
"dila"
"em ya kak"
"gimana keadaan echa?"
"alhamdulillah baik,cuman agak sedikit takut sekarang kalau keluar rumah sendirian"
"dia harus ada yang mengawali dulu bisa saja masih trauma akibat kejadian kemarin"
"ya ka',untung saja kemarin ada ka' azzam dan ka' rian yang nolongin echa,kalau tidak aku tidak tahu apa yang akan terjadi padanya"
"kebetulan saja kami kemarin hanya lewat jadi bisa nolongin dia,mungkin lain kali kalian harus berhati hati terutama untuk echa si primadona kalian itu"
"ya juga sih kak"
"habis ini kira kira kamu mau kemana dila? tempat mana yang ingin kamu kunjungi?"
"gak tau sih ka',habisnya sekolah kakak luas banget,aku jadi bingung dan masih belum hapal arahnya"
"ya wajarlah kan ini baru pertama kemari,kamu tenang saja ntar kakak bawak keliling deh"
"beneran kak?"
"ya pokoknya selama kamu disini kakak akan jadi bodyguart kamu,kemana pun kamu mau kakak antar dan kakak pastikan gak da yang berani macam macam sama kamu"
"nggak perlu segitunya ka',ntar yang ada aku malah ngerepotin kakak"
"nggak dila,pokoknya kamu jangan sungkan kalau ingin apa apa. bukankah tuan rumah harus melayani tamu dengan sebaik mungkin"
"ya deh ya"
lalu mereka tersenyum dan kemudian setelah keluar dari perpustakaan mereka menuju ke kantin sekolah untuk mengisi perut yang mulai terasa lapar.
"sini duduk" titah azzam
"makasih kak" jawab dila sambil melihat lihat keadaan sekitar kantin sekolah dan di ikuti oleh azzam
"kenapa dila?"
"nggak papa ka',cuman heran aja kantin nya seluas ini"
azzam hanya tersenyum,
"nanti kamu akan terus kakak temani makan disini,kamu itu tamu istimewa ku,lain daripada yang lain"
tiba tiba dila menatap dalam azzam
"tamu istimewa,maksudnya apa?" tanya dila dalam hati
"hei kalian"suara rian membuat dila seakan tersadar dari lamunan nya
"dicari cari juga ternyata disini,berduaan juga kayak orang pacaran saja"
dila dan azzam saling menatap dan hanya tersenyum
"dila,nanti pulangnya sama siapa?"
"sendirian ka',nanti pesan ojek online saja"
"lebih baik jangan deh,biar kakak antar saja"
"gak usah ka',aku bisa pulang sendiri kok"
"jangan,ntar kejadian sama echa terulang lagi. biar nanti kakak antar saja"
__ADS_1
kemudian makanan yang mereka pesan sampai dan mereka melahapnya.
"yuk"
"kemana ka'?"
"pulang,udah selesai kan makannya?"
dila hanya mengangguk saja,kemudian mereka berdiri dan masuk kedalam mobil kemudian mobil itu melaju mengantarkan dila pulang kerumahnya dan setelah sampai dirumah
"makasih ya kak"
"ya sama-sama"
"apa gak mampir dulu kak?"
"lain kali aja dila,kami masih ada urusan"
"yaudah deh kalau gitu,sekali lagi makasih ya kak"
azzam dan rian hanya tersenyum dan kemudian mobil melaju meninggalkan pekarangan rumah dila
"itu tadi siapa ka'?" tanya keyla
"itu teman kaka' namanya azzam dan rian"
"teman pa teman?"
"apaan sih dek,kamu itu masih kecil"
"tu kan berarti benar dong bukan teman biasa"
"teman keyla,cuman sebatas teman"
"teman tapi diantar pulang"
"tapi kok kakak kelihatan malu malu gitu"
"apaan sih kamu ni,udah ah kakak mau sholat dulu ntar waktunya habis"
sementara dila pergi meninggalkan adiknya dan keyla melirik ke arah kakaknya yang terlihat sedikit aneh itu.
ketika malam tiba dila duduk didalam kamar dan
tok tok tok pintu kamar dila diketuk oleh ibu
"dila,boleh ibu masuk" panggil ibu
"ya bu"
kemudian ibu masuk ke kamar dila dan duduk disamping putri sulungnya itu
"ada apa bu?"
