
Setelah acara dari pernikahan Adiba dan Rian tempo hari,itu terakhir kalinya kami semua bertemu dan sampai saat ini kami tidak pernah bertemu lagi dikarenakan kesibukan masing-masing bahkan untuk acara akikahan putri mungil Adiba kami tak sempat bertemu karena kesibukan masing-masing. Aku yang semakin sibuk dengan berbagai pekerjaan dan bisnis sampingan ku dan begitupun juga Echa yang semakin sibuk dengan karyanya dan bahkan sekarang dia memiliki beberapa butik yang sudah terkenal. Namun berbeda dengan Adiba yang menjadi ibu rumah tangga dan fokus mengurus suami dan anaknya. Namun tak jarang juga terkadang Adiba turun langsung melihat dan memeriksa pekerjaan sang suami.
*****
Beberapa bulan berlalu akhirnya kami mengadakan reunian bersama antara karena sudah sangat rindu sehingha membuat kami mencari waktu senggang untuk sekedar liburan,mencari ketenangan karena kesibukan pekerjaan. Setelah kami mendapatkan jadwal yang pas dan kami sepakat untuk liburan bersama.
Di suatu Villa milik Adiba dengan pemandangan yang sangat asri,hijau yang membuat pikiran dengan tenang.Disana kami mengadakan reunian bersama,aku yang pertama kali sampai ke villa ini setelah Adiba dan keluarga,kami menikmati pemandangan dengan segelas minum teh. di saat kami sedang bercengkrama dan aku menggendong anak Adiba tiba-tiba Echa datang dengan dikendarai sebuah mobil mewah,namun kali ini tanpa ditemani seorang sopir,dia menyetir sendiri karena kami berencana menginap disana.
Ketika malam tiba,waktunya untuk makan malam. Kami yang berada diruang tamu segera menuju meja makanan karena makan malam telah di hidangkan oleh ART di villa tersebut. Ketika kami ingin duduk tiba-tiba datanglah seorang tamu pria yang mencari Rian.
__ADS_1
"Pak,ada yang mencari Bapak" ungkap seorang lelaki paruh baya penjaga Vila tersebut,kemudian Rian beranjak dan menemui tamunya itu kemudian dia memanggil Echa.
"Cha Echa,ada yang mencarimu" teriak Rian,lalu Echa pergi menuju ruang tamu menemui tamu misterius itu,sementara Aku dan Adiba hanya terpaku dan saling menatap setelah itu kami duduk dan mengambil makanan sesuai dengan selera masing-masing.
Ketika aku menyantap makanan itu dan mengunyah"a,sontak aku dibuat kaget oleh Echa yang datang bersama dengan seorang pria yang sangat ku kenal,dia adalah ka' Azzam lelaki yang kucintai.
"uhuk uhuk" batuk ku kemudian aku minum segelas air yang berada didepanku,hatiku deg-degan serasa ingin copot dan badanku gemetar,masih saja perasaan ini kurasakan selama bertahun-tahun aku sudah tidak berjumpa dengannya.
"Iya ni Dila pakek kaget segala"kata Echa yang merangkul Azzam dengan mesra,lalu Adiba berbalik dan dia juga terkejut melihat kedatangan Azzam.
__ADS_1
"Loo ka' Azzam disini juga?" tanya Adiba kemudian terhenti sejenak sambil melihat gelagat mereka yang begitu mesra membuat Diba bertanya-tanya," tunggu dulu,kalau lihat gelagat seperti ini kalian kelihatan mesra atau jangan-jangan kalian pacaran ya atau lebih tepatnya masih pacaran?" tebak Adiba dan Echa hanya mengangguk sambil tersenyum.
(Ya Allah ternyata mereka masih sangat menyintai) gumamku dalam hati,dan lagi-lagi perasaan ini harus ku korban kan demi kebahagiaan sahabatku.
"Hai Dila,apa kabar? tambah cantik ya sekarang" puji ka' Azzam,setelah sekian lama suara itu tak pernah lagi terdengar dan baru kali ini terngiang kembali.
"Alhamdulillah sehat ka',kakak gimana?" balasku
"Alhamdulillah sehat juga," jawabnya
__ADS_1
"tunggu-tunggu,berarti cowok Echa yang dokter itu kakak dong?" tanya Adiba disela-sela makan. mendapat pertanyaan itu membuat ka' Azzam tersenyum dan lalu kami melanjutkan makan sampai selesai dan setelah itu kami bercerita banyak hal sampai waktunya tiba untuk beristirahat.