Amazing Beauty

Amazing Beauty
28


__ADS_3

Keesokan harinya Kala pergi kerumah sakit ditemani oleh Naela.


Setelah memeriksa janin yang ada di dalam kandungannya, Kala berpamitan kepada Naela untuk pergi ketoilet.


"Usia kandungan dia sudah dua minggu, aku akan memberikan suplemen agar janin yang ada di kandungannya sehat, saya sarankan Kala jangan terlalu banyak aktivitas dan juga jangan membuatnya stress." ucap dokter Fazri sambil menulis sesuatu di kertas kecil.


"Kenapa dok?"


Laki-laki paruh baya itu tersenyum sambil menatap Naela. "Jika sang ibu stress itu juga akan membuat bayi ikut merasakan apa yang ibunya rasakan."


"Oh begitu..." ucap Naela sambil mengangguk-anggukan kepalanya.


"Ini, beli lah suplemen ini di apotik yang ada di rumah sakit."


Naela menganggukan kepalanya sambil membawa secarik kertas yang diberikan oleh dokter Fazri, setelah selesai Naela berpamitan kepadanya untuk langsung pergi ke apotik.


Di sisi lain, Kala keluar dari toilet dan berniat untuk kembali keruangan dokter Fazri.


Tetapi entah darimana, Reja datang dan langsung menghalangi jalan Kala membuat gadis itu terkejut.


"Aku ingin berbicara denganmu." ucap Reja langsung menarik tangan Kala.


"Lepaskan, aku tidak ingin berbicara denganmu!" kata Kala smabil berusaha melepaskan tangannya yang sedang digenggam oleh Reja.

__ADS_1


"Aku ingin membicarakan soal pernikahan kita."


"Aku ingin membatalkan pernikahan kita." ucap Kala membuat Reja melepaskan tangan Kala yang saat itu sedang digenggamnya.


Gadis itu langsung pergi meninggalkan Reja tanpa menunggu jawaban dari laki-laki itu.


"Aku tidak mau, aku akan tetap ingin menikahimu."


"Ini sudah direncanakan sejak awal bukan? Kenapa tiba-tiba kau ingin membatalkannya?"


Langkah Kala terhenti saat mendengar pertanyaan yang keluar dari mulut Reja, dengan perlahan ia membalikan tubuh dan menatap Reja yang saat itu sedang berjalan mendekatinya.


"Membiarkan orang lain masuk kedalam hatimu, artinya memberikan tempat dihatimu untuk terluka."


Reja terdiam menatap wajah Kala, mata gadis itu mulai berkaca-kaca. "Aku tahu dan aku ingin mempertahankan hubungan kita karena aku sangat mencintaimu." kata Reja.


"Saat kita jatuh cinta kepada seseorang, kita harus menghadapi seluruh hidup orang itu. Itu artinya kita harus bersiap untuk menerima semua trauma yang disembunyikan oleh orang itu, aku tidak masalah jika kau sekarang mengandung anak dari pria lain, aku tetap mencintaimu." lanjutnya sambil mengusap air mata yang sudah mengalir diwajah Kala.


"Aku akan menerima semua kekuranganmu, aku tidak ingin kehilangan dirimu untuk kedua kalinya."


"Jadi aku mohon, tetaplah menikah denganku, aku akan merawatmu dan bayi yang ada di kandunganmu itu selayaknya anakku sendiri."


Kala semakin tidak bisa menahan rasa sesak yang ada di dadanya, ia menangis sejadi-jadinya disana, Reja saat itu langsung memeluk tubuh Kala dengan erat memberikan rasa kehangatan ditubuh Kala.

__ADS_1


"Kau maukan?" tanya Reja sekali lagi.


Kala menganggukan kepalanya, ia merasa sangat beruntung sekali ada orang sebaik Reja. Menerima kekurangannya dan bersikeras mempertahankan cintanya tanpa memedulikan apa yang Kala alami saat ini.


Naela yang baru saja pergi ke apotek, terharu melihat suasana bahagia itu, ia tersenyum saat melihat kebahagiaan mereka berdua.


"Aku harap kau akan bahagia dengan Reja, aku sudah mempercayakan dia agar selalu menjagamu." gumam gadis itu dalam hati.


Naela pergi menghampiri Kala dan juga Reja yang saat itu masih berpelukan, menuangkan rasa rindu mereka berdua.


"Ini tempat umum, lebih baik kalian cari tempat sepi saja." celetuk Naela meledek mereka berdua.


"Aku ingin mengajak Kala pergi kerumahku."


"Baiklah-baiklah, aku akan mengijinkannya tapi kau harus benar-benar menjaga Kala."


Reja menganggukan kepalanya, Naela memberikan kantung keresek yang berisi suplemen itu kepada Reja.


"Aku akan mengantarkan Kala pulang besok siang."


"Baiklah, Kala jangan lupa kau meminum suplemen itu setelah makan."


Kala menganggukan kepalanya seraya tersenyum, dia begitu senang sekali karena kini dia bisa bertemu dan berpelukan lagi dengan Reja.

__ADS_1


Sangat sederhana, tetapi Kala sangat menyukainya.


__ADS_2