Amazing Beauty

Amazing Beauty
35


__ADS_3

Setelah kembali dari supermarket, Reja dan Kala langsung menyimpan barang-barang yang tadi dibeli itu ke dalam kulkas.


"Kau banyak sekali membeli bahan makanan."


"Agar setiap malam aku tidak kelaparan." ucap Kala


"Semenjak hamil kau banyak makan, apakah kau tidak khawatir berat badanmu akan naik?"


"Benar juga, aku harus bagaimana?" tanya balik Kala.


"Serahkan kepadaku saja, biarkan aku yang mengatur semuanya."


"Terima kasih banyak, sayang." ucap Kala lalu memeluk Reja dengan sangat erat.


***


Malamnya seperti biasa, Kala terbangun dan langsung berlari kecil kearah dapur.


Sudah kebiasaannya sejak hamil Kala selalu terbangun saat tengah malam. gadis itu langsung mengeluarkan bahan-bahan makanan yang akan ia masak.


Gadis itu memasukan mie instan ke dalam panci, setelah itu memotong sayuran yang akan ia tambahkan saat nanti mencicipi mie.


"Aromanya sangat enak sekali." gumam Kala sambil menghirup aroma mie instan yang sudah siap untuk dinikmati.

__ADS_1


Setelah semuanya sudah siap, Kala langsung duduk di kursi dan meletakan piring yang berisi mie instan itu dimeja makan.


Gadis itu memakannya dengan sangat lahap, seperti orang yang sangat kelaparan.


Disisi lain Reja terbangun saat mendengar suara bising yang berasal di arah dapurnya saat melihat ternyata Kala yang sedang makan.


"Kau makan tengah malam seperti ini?" tanya Reja langsung duduk di kursi hadapan Kala.


"Aku sangat ingin memakan mie instan, untung saja tadi siang aku membelinya."


"Astaga, sayang. yasudah habiskanlah setelah itu kembali tidur."


"Syap."


Reja tersenyum sambil melihat wajah istrinya itu. "Aku ingin mengatakan sesuatu." kata Reja membuat Kala menghentikan aktivitas makannya dan fokus menatap Reja.


"Tidak apa-apa, aku juga sedang tidak ingin pergi kemana-mana, sekarang kay fokus saja dengan pekerjaanmu itu."


"Kau tidak keberatan sama sekalikan?" tanya Reja mencoba memastikan.


"Tidak sayang, aku tidak keberatan."


"Terima kasih." ucap Reja sambil tersenyum tulus.

__ADS_1


Jika soal beruntung, memang Reja sangat beruntung sekali memiliki istri seperti Kala, selain cantik wanita itu bisa memahami kondisinya saat sedang dalam keadaan sulit.


Setelah mie instan habis, Kala dan Reja kembali ke dalam kamar dan melanjutkan aktivitas tidurnya.


***


Beberapa minggu kemudian sesuai dengan perkataan Reja, laki-laki itu akan pergi ke prancis untuk melakukan bisnis disana.


Sebelum pergi laki-laki itu menyempatkan diri untuk mengantarkan Kala ke rumahnya karena gadis itu ingin tinggal dirumahnya saja.


"Jangan lupa kau harus menjaga kesehatanmu dan juga kesehatan janin yang ada di dalam perutmu, makan makanan yang sehat, jangan makan sembarang mengerti?"


"Kau sudah mengatakannya tiga kali tadi, aku pasti akan menjaga kandunganku sayang." ucap Kala sambil melepaskan sabuk pengamannya.


"Aku tidak akan lama, aku di prancis hanya empat hari saja."


"Baiklah, kau tidak perlu memikirkanku, pikirkanlah dirumu sendiri. jaga kesehatanmu disana."


Reja tersenyum lalu menganggukan kepalanya. laki-laki itu membantu Kala untuk mengambilkan koper dan mengantarkannya kedalam rumah.


"Non Kala..."


Seorang satpam yang biasa menjaga rumah gadis itu menghampiri mereka berdua.

__ADS_1


"Iya pak, saya akan tinggal disini untuk beberapa hari karena suami saya akan pergi ke luar kota untuk melakukan bisnis." ucap Kala sambil tersenyum ceria.


"Oh begitu, silahkan masuk non. biarkan saya yang mengambilkan kopernya." kata satpam itu sambil mengambil alih koper yang dibawa oleh Reja.


__ADS_2