu.


Kedua nya tidak menyadari bahwa Alisha menyaksikan kedua nya dengan tatapan terluka*.

__ADS_1


 


                                         🌹🌹🌹


 


Seorang gadis berseragam putih abu-abu tengah duduk di halte bus sembari termenung memikirkan tentang janjinya kepada adiknya. Gadis itu adalah Alisha Nathallie Wistara, gadis yang sangat menyayangi adiknya. Janji tersebut engingatkannya pada kejadian masa lalu yang menorehkan luka cukup dalam di dalam hatinya.


Setelah kejadian menyakitkan itu, mamahnya memang tidak pernah terlihat lagi di rumahnya. Ayahnya pun tak pernah kembali ke rumah tersebut. Setelah kejadian itu, neneknya datang dan mulai menetap di rumah itu untuk mengurus dirinya dan adiknya.


Dulu, saat kecil, ketika ia menanyakan tentang kedua orangtuanya, neneknya selalu berkata bahwa mereka tengah pergi ke luar kota untuk waktu yang lama. Namun, setelah kini ia beranjak remaja, ia mulai mengetahui bahwa kedua orang tuanya telah bercerai. Ia cukup pintar untuk tahu apa itu perceraian.


Akan tetapi, Alena, adik perempuannya yng baru menginjak usia 13 tahun selalu bertanya tentang kedua orangtuanya yang membuat Alisha kehabisan kata-kata untuk menjawabnya. Alisha tidak pernah mengatakan apa yang sebenarnya terjadi pada orangtua mereka kepada adiknya karna dia tidak ingin adiknya membenci mereka. Walaupun dia cukup kecewa, akan tetapi dia tidak pernah menyerah untuk membuat adiknya tertawa. Alisha sangat menyayangi adiknya bahkan bisa dibilang dia seperti orang tua untuk adiknya.


Karena terlarut dengan pikirannya, Alisha tidak sadar kalau bus yang mengantarnya sudah datang. Ia pun segera menaiki bus yang akan menuju ke sekolahnya dan duduk di dekat jendela. Alisha memasang earphone di telinganya dan mulai mendengar lagu favoritnya. Matanya kosong menatap keluar jendela memikirkan bagaimana bisa menempati janjinya itu sementara dia sendiri tidak tahu keberadaan mamahnya. Alisha menghebuskan nafas kasar. 'Apa yang harus aku lakukan?'


                                        🌹🌹🌹


                                          TBC


                                                              @The_granat


                                                            @garnissr


                                                            @theodra_ara

__ADS_1


                                                                @lee_sona09


                                         


__ADS_2