Alstroemeria Of Almeria : Complicated Love

Alstroemeria Of Almeria : Complicated Love
Teror Bom


__ADS_3

Di siang hari yang panas tuan Rafael ingin menemui teman lamanya diantar oleh supir pribadi mereka yaitu Bachtiar. Tuan Rafael biasa menggunakan mobilnya untuk berkeliling kota. Akhirnya mereka tiba di sebuah cafe kecil tempat janjiannya untuk bertemu teman lamanya itu. Mereka memarkirkan mobilnya di sebuah parkiran, Bachtiar menunggu di dalam mobil sambil menikmati sebatang rokok.


"Hai, teman lama! Bagaimana kabarmu?"


"Rafael! Aku baik-baik saja. Apa kabar denganmu? Duduklah!"


"Aku baik-baik saja. Aku sedang berpikir tentang masa lalu."


"Mau pesan apa tuan? Maaf saya memotong pembicaraan kalian"


"Keluarkan saja makanan terbaik yang ada disini"


"Baiklah tuan"


"Apa kau menang judi lagi"


"Mcip, jangan bicarakan itu lagi"


"Oke-oke. Apa yang sedang kamu pikirkan?"


"Aku sedang berpikir tentang masa muda kita. Waktu begitu cepat berlalu, liat sekarang kita sudah menjadi kakek-kakek. Aku ingat saat kita bermain bola di taman bersama teman-teman kita."


"Ya, itu benar-benar menyenangkan. Aku juga ingat saat kita pergi ke pantai bersama teman-teman kita."


"Ya, itu adalah hari-hari yang indah. Aku merindukan masa-masa itu."


"Maaf sekali lagi tuan, ini pesanan kalian! Selamat menikmati "


"Terimakasih, sekarang pergilah jauh-jauh. Kami sedang bernostalgia masa lalu, ganggu saja kau!" ucap tuan Rafael


"Aku juga merindukan masa-masa itu. Aku ingat saat kenakalan kita di sekolah."

__ADS_1


"Ya, itu adalah hari-hari yang menyenangkan. Aku masih ingat saat kita bersembunyi di belakang pohon untuk menghindari guru."


"Benar, itu adalah hari-hari yang menyenangkan. Aku masih ingat saat kita bersembunyi di belakang pohon untuk menghindari guru dan saat mengoda cewek cewek sexy disekolah"


"Yeah, itu adalah hari-hari yang menyenangkan. Aku juga ingat saat kita menggoda cewek-cewek itu di sekolah."


"Itu adalah hari-hari yang menyenangkan. Aku masih ingat saat kita berani mengajak mereka bertemu di taman."


"Aku juga ingat saat aku berani mengajak salah satu cewek bertemu di taman. Aku tidak menyangka dia akan menamparku."


"Hahaha, itu adalah hari-hari yang menyenangkan. Aku masih ingat saat kita tertawa terbahak-bahak"


Tak lama kemudian, tiba-tiba terdengar suara ledakan yang sangat keras dari arah parkiran Dhoaarmm!!. Semua orang yang berada di sekitar parkiran terkejut dan panik. Mereka berlari mencari tempat yang aman.


Ketika orang-orang berani untuk melihat kembali, mereka melihat sumber ledakan itu dari sebuah mobil. Ketika petugas kepolisian tiba di tempat kejadian, mereka menemukan jasad seorang pria hangus terbakar yang berada di dalam mobil. Ternyata pemilik mobil itu adalah tuan Rafael.


Kepolisian menyelidiki insiden ini dan jasad pria yang ditemukan terbakar ialah Bachtiar, supir pribadi keluarga Consuella. Kematian supir tuan Rafael akibat ledakan bom itu menyisakan luka yang mendalam bagi keluarganya. Mereka mengajukan gugatan kepada pelaku.


"Bachtiar!! Bachtiar" teriak tuan Rafael


"Tenang tuan, tolong menjauh dari disini" ujar pak polisi mengamankan lokasi kejadian


"Dia itu keluargaku bagaimana aku bisa tenang" teriak tuan Rafael


"Rafael apa yang terjadi?" tanya temannya itu yang penuh kebingungan


Setelah insiden itu, polisi menyelidiki kejadian tersebut. Mereka menemukan bekas serpihan yang ternyata bom telah dipasang di bawah mobil tuan Rafael. Polisi menyimpulkan bahwa bom itu dipasang oleh seseorang yang ingin membunuh tuan Rafael.


Tuan Rafael sangat terpukul dengan kejadian ini. Dia merasa bersalah karena supirnya meninggal akibat insiden ini. Dia juga merasa bersalah karena tidak bisa melindungi supirnya. Dia berjanji untuk mencari siapa pelaku yang telah melakukan hal ini dan membalaskan kematian salah satu keluarga nya itu.


"Selamat siang, Tuan Rafael. Kami dari Kepolisian. Kami datang untuk menyelidiki insiden bom yang terpasang di mobil Anda yang mengakibatkan keluarga Anda meninggal."

__ADS_1


"Bom!!? Saya sangat terkejut dan sedih tentang insiden ini. Saya tidak tahu siapa yang melakukannya atau mengapa?" sahut tuan Rafael


"Apakah Anda memiliki informasi tentang siapa yang mungkin melakukan ini?" tanya polisi


"Saya tidak tahu siapa yang melakukannya. Saya tidak punya informasi tentang siapa yang mungkin melakukan ini." ucapnya dengan penuh kesedihan


"Apakah Anda memiliki informasi tentang siapa yang mungkin memiliki motivasi untuk melakukan ini?"


"Saya tidak punya informasi tentang siapa yang memiliki motif untuk melakukan ini. Saya tidak tahu siapa yang mungkin memiliki motivasi untuk melakukan ini." teriak tuan Rafael


"Baik, tenanglah tuan! Kami akan mengamankan lokasi dan mengumpulkan bukti untuk menyelidiki insiden ini. Kami akan mencari tahu siapa yang melakukan ini dan mengapa. Apakah Anda punya saran lain atau hal yang bisa membantu kami dalam menyelidiki kasus ini?"


"Saya tidak punya saran lain. Saya hanya berharap kalian dapat menemukan siapa yang melakukan ini dan mengapa?"


Tim kepolisian pun pergi mencari petunjuk di lokasi kejadian. Kringgg kringgg kringgg kringggg kringggg suara dering dari handphone tuan Rafael "Halo?"


"Jangan bermain-main dengan ancamanku dan jangan pernah melibatkan polisi."


"Siapa ini? Apa yang Anda maksud dengan ancaman Anda?"


"Segera lunasi hutangmu!"


"Bos?"


"Iya ini aku, aku tau ini belum 7 hari, tapi aku ingin menunjukkan padamu kalau aku tidak bermain-main "


"Apa kau gila, kau telah membunuh supir kami, dia salah satu keluarga ku juga dan sekarang! Dia meninggal!!"


"Bahkan aku bisa melakukan hal yang sama untuk keluargamu, aku mengambil nyawa supirmu biar kau tetap ingat selalu tentang hutangmu" tut tut tut tut tut tut panggilan suara berakhir


"Apa yang harus lakukan?" gumam tuan Rafael dalam batin.

__ADS_1


...***...


__ADS_2