"gimana tadi disekolah barunya?"
"alhamdulilllah lancar bu,disana banyak pasilitas yang mendukung proses belajar dila jadinya dila tambah semangat belajarnya"
"alhamdulillah kalau kamu betah sayang"
dila hanya tersenyum mendengar tanggapan ibunya
"ibu dengar dengar tadi dila diantar pulang sama dua orang pemuda,siapa mereka?"tanya ibu tiba tiba
"mereka teman dila bu,namanya azzam dan rian".
__ADS_1
"apa mereka dari sekolah kamu juga?"
"enggak bu,mereka siswa di SMA Bintang"
"berarti baru kenal dong,mereka baik ya baru pertama kenal aja udah ngantarin anak ibu pulang"
"kenalnya udah lama sih bu,waktu mereka datang kesekolah karena ka' azzam menjabat sebagai ketua osis jadi dia diutus kesekolah dan sekarang dia tidak ikut dalam kegiatan ini karena peraturan sekolah disana bagi yang sudah kelas XII tidak boleh terlibat dalam kegiatan apapun."
"ooo gitu,berarti udah dekat dong"
"maksud ibu"
"apa bener cuman teman biasa?"
"ah ibu,apaan sih menggoda dila terus"
"bukan menggoda sayang,sepertinya anak ibu ini sedang dilanda...."
"ibuuuu"
"kenapa?,tu kan mukanya jadi merah begitu"
"hah mukaku merah?,"gumamnya dalam hati
"dila,ibu tidak melarang kamu apabila kamu sudah mulai menyukai lawan jenis tapi pesan ibu utama kan pendidikan jadikan itu sebagai motivasi untuk kedepannya"
"ya bu,dila.akan berusaha sebaik mungkin untuk mengutamakan pendidikan dila"
"gitu dong,jadi azzam menyukai kamu juga?"
"dila gak tau bu"
"sepertinya dia khawatir sekali sama dila"
"iya bu dia takut kejadian sama echa kemarin terjadi lagi sama dila dan adiba makanya dia ngantarin dila pulang".
"oo gitu,dia hanya sekedar khawatir akan hal itu atau jangan jangan dia ingin lebih dekat sama dila??"
"aahh ibu tu kan mulai lagi"
ibu tertawa "ya sudah kalau gitu tidur sana besok sekolah kan dan ketemu lagi sama nak azzam"
"tu kan ibuuu"
tapi ibu hanya tersenyum melihat tingkah aneh sang putri,yaa ibu dila bisa merasakan apa yang tengah dirasakan oleh putrinya itu bahwa dila sedang dilanda asmara.
ke esokan harinya dila belajar di SMA Bintang dan pada saat istirahat seperti biasa dila selalu didampingi oleh azzam yang selalu terlihat bercanda bahkan tak ayal sering berdua saja tanpa rian. ketika dila sendirian duduk di taman sekolah tiba tiba datang seorang siswi dan langsung mendekatinya
"heh lo yang namanya dila ya?"tanya siswi itu dengan judes
"ya ka',kenapa?"
"kenapa kenapa lo gak usah pura-pura gak tau deh,lo cuman sebentar disini"
"tapi aku memang beneran gak tau ka',kakak siapa dan ada masalah apa?"
"gue lisa,masalahnya lo berani dekatin cowok gue"
"cowok kakak? emang cowok kakak siapa? kayaknya aku gak da dekatin siapa siapa disini ka',niat ku kemari hanya untuk belajar"
"halaahh modus lo belajar,padahal dekatin cowok gue"
"kalau boleh tau cowok kakak siapa?"
"azzam"
__ADS_1
"haahh ka' azzam?"
"iya,kenapa? heran lo ya ni sekarang udah tau kan jadi mulai sekarang jauhi azzam kalau gak lo bakal berhadapan sama gue" .